
🌹🌺🌹🌺🌹🌺🌹🌺🌺🌺🌹🌺
Jalal \= "lha terus yg jadi kyai di sini nanti siapa bah ?"
Yai Zidnan Ali \= "ya cucunya abah."
Jalal \= "cucu?"
Yai Zidnan Ali \= "iya cucu."
Jalal \= "khan putranya abah cuma satu. Cucu dari mana ?"
Yai Zidnan Ali \= "makanya, kamu cepetan nikah sama Ayu Ningrum. Biar abah cepet punya cucu. Yg bisa gantiin abah nantinya."
Jalal \= ( modyar aku ).
Yai Zidnan Ali \= "itu pakaiannya tinggal sedikit. Kamu terusin ya gus. Abah mau
dhuhanan dulu."
Jalal \= "injih bah nderek aken."
********
Sedangkan di ruang dapur. Tampak sibuk Bu Nyai Nurifarul Afifah bersama Ayu Ningrum. Bu Nyai semangat sekali. Sedangkan Ayu Ningrum yg masih kelihatan malu2. Maklum, ini merupakan hal yg tak biasanya dia lakukan.
Bu Nyai \= "Ningrum."
Ningrum \= "dalem buk."
Bu Nyai \= "itu tumis kangkung sudah matang belum dan ikan pindangnya sudah digoreng juga ?"
Ningrum \= "injih2 buk, pindange sampun dipun goreng kok buk."
__ADS_1
Bu Nyai \= "terus tumis kangkungnya ?"
Ningrum \= "Alhamdulillah sudah matang kok buk."
Bu Nyai \= "alhamdulillah kalau begitu."
Ningrum \= "buk, angsal tangglet mboten ?"
Lalu , Bu Nyai mendekati Ayu Ningrum. Sambil tangan kanannya memegang pipi
kanan Ayu Ningrum. lalu Bu Nyaipun bertanya.
Bu Nyai \= "mau tanya apa tho sayang ku ?"
Ayu Ningrum \= "mboten sios kok buk.( sambil menundukan wajah )."
Bu Nyai \= ( memegang pundak dan mengajak Ayu Ningrum duduk di kursi dapur )
Ningrum \= ( semakin tertunduk malu di hadapan Bu Nyai Nurifatul Afifah )
Ningrum \= ( mulai mengangkat kepalanya dan menatap wajah Bu Nyai Nurifatul Afifah yg duduk di sebelah kirinya)"
Bu Nyai \= ( memegang tangan Ayu Ningrum ) "sayang... tadi kamu mau tanya apa ? Bilang ... Jangan takut sama ibuk njih nak ?"
Ningrum \= "niku buk...nopo nikuuuu"
Bu Nyai \= ( menatap wajah ayu ningrum sambil tersenyum ).
Ningrum \= "Nopo niku buk. Kok masak tumis kangkunge namung sekedik ?" ( lalu menundukan wajahnya kembali ).
Bu Nyai \= "Alloh Yarham. Ibuk kira mau ngomong apa ? ( lalu merangkul Ayu Ningrum
dan mengelus2 lengan kanannya Ayu Ningrum )."
Bu Nyai \= "gini lho sayang. Gus mu itu biasanya kalau pagi sarapannya sayur kesukaannya itu tumis kangkung. Makanya ibuk tadi suruh kamu masak sedikit saja buwat sarapannya Bagus Cilik "
__ADS_1
Ningrum \= "injih buk, tetapi aku takut bila guse nggak cocok dengan masakan ku buk."
Bu Nyai \= ( lalu memeluk dan mencium kepala Ayu Ningrum yg terbungkus jilbab) ibuk yaqin, guse insya alloh suka sama masakan mu kok sayang )
Ningrum \= ( alhamdulillah ya alloh. Engkau telah memberiku kehangatan kasih seorang ibuk. Meski beliau ini bukan ibuk kadung ku )
Bu Nyai \= "hayuuuk. Kita siapkan sarapan buat Bagus Cilik sama abah yai !"
Ningrum \= "injih buk nderek aken."
*******
Gus Jalal sudah berpakaian rapi terlihat kebingungan di ruang tengah. Seakan2 ada yg dia cari tak kunjung dia temui. Lalu, gus jalalpun berniat menuju ruang belakang. Tetapi langkahnya terhenti di depan pintu ruang makan.karena dia mendengar
suara gemerincing piring di tata. Lalu, dari depan pintu itupun Gus Jalalpun berucap
Jalal \= "buk, tahu kunci motor ku mboten buk ?"
Bu Nyai \= "ibu taruh di gantungan almari tengah nak."
Jalal \= "owh injih buk."
Bu Nyai \= "mau kemana tho nak ?"
Jalal \= "jalan jalan kok buk."
Bu Nyai \= "Bagus sarapan dulu yach nak."
Jalal \= "tapiiii... tapiiiii."
Bu Nyai \= "gak ada tapi. Pokoknya Bagus harus sarapan dulu !"
Jalal \= "injih buk."
bersambung.
__ADS_1