
🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺
Tak terasa mata kang Ni'am berkaca kaca. Serasa seribu rasa nercampur menjadi satu. jatungnnya berdegup sangat kencang. Dia mengalami extase hati. Tak dapat dipungkiri, bahwa dia telah musyahadah akan sebuah kisah cinta.
Ni'am \= ( ya alloh guse. Aku kira cinta ku kepada husna adzkia adalah cinta yg sempurna. Tetapi, sekarang ini aku malah malu dengan cinta mu kepada Nila. Cinta mu teramat sempurna untuk orang yg istimewa. Tetapi engkau, tak keluar dari batas - batas fitrah manusia mu ).
Jalal \= "Wonk...Blawonk."
Ni'am \= ( cuma diam ).
Jalal \= ( menepuk pundak kang Ni'am ) "Wonk. Kok malah ngelamun ?"
Ni'am \= "dalem Gus, nggak kok. Nggak ngelamun saya. Cuma kepikiran apa hubungan kamu di restui sama ayahnya Nila ?"
Jalal \= "aku di tolak sama ayahnya Nila Wonk. Kalau tidak salah 3 X an insya Alloh. Aku di usir sama ayahnya Nila."
Ni'am \= "apa ? 3 X ?" ( mlongo sambil geleng geleng kepala ).
Jalal \= "iyach 3 X. Kenapa memangnya Wonk ?"
Ni'am \= "bukannya begitu Gus. 3 X lho .apa nggak sakit hati ?"
Jalal \= "ya namanya manusia pasti sakit hati Wonk. Tetapi, aku bisa memakluminya kok . Bagaimana kwatirnya seorang ayah terhadap anak perempuannya. Ibarat benda, perempuan itu seperti genteng. Kalau dia rusak, kalau dia pecah. Maka sudah tidak bisa di cetak menjadi genteng lagi."
__ADS_1
Ni'am \= "terus, gimana cara ngusirnya gus. Apa jenengan langsung di suruh pulang sama ayahnya Nila ?"
Jalal \= "tidak Wonk. Waktu itu mau ada liburan 2 hari. Aku sms Nila wonk. " Nay, insya Alloh mase ada libur 2 hari. Kira kira boleh nggak mase main ke rumah kamu ?"
Nila \= "boleh kok mas. Adik juga libur. Tetapi cuma 1 hari saja. Apa mase gak takut datang kesini sendirian ?"
Jalal \= "iyaaa, sebenere takut Nay. Takut sama bapak kamu."
Nila \= "hahaha. Bapak nggak gigit kok mas. Paling2 ya di introgasi sedikit."
Jalal \= "waduh, lha niku lho."
Nila \= "hmmmm... gitu aja takut. Bagaimana nanti kalau mau nglamar ? Orang mase penakut gitu."
Jalal \= "tetapi aku insya Alloh bakalan datang kok. Mungkin aku takut ngadepin bapak kamu. Tetapi, aku lebih takut lagi kehilangan kamu Nay."
Jalal \= "kok gombal ? Ya udah, gombal nggak apa apa yg penting bukan gombal mukiyo."
Nila \= "hahaha. Mase lucu. Dulu waktu belum pernah kenal. Mase Pemalu bahkan terkesan cuek. Tetapi kalau sudah deket, suka ngrayu2 dan gombalin Nila."
Jalal \= "hmmmm.....hmmmm...
"
Nila \= "hahaha...iya iya. Adik percaya kok. Gak usah grogi gitu tho mas."
__ADS_1
Jalal \= "enggak kok Nay. Aku gak grogi...cuma minder sedikit...hehe...terus memangnya adik gak ada acara keluarga ?
"
Nila \= "alhamdulillah, mboten kok mase."
Singkat cerita, aku pulang Wonk. Paginya, aku sudah mandi. Dandan rapi. Siap meluncur. Eh, ketika motor sudah aku starter. Tiba tiba ibuk menghampiri saya sambil berucap
Bu nyai Afifah \= "mau kemana tho Nak ? Kok pagi pagi sudah rapi .?"
Jalal \= "ajenge main ke rumah teman kok buk."
Bu nyai Afifah \= "ibuk boleh tidak minta tolong sama Bagus tidak ?"
Jalal \= "injih buk ..memangnya wonten nopo tho buk ?"
Bu nyai Afifah \= "tolong anterin ibuk ke pasar ya nak ? Bisa khan ?"
Jalal \= "injih buk ...bisa kok buk".
Lalu aku ngaterin ibuk ke pasar. Belanja muter muter keliling pasar. Sekitar 1 jam lebih. Aku sama ibuk sudah kembali ke rumah Wonk. Terus Aku cuci muka dulu sekalian wudhu Wonk
**bersambung...
***************************************"
__ADS_1
ikuti Balada Perjaka Tua, Legenda Ponorogo dan The King's Wasted Princess**.