
🌺🌺🌺🌺🌺
Jalal \= (tersenyum).
Bang Soprak \= "Aku setuju dengan omongannya mencos lex. Wong kita itu mesti sadar diri. Nabila itu siapa dan kita2 ini siapa."
Jalal \= "Tetapi cinta khan tak di lihat dari materi?"
Mencos \= "Itu khan Cuma teori."
Jalal \= "Cinta khan tidak dilihat dari trah kebangsawanan."
Mencos \= "Itu khan Cuma ada dalam dongeng rekaan."
Jalal \= "Terus aku harus bagaimana tho bang?"
Mencos \= "Bunuhlah rasa cinta mu itu sebelum semakin besar lex. Terus, belajarlah mencintai orang2 yang sederajat seperti kita2 ini. mungkin, jika engkau terus melanjutkan cinta mu. Nabila bisa menerima mu apa adanya. Tetapi tidak dengan keluarganya."
Maeso \= "Iya kalau saran aku,perjuangin cinta mu saja lex. Setidaknya kamu pernah berjuang untuk orang yang kamu cintai.
Mencos \= "Semua terserah kamu saja Lex. Nanti kalau kamu sudah sakit hati. Aku akan nyanyi lagu kandas."
Jalal \= "Ha ha ha."
Maeso \= "Kalau aku amati. Sebenarnya Nabila itu ada rasa cinta sama kamu lex. Kalau aku jadi kamu. Akan aku kejar Nabila, biar mirip di film2 india."
Jalal \= "Opo yo kudu ngono?"
Maeso \= "Coba kejarlah dia, lalu panggil namanya. Kalau dia menoleh sambil tersenyum. Berarti dia cinta sama kamu."
Bang Soprak \= "Kamu tahu dari mana So Maeso?"
Maeso \= "film2 india."
__ADS_1
Bang Soprak \=" Hadeeeeehhh." ( tepuk jidat).
Jalal \= "Woke."
🌺
Lalu berlarilah gus Jalal mengejar neng Nabila. Walau bukan karena nasehatnya
maeso dia mengejar Nabila. Tetapi ada hal yang lain yang ingin dia sampaikan sama Nabila.
”Nabila," teriakan gus jalal menghentikan langkah mbak Nafis dan Nabila.
Lalu, Nabilapun menoleh “Ada apa ya dengan gus jalal?”
Nafisa \= ( menoleh ke arah Gus Jalal sambil memandang dengan sinis) "Mbak tinggal ke
parkiran dulu dik. Satu lagi nasehat mbak. Jangan sembarangan bergaul dengan orang asing. Terutama laki laki asing."
Nabila \= "Iya mbak nafis."
Lalu Mbak Nafispun meneruskan langkahnya menuju parkiran. Ketika Gus Jalalpun sudah berada di dekat Nabila. Gus Jalalpun berucap
Nabila \= "Terima kasih untuk apa tho guuuuussss?"
Jalal \= Tadi sudah tidak memanggil aku dengan sebutan gus.
Nabila \= "Iya, Nabila tahu bahwa kalau aku memanggil gus. Teman2 ne jenengan bakalan menjauhi jenengan."
Jalal \= ( tersenyum )
Nabila \= "Kapan balik ke pondok gus ?"
Jalal \= "Bentar lagi neng."
Nabila \= "Apa nggak sebaiknya habis imtihan saja baliknya?"
__ADS_1
Jalal \= "Aku di suruh bantu2 di pompese mbah Yai Imam Rofi’i neng. soalnya gus Hafidz baru saja sakit. Jadi masih belum kuat, kalau harus menghandle acara imtihan."
Nabila \= Jenengan niku mesti seperti itu."
Jalal \= "Memang kenapa tho neng Nabila?"
Nabila \= "Terlalu mentingin orang lain di banding dirinya sendiri."
Jalal \= "Maksudnya?"
Nabila \= Panjenengan lebih mentingin acara imtihan di ponpese Romo Yai Imam Rofi’i. Padahal di ponpese abahe jenengan Romo Yai Zidnan Ali, juga akan imtihanan khan ?
Jalal \= Aku sudah bilang sama abah kok neng kalau soal itu."
Nabila \= "Nanti kalau tamu undangan ingin ketemu guse pondok bagaimana?"
Jalal \= "Yg jelas, mereka ini datang untuk menemui abah dan memeriahkan acara pondok. Bukan datang untuk ku. Aku ini apa ?Hmmm
Apakah ada artinya seorang Jalaludin?"
Nabila \= "Tetapi itu khan kurang baik tho gus?masak pondok e duwe gawe, guse malah ngilang?"
Jalal \= "Aku itu bukan ngilang neng Nabila. Tetapi mbah Yai Imam Rofi’i ikang nyuwun
dan abah pun juga mengizinkan kok. Kalau Mbah Yai ikang nyuwun. Dalem niku namung saged Sam’an Wa Tho’ah."
bersambung.
Oke gaes,,, author yg baik, cakep, pinter.. Numpang promosi novel aku ya....
Judul \= Pertarungan Si Kembar🌺The king's Wasted Princess.🌺
Genre \= action, petualangan, fantasy.
Terima kasih
__ADS_1
Yg like aku doain murah rejeki dan masuk surga.