Gusku Suamiku ( YA ROBB, Maafkan Aku Yang Menikung Cinta -MU. )

Gusku Suamiku ( YA ROBB, Maafkan Aku Yang Menikung Cinta -MU. )
ch. 88. aku ki wayahe


__ADS_3


Nadia \= "abaaaahhhh...... baaahhh..... abaaaaahhh. guse bah, guse."


"Ada apa tho nadia kok triak triak?" sahut romo yai haidar ali memasuki ruang tamu itu.


Nadia \= "guse bah ...itu lihat, guse bah.guse nggak puasa."


Jalal \= "aku wayahe kok."


Nadia \= "lho kok ...lho kok.ha ha ha.


Wayahe nopo gus?"


Gus Jalalpun berdiri. menyambut pamannya yang baru datang. Yai Haidar Ali langsung


merangkul Gus Jalal sambil berucap.


Yai Haidar Ali \= "bagaimana kabar kamu bagus cilik?"


Jalal \= "Alhamdulillah pangestu nipun panjenengan yai. sae sedoyo ne."


Yai Haidar Ali melepaskan pelukannya. mempersilahkan gus jalal untuk duduk. lalu, dengan suara yang sangat berwibawa.


Romo Yai Haidar Ali bertanya kepada Gus Jalal


Yai Haidar Ali \= "bagaimana kabar abah sama ummi mu bagus cilik?"


Jalal \= "alhamdulillah dalam keadaan baik semuanya kyai."


Yai haidar ali \= "mbok iya jangan panggil kyai tho bagus cilik. panggil pakdhe saja!"


Jalal \= "injh kyai."


Yai Haidar Ali \= "lho,kyai lagi?"


Jalal \= "maaf. injih pak dhe."


Yai haidar ali \= "begitu khan lebih akrab.

__ADS_1


Jalal \= injih pak dhe."


Nadia \= "entar dulu tho bah.pertanyaan nadia belum di jawab."


Jalal \= "tanya apa tho ndoro?"


Nadia \= "itu wayahe maksudnya apa ?"


Jalal \= "wayahe madang tho ndoro.


Kalau haus ya wayahe minum. kalau mengantuk ya wayahe tidur. kalau lapar iya wayahe madang."


Yai Haidar Ali \= ( tersenyum)


Nadia \= "itu khan bah. guse kalau jawab asal asalan. ngeselin."


Yai haidar ali \= "iya pertanyaan kamu ketus begitu. coba tanyanya lebih lembut lagi."


Nadia \= "injih bah. guuuusssss"


Jalal \= "daleeeeemmmm ndoro."


Nadia \= "kenapa hari ini kamu nggak puasa?"


Nadia \= "terus,kenapa tadi pagi kok sarapan?"


Jalal \= "soalnya, aku nggak puasa ndoro."


Ja’far Ali \= "ha ha ha"


Nadia \= "iiikkkkhhhh....putranya ummi afifah itu memang sangat jengkelin kok."


Jalal \= ( tersenyum )


Yai Haidar Ali \= "bener bener putrone Zidnan Ali."


Jalal \= "memangnya kengeng nopo tho pak dhe?"


Yai Haidar Ali \= "ummi mu itu lemah lembut, ulet, pengertian, sabar dan qona’ah. Sedangkan abah mu itu pemberani, tawadhu’, cerdas, humoris, romantis tetapi ya gregetne. makanya sifat2 abah sama ummi mu sedikit banyak pasti menurun sama kamu."

__ADS_1


Jalal \= (tersenyum sambil menundukkan wajah)


Nadia \= "oowwwhhh,jadi kalau begitu nadia juga mirip sama abah njih?"


Jalal \= "orang kamu bukan anaknya pak dhe Haidar Ali kok ndoro."


Nadia \= "bah.. guse niku lho bah" (cemberut)


Yai haidar ali \= "khan memang abah nggak bisa beranak tho nadia."


"hayooo....kok bercanda nggak ngajak2 aku tho? ” tiba tiba Bu Nyai Haidar Ali datang.


"Budhe” ucap gus jalal sambil berdiri dan menyalami bunyai serta mencium tangan bu Nyai Haidar Ali.


Bu Nyai \= "bagaimana kabar kamu sama abah ummi mu bagus cilik?"


Jalal \= "alhamdulillah sae sedoyone kok budhe."


Yai Haidar Ali \= "bibaaaah, tolong buatkan kopi untuk bagus cilik yach?"


Jalal \= "bibah?" ( mlongo )


Nadia \= "bagaimana abah ku gus? So sweet khan?"


Jalal \= ( tersenyum sambil menundukan wajahnya ).


Bu Nyai \= "lho, Bagus Cilik nggak puasa hari kamis tho biiii?"


Jalal \= ( menggeleng gelengkan kepala sambil tersenyum ).


Bu Nyai \= "Nadiaaa,hayo bantu ibuk buat kopi untuk bagus cilik?"


Nadia \= "injih buk,tetapi nanti izinkan nadia ikut guse njih buk?"


Ja’far Ali \= "memangnya mau ikut kemana tho nadia?"


**bersambung.


Kidung Cinta Shinggelopuro ~

__ADS_1


Walau terpisah Cinta bersemi sampai mati.


Mampir yuk.. ke karya terbaruku**..


__ADS_2