Gusku Suamiku ( YA ROBB, Maafkan Aku Yang Menikung Cinta -MU. )

Gusku Suamiku ( YA ROBB, Maafkan Aku Yang Menikung Cinta -MU. )
ch. 93. Menjaga Nasab


__ADS_3


Yai Idris \= "Kang, maaf sebelumnya kang."


Zidan \= "Lho, ada apa tho kyai? kok tiba tiba minta maaf?"


Yai Idris \= "Mungkin engkau sudah mendengar tentang Humaidah."


Zidan \= "Injih kyai. tetapi nyuwun dalem sewu sak derenge. Saestu kulo mboten gadah maksud nopo nopo dumateng keluarga meniko kyai."


Yai Idris \= "Iya kang, saya tahu.sebenarnya kalau saya itu juga ridho jika engkau bisa menjadi bagian keluarga ini. Tetapi, pamannya Humaidah. Kakak ipar ku cuma mau kalau keponakannya menikah dengan seorang gus. Untuk menjaga nasab. Ibunya Humaidah juga maunya seperti itu."


Zidan \= "Injih kyai.dalem ngerti kok kyai."


Yai Idris \= "Aku bingung kang. Karena pamannya Humaidah juga telah mencarikan calon untuk Humaidah. Dia seorang putro kyai, namanya Aliyyudin Ahmad Baidhowi atau biasa di panggil Gus Dhowi. Padahal Humaidah juga masih kelas 2 aliyah."


Zidan \= (tertunduk tanpa jawab).


Yai Idris \= "Huuuuffffttttt" ( menghela nafas panjang )


*****


Jalal \= "lho, khan abah tinggal bilang saja ke Romo Yai Idris Ghozali. Bahwa abah adalah putra dari Mbah Yai Muhammad Hasyim Ali atau Cucunya Romo Yai Abdulloh Ali al


haj."


Yai Haidar Ali \= "Masalahnya tak semudah itu bagus cilik. Pak dhe dulu juga menyarankan seperti itu. Tetapi abah mu, tetap keras kepala. Dia tak mau menjual nama besar keluarganya, hanya untuk mendapatkan sepercik keindahan dunia."

__ADS_1


Jalal \= "Terus, sikap abah bagaimana pak dhe?"


Yai Haidar Ali \= "Abah mu matur sama romo Yai Idris Ghozali."


****


Zidan \= "Nyuwun dalem sewu kyai. Biar tidak semakin luas fitnah yang berkembang di sini. Demi keutuhan keluarga di sini. Biar saya saja yang keluar dari ndalem kyai."


Yai Idris Ghozali \= "Lho, aku nggak ngusir sampeyan dari ndalem kang."


Zidan \= "Injih kyai. Dalem ngertos. Tetapi ini buat kebaikan semuanya kyai. Terutama teruntuk Neng Humaidah. Dia masih terlalu polos dalam mengenal cinta. Biar dengan kejadian ini. Neng Humaidah bisa lebih dewasa lagi dalam menyikapi kehidupan ini kyai."


Yai Idris Ghozali \= "lho, kok malah rumit begini tho kang. Kamu tetap di ndalem


saja. Biar nanti saya yang ngomong sama ibunya dan pamannya Humaidah."


****


Yai Haidar Ali \= "Iya banyak santri yang istilahnya menyalahkan sikap neng Humaidah. Di anggap sebagai perempuan murahan, karena telah jatuh cinta sama santrinya abahnya sendiri."


Jalal \= "bukankah itu manusiawi tho pak dhe. Sama seperti Sayidatina Fatimatuz Zahro jatuh cinta sama Sayidina Aly Karomallohu Wajhah. Atau kisah cinta putri nabi Syu'Aib yang cinta sama Nabiyulloh Musa 'Alaihissalam."


Yai Haidar Ali \= "pak dhe juga enggak begitu tahu tentang detailnya bagaimana Bagus


Cilik."


Jalal \= "Terus abah bilang apalagi pak dhe?"

__ADS_1


Yai Haidar Ali \= "Abah mu bilang."


******


Zidan \= "Mboten usah kyai. Dalem nggak mau membuat bu nyai sakit hati. Apa yang


sudah di berikan keluarga ini sudah sangat besar. Aku tak mungkin bisa membalasnya kyai. Demi kebaikan dan keutuhan keluarga ini. Demi alloh, aku nggak akan menikahi neng Humaidah. Ini janji ku."


Yai Idris Ghozali \= "Astaghfirulloh hal 'adhim. Istighfar kang. Hati hati kalau ngomong."


Zidan \= "Astaghfirullohal 'adhim ...maafkan kelancangan saya kyai. Saya cuma enggak mau kyai bertengkar terus dengan bu nyai. Gara gara kyai sering belain saya."


Yai Idris Ghozali \= Aku nggak menyalahkan mu kang. Karena kamu memang tidak salah dalam hal ini. Tetapi, jika itu sudah menjadi keputusan mu. Aku nggak bisa mencegahnya. Ketahuilah, bahwa kamu adalah santri ku. Dan aku benar benar ridho engkau menjadi santri ku. Aku cuma bisa mendo'akan. Semoga kelak kamu ngunduh kamulyan. Benar benar menjadi orang yang di mulyakan Alloh beserta anak keturunan mu."


Zidan \= amin..matur nuwun sanget kyai (mencium tangan romo Kyai Idris Ghozali).


bersambung.


~ Kidung Cinta di Shinggelopuro ~


Walau terpisah Cinta bersemi sampai mati.


Mampir yuk.. Karya terbaruku.


**Kang Jambul Sang pemburu tuyul.


cerito demit demitan tapi ora medeni babar blas okeh ngakak e**.

__ADS_1


__ADS_2