
๐ฒ๐จDirgahayu Republik indonesia ke 75.๐ฒ๐จ
๐ฒ๐จSemoga NKRI Semakin Jaya, Aman, Tenteram, Adil, Makmur, Sentosa, Sejahtera, Gemah Ripah Loh Jinawi, Toto Tentrem Kerto Raharjo, Badlatun Thoyibatun Wa Robun Ghofur, Subur Kang Sarwo Tinandur, Murah Kang Sarwo Dituku, Diparingi Kekuatan Yang Kuat Dan Stabil Disegala Bidang, Tidak Dijajah Lagi Oleh Bangsa Lain Dalam Hal Apapun, Menjadi Corong Dunia Dalam Segala Hal,,, Dijauhkan Dari Segala Balak, Mara Bahaya, Bencana, Wabah Dan Malapetaka.๐ฒ๐จ
๐ฒ๐จLi Ridloi Ta'Ala Wa Safaati Rosullulloh Wa Barokati Alquran Alfatekah...๐ฒ๐จ
๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น
Jalal \= "Ha ha ha."
Ni'am \= "Ketingale kok puas banget tho ketawa ne panjenengan gus."
Jalal \= "Ha ha ha. Maaf Wonk. Monggo di lanjut critane."
Ni'am \= "Terus adik ku jawab"
๐บ๐บ๐บ
Adik Ni'am \= "Adik cuma menyampaikan pesannya bapak saja mas. Masalah mas mau atau tidak. Nanti mas Ni'Am bilang sama bapak sendiri."
Ni'am \= "Iya kalau aku nggak apa apa dik. Cuma kalau jadi kyai itu harus pinter. Untuk pinter berarti perlu belajar, untuk belajar harus ada kitabnya tho dik."
Adik Ni'am \= "Ooooowwwwh, jadi mas Ni'Am butuh kitab. Ya sudah, mas Ni'Am sms saja! butuh kitab apa saja ? nanti sms adik."
๐บ๐บ๐บ
Jalal \= "Iya kalau yg kamu ajari santri pondokan kitab gede2 kuat wae Wonk. Tetapi ini yg kamu hadapi itu masyarakat awam. Apa nggak ngosek ngosek tho Wonk Wonk ?"
Ni'am \= "Awalnya niat ku bercanda gus. Nggak tahunya 2 hari kemudian bapak ku telpon.
๐บ๐บ๐บ
Bapak Ni'am \= "Ni'am, pesenan kitab mu sudah bapak belikan semuanya. Nanti bapak
__ADS_1
kirimkan ke pondok mu, Am, Ni'Am.
๐บ๐บ๐บ
Lalu aku jawab gus.
๐บ๐บ๐บ
Ni'am \= "Lho, semuanya Pak. Itu kitab2 mahal lho pak."
Bapak Ni'am \= "Nggak apa apa kok Am, bapak habis jual sapi buat beli kitab, sama buat biaya sekolah adik mu. Am, kalau mondok yg bener ya Am. Biar bapak sama emak kamu saja yg bodoh ,tidak apa apa Am. Asal kamu jangan sampai bodoh. Bapak dulu cuma lulus SD terus jadi buruh tani. Bapak juga nggak mondok. Hidupnya bapak cuma kerja kerja dan kerja Am. Karena bapak tidak mau anak2 bapak itu kelak bodoh seperti bapaknya. Bapak mau anak2 bapak harus pinter, harus alim dan bisa bapak banggain nantinya. Nanti, kalau di pondok kamu butuh biaya atau butuh apa apa. Kamu bilang sama adik mu Am. Biar nanti bapak yg akan Usahakan. Kamu nggak perlu kwatir kalau soal biaya, bapak yg akan usahakan. Terus, jangan sampai kamu mengecewakan kyai mu. Kyai mu itu minongko wakilnya orang tuamu yg ngajari
kamu ilmu. Ya sudah, itu saja pesannya bapak. Kamu bawa diri baik2 am."
๐บ๐บ๐บ
Mata kang Khoirum Ni'Am nampak memerah. Kesedihannya dan beban hati yg coba dia redam terlihat jelas pada guratan demi guratan di wajahnya. Lalu, setelah menghela nafas panjang. Kang Khoirun Ni'Ampun berucap.
Ni'am \= โSekarang terasa berat kaki ku untuk melangkah Gus. Teramat besar harapan keluarga ku, terutama Bapak. Aku takut bapak ku kecewa Gus."
Ni'am \= "maksudnya gus ?"
Jalal \= "Carilah pendamping hidup yg ngerti ilmu agama.santriputri misalnya. Siapa
tahu bisa bantu2 kamu di TPQ. Istri mu ngajar di TPQ terus kamu ngajar kitab di Masjid."
Ni'am \= "Makanya Gus. Husna Adzkia itu tak teropong terus pokok e. Biar besok bisa bantu2 aku mulang bocah2."
Jalal \= "Selain itu. Khan bisa di ajak berkembang biak."
Ni'Am \= "Hahaha."
Jalal \= "Ya sudah Wonk. Tak tinggal dulu."
Ni'am \= "Mau kemana gus ?"
__ADS_1
Jalal \= "Jalan jalan Wonk."
Ni'am \= "Injih Gus. Kalau boleh kasih saran Gus. Panjenengan carilah pendamping yg sekiranya bisa paham dengan pondok sini dan bisa mengerti keadaan santri putri di sini Gus. Biar nanti bisa membantu panjenengan ketika panjenengan meneruskan perjuangan Romo Yai."
Jalal \= "Ayu Ningrum maksud mu?"
Ni'am \= ( tersenyum )
Jalal \= "Iya Wonk. Matur nuwun sanget sarane."
Ni'am \= "Ngapunten sakderenge Gus. Kalau boleh tanya. Apa yg panjenengan fikirkan
dalam mencintai seorang perempuan?"
Jalal \= "Di saat aku mencintai seseorang dan sangat ingin memilikinya. Di saat itulah kerakusan ku akan dunia semakin nyata. Ketika keinginan ku terpenuhi, aku takut jika aku akan menjadi sombong dengan membanggakan diri. Dan ketika keinginan ku tidak terpenuhi. Aku takut aku berputus asa dari Rohmat Alloh. Makanya aku berusaha untuk menekannya. Dan ketika aku tidak menyukai hal2 yg baik. Aku malah belajar untuk mencintainya. Karena aku kwatir, jika sikap acuh ku. Menjadikan kebaikan enggan
bersama diri ku. Aku jadi teringat Romo Yai Dimyati al hafidz, pengasuh Ponpes Tahfidzul Qur'An Roudhotul Hasan, Pule Ponorogo. Beliau Dawuh."
๐บ๐บ๐บ
Romo Yai Dimyati al hafidz \= "Tidak akan naik derajat seseorang tanpa melewati ujian. Kalau cuma perempuan yg jadi ujian mu. Mengertilah, bahwa itu adalah ujian yg paling remeh. Itu ujian yg paling ringan. Opo maneh orang yg menghafalkan al qur'an."
bersambung.
**Oke gaes,,, author yg baik, cakep, pinter.. Numpang promosi novel aku ya....
Judul \= Pertarungan Si Kembar๐บThe king's Wasted Princess.๐บ
Genre \= action, petualangan, fantasy.
Terima kasih
Yg like aku doain murah rejeki dan masuk surga**.
__ADS_1