
🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
Lalu gus Jalal pun mengambil nasi, di kasih sayur tumis kangkung sekalian. Tak lupa lauk kesukaannya pindang goreng.
Jalal \= "wah ini menunya mantab buk."
Bu Nyai \= "itu tadi yg masak Ayu Ningrum Bagus Cilik."
Jalal \= ( tersenyum ) "bismillahirrohmanir rohim."
Lalu mulailah Gus Jalal makan. Baru satu suapan saja. Diapun merasakan sebuah cita rasa masakan yg belum pernah dia rasakan selama ini. Gus Jalalpun menikmati setiap kunyahan demi kunyahan sampai lembut lalu menelannya.
Bu Nyai \= "Bagaimana masakann Ayu Ningrum Bagus Cilik ?"
Jalal \= "Masya Alloh Masya Alloh. Serasa di pantai buk. Ibuk nggak boleh minta. Ini sepecial buat Raden Mas Bagus Cilik."
Bu Nyai \= "lho kok ibuk nggak boleh minta ?"
Jalal \= "khan itu ada sayur lodeh terong buk."
Bu Nyai \= "iya sudah kalau nggak boleh minta."
Lalu tiba2 masuklah Romo Yai Zidnan Ali. Tanpa berkata apa2 romo yaipun langsung mengabil piring yg sudah di siapkan Bu Nyai sejak tadi. Lalu duduk di kursi dan berucap;
Yai Zidnan Ali \= "sayur buatannya Ayu Ningrum mana buk ?"
Bu Nyai \= "itu, di mangkuk sebelahe Bagus Cilik."
Jalal \= "lho, Abah nggak shiyam ? Ini khan hari kamis tho bah ?"
Bu Nyai \= "Astaghfirullohal'Adhim. Bagus tadi puasa nggak ?"
__ADS_1
Jalal \= "Enggak kok buk ( tersenyum sambil melanjutkan makannya )."
Bu Nyai \= "kirain gara2 ibuk kamu nggak puasa. lha terus ini Abah kenapa nggak puasa ?"
Yai Zidnan Ali \= "Abah nanti siang ada undangan walimatul ursy di tempatnya Kang Toha."
Bu Nyai \= "Kang Toha siapa bah ?"
Yai Zidnan Ali \= "Kang Toha selep itu lho buk. Katanya, dapat menantu angkatan. Bagus cilik, sayurnya mana?"
Jalal \= "tapi bah."
Yai Zidnan \= "udaaaah, nggak ada tapi. Abah habisin sayurnya Bagus Cilik."
Jalal \= ( tersenyum ) "alhamdulillahi robbil 'alamin."
Selasai makan, Gus Jalalpun memperhatikan abahnya yg sudah mulai makan.
Jalal \= "enak ya bah ?"
Bu Nyai yg penasaran lalu mengambil sendok.
Bu Nyai \= "nyuwun bah."
Yai Zidnan Ali \= "sini abah yg suapin." Lalu, Yai Zidnan Ali menyuapi Bu Nyai.
Bu Nyai \= "Ya Alloh bah, ini asin banget."
Jalal \= "ha ha ha."
Bu Nyai \= "Bagus Cilik. Tadi kenapa kamu bilang pas makan serasa di pantai ?"
Jalal \= "khan rasa air laut."
__ADS_1
Bu Nyai \= "abah juga ini juga ikut2an bohongin ibuk."
Yai Zidnan Ali \= "yg bohong siapa tho buk . Orang menyehatkan kok. Kandungan yodiumnya tinggi. Bisa mencegah penyakit gondok.
Bu Nyai \= "iya tapiii"
Yai Zidnan Ali \= "sudah2. Yg terpenting jangan sampai Ayu Ningrum tahu. Nanti bisa tersinggung dia ( lalu meneruskan makannya )"
Bu Nyai \= "ya sudah, mulai besok ibuk tak lebih memperhatikannya lagi."
Jalal \= "sssttttt. Ayu Ningrum kesini."
Ningrum \= "nyuwun dalem sewu. Pangapunten sakderenge."
Jalal \= "injih Ay, wonten meno po ?"
Ningrum \= ( menundukan wajah ) "niku nopo niku. Gelas kopine ikang ageng menopo ikang alit njih gus ?"
Jalal \= "injih sak kerso panjenengan pun."
Romo yai pun juga sudah selesai makannya.
Yai Zidnan Ali \= "Ningrum. Gus mu ini, kamu buatkan dengan wadah yg mana saja. akan tetap di minum kok nak.
Ningrum \= "injih Romo Yai. Bilih ngaten, dalem nyuwun pamit teng dapur rumiyin."
Jalal \= "Ayyyyyy"
Ningrum \= "dalem Gus."
Jalal \= "ampun manis manis njih Ay."
Ningrum \= ( tersenyum sambil menganggukan kepala ). Lalu berjalan meninggalkan tempat itu.
__ADS_1
bersambung.