Gusku Suamiku ( YA ROBB, Maafkan Aku Yang Menikung Cinta -MU. )

Gusku Suamiku ( YA ROBB, Maafkan Aku Yang Menikung Cinta -MU. )
ch. 85. Tumben Macak Nduk.


__ADS_3


🌺🌺🌺🌺🌺


Lalu, Gus Ja’far Ali masuk ke dalam rumah dan memanggil Nadia.


Ja’far \= "Nadia....Nadia...."


Muncullah dari dalam kamar seorang gadis dengan binar matanya yang bekilau. sunggingan senyum dengan kumis tipis di atas bibirnya membuatnya semakin elok. Mengenakan jilbab warna pink dengan kaos lengan panjang warna putih membuatnya semakin cantik.


Lalu gadis itupun menjawab “Iya Mas Ja’far."


Ja’far \= "Ha ha ha.....tumben macak nduk."


Nadia \= "Khan mau ketemu sama seseorang?"


Ja’far \= "kurir?"


Nadia \= "Maksudnya mas ja’far?"


Ja’far \= "Kamu pesan apa tho nadia. Kok sampai ada kurir kesini nganterin pesanan


kamu?"


Nadia \= "Jadi yang datang Cuma kurir?"


Ja’far \= "Lha terus siapa memangnya kalau bukan kurir?"


Nadia tak menjawab. Malah masuk lagi lalu menutup pintu kamarnya.


"Owalah gus gus...kamu tak tunggu2. Aku sudah dandan dari tadi. Biar kamu tahu kalau sudah berubah. Sudah besar enggak seperti nadia yang dulu gus. Tetapi engkau malah


menyuruh seorang kurir untuk datang kesini.aku kecewa gus," ucap hati neng nadia.


Sedangkan gus ja’far menemui santri 1 seraya berucap.


Ja’far \= "Ya sudah kang.suruh kesini saja kurir itu!"


Santri 1 \= "Apa saya ambil saja pesanannya gus."


Ja’far \= "Jangan kang. Kirang prayogo."


Santri 1 \= "Injih gus. Bila begitu. Tak panggile dulu kurir itu gus."

__ADS_1


Ja’far \= "Injih kang."


Santri 1 \= "Assalammu’alaikum."


Ja’far \= "Wa’alaikum salam."


Santri itupun bergegas meninggalkan rumah itu. Tak seberapa lama, kembalillah santri itu dengan seseorang yang lagi menuntun motor dengan memakai helm.


Gus Ja’far, Cuma tersenyum melihat hal itu dari kejauhan. Meski dia juga tidak tahu siapa orang yang memakai helm itu. Ketika tiba di rumah itu. Gus Jalal memarkir motornya. sedangkan dia melirik ke arah santri yang sedang bicara sama Gus Ja’far Ali.


Gus Jalal malah tidak melepas helm itu. Dirinya malah berusaha melepas simpul2 tali rafia yang mengikat kardus itu dengan sangat perlahan. Dan ketika dia melihat kang


santri 1 itu sudah pergi. Baru gus jalal melepas helemnya.


Sambil tersenyum dia pun mengucap salam "Assalammu’alaikum gus jack."


Ja’far \= "wa’ala.....( mlongo melihat orang di depannya itu. Lalu diapun mlanjutkan


balasan salamnya tadi) wa’alaikum salam."


Gus Jalalpun menghampiri Gus Ja’far. Ketika Gus Jalal mengulurkan tangannya untuk


bersalaman. Gus Ja’far Ali malah memeluk gus jalal dengan sangat erat. Lalu, gus


Jalalpun berucap.


Ja’far \= "Opo nggak kangen sama aku. Sampek nggak mau aku peluk?"


Jalal \= "Bukane enggak mau.tetapi ambu mu kecut gus."


Ja’far \= "Ha ha ha....asem" ( sambil melepaskan pelukannya )


Jalal \= "Lha iyo....asem iku kecut."


Ja’far \= "Ha ha ha....dos pundi kabare gus?"


Jalal \= "Alhamdulillah, baik kok gus. Jenengan dos pundi kabare?"


Ja’far \= "Alhamdulillah,baik juga.ayo masuk gus?"


Jalal \= "Bentar gus, tak ambile pesanane ndoro putri."


Ja’far \= "Memang nadia pesan apa saja kok sampai di bungkus kardus?"

__ADS_1


Jalal \= "Biasa gus, cewek."


Ja’far \= "Boneka?"


Jalal \= (menggeleng gelengkan kepalanya sambil tersenyum)


Ja’far \= "Terus apa?"


Jalal \= "Cewek itu mintanya biasanya nggak jauh dari 3 benda. Boneka, coklat dan ice cream."


Ja’far \= "Hahaha..... Nadia Nadia...


"


Lalu Gus Jalalpun mengambil kardus itu dan memasuki rumah itu bersama Gus Ja’far Ali.


Di dalam rumah, Gus Ja’far berjalan menuju kamar Neng Nadia yang di ikuti oleh gus Jalal.


Lalu, gus Ja’far mengetuk pintu kamar Nadia sambil berucap


Ja’far \= "Nadia. Ini pesanan kamu sudah datang lho."


Nadia \= "Taruh di kulkas saja mas." (jawab neng nadia dari dalam kamar)


Ja’far \= "Apa kamu nggak mau kasih ucapan terima kasih dulu sama kurirnya?"


Nadia \= "Iya terima kasih..tolong mas ja’far sampein sama kurirnya."


Ja’far \= "Terus kurinya bagaimana nadia?"


Nadia \= "Iya di suruh pulang tho.masak mau di suruh nginep di sini."


Ja’far \= "Ya sudah kalau begitu."


Bagus Cilik, kamu di suruh pulang saja sama Nadia.


**bersambung.


Oke gaes,,, author yg baik, cakep, pinter.. Numpang promosi novel aku ya....


Judul \= Pertarungan Si Kembar🌺The king's Wasted Princess.🌺


Genre \= action, petualangan, fantasy.

__ADS_1


Terima kasih


Yg like aku doain murah rejeki dan masuk surga**.


__ADS_2