
🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺
Ni'am \= "apa gus ? Wudhu ? Apa mau dhuhanan tho gus ?"
Jalal \= "aku sudah dhuhanan Wonk. Sehabis mandi tadi. sebelum manasi motor aku sholat dhuha dulu."
Ni'am \= "Terus kok wudhu lagi buat apa tho gus ? Aneh."
Jalal \= "gini Wonk, aku itu kalau ke kamar mandi . Entah buang air kecil, BAB, nyuci muka ataupun mandi. Tak usahakan wudhu sekalian Wonk. Terlanjur kena air ya sekalian wudhu tho."
Ni 'am \= "ooowwwhhh, ngaten tho gus. Lanjutin ceritanya gus."
Jalal \= "dan ketika sudah mau starter motor . Di timbali ibuk lagi."
🥗🥗🥗
Bu nyai Afifah \= "Baguuus, jadi main ke rumah temennya ? Nggak sarapan nasgor dulu. Tadi ibuk sudah masak nasgor lho. Kalau bisa, ketika mau ke rumah temen. Makan dulu, jangan sampai nanti di sana ngrepoti yg punya rumah nak."
Jalal \= alhamdulillah sampun sarapan kok buk. Pas ibuk mandi wau."
Bu nyai Afifah \= "ibuk kok curiga tho nak."
Jalal \= "ampun ngaten tho buk. Curiga nopo njihan ?"
Bu nyai Afifah \= "iya nggak apa apa nak. Cuma, apa seberapa pentingnya dia sampai lupa pamitan sama ibuk ?"
Jalal \= "Astaghfirullohal 'adhim . Ngapunten sanget buk . Dalem supe wau ( menghampiri ibuknya terus bersalaman dan mencium tangan ibundanya )."
Bu nyai \= "Bagus sudah ada uang buat beli bensin ?"
Jalal \= "alhamdulillah tasih wonten. 10 ribu".
__ADS_1
Bu nyai Akfifah \= "ya sudah, ini ibuk tambahin" ( sambil mengeluarkan uang 50 ribuan )
Jalal \= "alhamdulillah. Matur suwun sanget buk. Ibuk itu paling buaik sedunia."
Bu nyai Afifah \= "hmmm...kalau dapat sangu saja ngerayu2 sama ibuk."
Jalal \= ( hanya tertunduk malu )
Bu nyai \= ( menghampiri gus Jalal, lalu mencium kening gus Jalal sambil berucap )
"hati2 njih nak."
Jalal \= "injih buk, ngestuaken. Njih sampun buk. Bagus berangkat dulu. Assalammu'alaikum"
Bu nyai afifah \= "wa'alaikum salam warohmah."
🍧🍧🍧🍧🍧🍧
Lalu, aku meluncur ke rumahnya Nila Wonk. Dan bukain pintu ayahnya Nila. Setelah di persilahkan duduk. Aku di tanya sama ayahnya Nila.
Jalal \= "injih pak."
Pak Amin \= "ini tadi dari rumah ?"
Jalal \= "injih pak, dari rumah. Tetapi sebelumnya habis dari pasar kok pak."
Pak Amin \= "dari pasar ?"
Jalal \= "injih pak, dari pasar."
Pak amin \= "oowwwhhhh.. terus teman kamu yg dulu kemana mas ?"
Jalal \= "kang Sholehudin lagi jadi panitia pak. Ada Lomba qiro'ah di kampungnya."
__ADS_1
Pak Amin \= "kang sholehudin memang jempolan. Bapak salut sama pemuda yg
seperti itu."
Jalal \= injih pak ( menundukan kepalanya )
Pak Amin \= "ngomong2 ...bapak sama ibuk kamu sehat khan ?"
Jalal \= "alhamdulillah sehat kok pak . Pangestu nipun."
Pak Amin \= "sebelumnya saya minta maaf ya mase. Ini dik Nilanya mau saya ajak ke rumah kakeknya. Soalnya kakeknya sudah kangen . Mase gak apa apakan ?"
Jalal \= "injih pak. Mboten nopo2. Bilih ngaten dalem nyuwun pamit sakniki."
Pak Amin \= "iya iya mas. Maaf ya."
Jalal \= "njih sampun pak. Dalem pamit rumiyin." ( bersalaman sambil mencium
tangan pak Amin ) "Assalam mu'alaikum"
Pak Amin \= "wa'alaikum salam warohmatulloh."
Lalu, aku pulang Wonk. Sebenernya di hati ini kecewa. Tetapi mau gimana lagi. Aku langsung meluncur ke tempatnya Tongsheng. Aku gak langsung pulang ke rumah. Takut nanti di tanya macam2 sama ibuk.
Ni'am \= "bentar tho gus. Kok tiba2 ada acara keluarga . Apa panjenengane gak merasa ada yg aneh ?"
Jalal \= "allohu a'lam lah Wonk."
Ni'am \= "hmmmm ...terus gus"
Jalal \= "teruse bersambung, Wonk." 😁😁😁
**bersambung.
__ADS_1
🔆🔆🔆🔆🔆🔆🔆🔆🔆🔆🔆🔆🔆🔆🔆**