Gusku Suamiku ( YA ROBB, Maafkan Aku Yang Menikung Cinta -MU. )

Gusku Suamiku ( YA ROBB, Maafkan Aku Yang Menikung Cinta -MU. )
ch. 33. UJUNG2NYA AKU JUGA YANG NIKAH.


__ADS_3


🌹🌹🌹🌺🌺🌺🌹🌹🌹🌺🌺🌺


Yai Zidnan Ali \= ( menatap tajam kearah putra kesayangannya ) "jangan.. jangan lakukan itu.. itu gak boleh gus. Nggak.. nggak deal pokoknya."


Jalal \= ( tersenyum )


Bu Nyai \= "maksudnya apa ini? Aku kok gak ngerti."


Yai Zidnan Ali \= "ya tanya putra kesayangan mu tho buuuk."


Bu Nyai \= "maksudnya apa Bagus Cilik ?"


Jalal \= "lho ... kok Bagus tho buk ....Abah niku lho ?"


Bu Nyai \= ( melirik ke arah romo yai Zidnan Ali ) "ooowwww. Sekarang main rahasia2an sama ibuk ? Hmmmm"


Jalal \= ( waduh... iso salah paham ini nanti ) "ngaten lho buk. Maksudnya Bagus, tak perlu cari orang yg lebih baik dari aku. Cukup Bagus saja yg menjelekan dan memperburuk diri sendiri. Maka, semua orang akan otomatis menjadi orang yg lebih baik dari Bagus Cilik."


Bu Nyai \= "huuusss.... mboten pareng kados ngaten niku Bagus Cilik !!!!"


Yai Zidnan Ali \= ( tersenyum ).


Jalal \= "sebetulnya ada kok bah orang yg lebih baik dari Bagus yg

__ADS_1


- bisa membimbingnya seperti seorang guru.


- bertanggung jawab & bijak dalam menyikapi seperti seorang ayah.


- memanjakankannya dengan kelembutan seperti seorang ibu.


- menyayanginya seperti seorang sahabat .


- menjaganya seperti seorang kakak.


- dan bisa mengajaknya bersenda gurau & menghiburnya laksana seorang adik . Dan


, bagus juga kenal kok dengan orang tersebut."


Yai Zidnan Ali \= "siapa Bagus ? Biar Abah sendiri yg melihatnya. Apa dia pantas untuk Ayu Ningrum. Kalau ternyata pantas dan Ayu Ningrum juga mau menerimanya. Maka, Abah yg akan tanggung biaya lamaran & pernikahannya ?"


Yai Zidnan Ali \= "hmmmm... bentar dulu tho Bagus Cilik. Biar Abah tahu dulu, siapakah orang itu. Trus, kalaupun orang itu mau. Apa Ayu Ningrum juga akan mau menerimanya ?"


Jalal \= "insya alloh mau kok baaaah."


Yai Zidnan Ali \= "Sik tho. Siapa dulu tho Bagus Cilik. Orang yg lebih baik segala2nya dari kamu ?"


Jalal \= "beliau adalah al fadhil panjenengan nipun Romo kyai Ahmad Zidnan Ali bin Muhammad Hasyim Ali bin Muhammad Abdulloh Ali bin Muhammad Husein Ma'ruf bin Ali."


Bu Nyai \= ( kaget dan melirik ke arah romo yai zidnan ali )

__ADS_1


Yai Zidnan Ali \= ( terdiam sejenak, berfikir lalu tersenyum) "ok, deal lho yo. Biar Abah yg lamar Ayu Ningrum kalau begitu."


Bu Nyai \= "apaaaa ?? owwwwwhhhhh... Sekarang ibuk tau maksudnya. Ternyata, Abah sudah merencanakan ini semua. Abah juga sudah tau, kira2, bagaimana reaksi Bagus Cilik. Abah tega yach ?"


Yai Zidnan Ali \= "tenang rumiyin tho buk. sabar tho.. jangan tergesa gesa menyimpulkan sesuatu. Gimana bagus cilik ? Deal ?"


Jalal \= "itu Abah melamar atas nama Abah sendiri ?"


Yai Zidnan Ali \= "iyaaaa, atas nama Abah sendiri. Gimana ?"


Bu Nyai \= ( terdiam, emosinya juga sudah meledak2.. tetapi, di lain sisi dirinya juga yaqin. Bahwa, suaminya akan mengambil keputusan berdasarkan ilmu. Dan yg terpenting baik untuk semuanya ).


Yai Zidnan Ali \= "deal yo ? Yg terpenting kamu ikhlas kalau Ayu Ningrum Abah lamar. Jangan menyesal di kemudian hari Bagus Cilik. Gimana? Deal ?"


Jalal \= ( terdiam, lalu tersentak kaged ) "subhanalloh... mboten bah ..mboten deal


pokok e."


Yai Zidnan Ali \= "ha ha ha ...owalah Bagus Cilik Bagus Cilik."


Bu Nyai \= ( semakin bingung ) "ini maksudnya apa tho ? Bagus cilik, coba jelasin ke ibuk. Apa maksud semua ini ?"


Jalal \= "soalnya, pas Abah berniat melamar Ayu Ningrum. Atas nama beliau sendiri. Bagus tiba2 teringat kisah rosululloh ketika melamar seorang perempuan atas nama beliau sendiri. Tetapi, akan di nikahkan dengan sahabatnya. Bedanya disini, Aku yg lamar atau Abah yg lamar. Ujung2nya aku juga yg akan nikah."


bersambung.

__ADS_1


*******************************************



__ADS_2