Harus Kah Ku Bertahan

Harus Kah Ku Bertahan
10 .pakaian apakah berpengaruh


__ADS_3

Sekarang aku pun tahu kenapa mas Fero gak bergegas menemui ku bahkan sampai aku sudah mengirimkan pesan untuk nya ,hah kebetulan kan ,ato memang pertemuan yang telah direncanakan ,dalam hati ku aku pun menebak nya ,soal bagai mana sebenarnya kebetulan itu biarlah waktu yang menjawab pertanyaan hatiku .


"Ma ,Alisa adalah istriku tega nya mama berbicara seperti itu di depan nya ma ,mama kan juga perempuan harus nya mama bisa juga menghargai nya ma,"mas Fero pun membalas mama .


Akupun hanya berlalu dan segera pergi dari sana ,aku pun bersiap-siap untuk pergi ,kubawa tas ku dan tak lupa ku cek isinya,karna aku harus bawa pakaian kerjaku yang tidak ingin aku pakai disini ,aku berencana nanti saja agar tak menimbulkan pertanyaan nanti ,akupun segera keluar untuk bergegas pergi dari rumah yang menyesakkan ku itu .


Akupun melangkah kan kaki ku dengan mantap dan ingin segera berlalu dari rumah ini , tanpa kuduga mas Fero menghalangi jalan ku ,diapun meminta ku untuk mengabaikan apa yang dikatakan mama ,mendengar itu aku hanya bisa tersenyum getir mendengar nya .


Tidak kah dia tahu bukan perkataan mama yang melukai hati aku,tapi kelakuan dia itu yang menyakitkan ku ,saat itu aku bisa bertahan karna dia selalu ada di dekatku memprioritaskan aku ,tapi sekarang bahkan hanya dengan bertemu wanita itu dia bahkan lupa kalo aku ada didekatnya ,dan bahkan aku mengirim kan pesan pun dia tak bergegas menyusul ku ,bagai rumah, hati aku telah hancur, runtuh sampai pondasinya,masih bisa berdirikah rumah itu, bila pondasinya telah hancur .


Akupun hanya bisa berkata


"Beri aku waktu mas dan akupun memberi kanmu waktu mas ,untuk memikirkan segala yang telah terjadi ,dan bagai mana nanti tergantung pada kamu menyikapi masalah ini mas" .


Akupun segera berlalu ,terdengar di belakang ku mama mertuaku yang memaki dengan kasar nya dan meremehkan ku dengan segala perbandingan yang ia ketahui itu ,mendengar itu betapa hancur perasaan ku,ternyata pengabdian ku tak berarti apa-apa di mata mama mertuaku ,aku merasakan kesendirian dan kesepian ku ,tak punya kerabat ,teman dekat bagaimana aku akan bertahan aku tidak tahu , bahkan aku belum memikirkan di mana nanti aku akan tinggal setelah bekerja nanti .

__ADS_1


"kak ,pake uang ini dulu ,nanti bisa buat nginap di penginapan yang murah walau hanya bisa berapa hari Kakak bisa bertahan dulu dan memikirkan langkah apa yang akan kakak ambil nanti ,dan aku pun akan berusaha membantu kakak juga nanti ,aku mendoakan selalu yang terbaik buat kakak .ujar adik Fero


Aku yang melamun pun segera memandang nya tak pernah ku sangka dia yang selama ini cuek padaku ternyata orang pertama yang berfikir untuk membantuku.


Akupun terkaget mendengarnya,tapi segera kututupi dengan wajah tersenyum ku dan berkata,


"ah ternyata adik ipar ku sangat perhatian padaku ,kenapa aku baru menyadarinya ,kalo dari dulu mungkin aku bisa jadi teman yang baik buat kamu dek"dengan memandang nya aku pun berkata itu .


" gak ,aku gak mau jadi teman kamu aku mau ......


"Apa kamu bilang ,ah aku gak mau sama kamu !,Fero saja yang bilang gak akan khianati cintaku,tapi dia berdua dengan cewek lain bahkan berpegangan tangan sampai lupa sama istrinya tahu",ujarku dengan kaget pula mendengar yang keluar dari mulut ku itu .


"Itu mas Fero ,karna dia bodoh tidak bis membedakan mana berlian dan mana tembaga ,percaya pada ku aku akan setia padamu dan tidak akan melirik wanita lain walau dia menggodaku,kalau kamu mau dengan ku "ujar adik mas Fero.


"nama kamu siapa ,kmu belum kasih tahu nama kmu tapi sudah melamar ku ,padahal kamu selalu meng hindar dariku aku tak percaya cinta kamu ,dan saat dulu kenalan kmu hanya bilang adik mas Fero juga kan jangan-jangan kamu juga cuma mau mainin perasaanku ". ujarku walau ku tahu namanya sih kan setiap hari aku juga cuciin sragam dan baju nya ,jadi aku tahu sebenar nya namanya hanya ingin akrap saja aku gak tega juga cuekin adik mas fero ini.

__ADS_1


" kenalkan Aku farel ,Aku akan menjadi laki-laki yang bisa diandalkan kmu suatu saat nanti Alisa , tunggulah aku ,enam tahun lagi aku akan menggantikan posisinya mas Fero yang dengan bodoh menyakiti perasaan mu ,aku yang akan membahagiakan mu , ujarnya dengan mantap nya .


Aku yang mendengar semua itupun hanya bisa tersenyum dan tidak menyangka kalau di balik diam dan dingin nya, dia memendam perasaan yang terlarang itu,aku gak tahu kenapa bisa dia suka padaku bahkan segitu berharap nya dia padaku padahal aku tak punya kelebihan menurut ku bahkan aku sangat banyak kekurangan nya .


"Kalo memang kamu mencintai ku berusahalah jadi orang yang sukses nanti ,bisa membela dan menjaga istri mu agar gak di maki dan ditindas orangtua maupun mertuamu ,kutunggu kedatangan mu ,walau nanti aku gak bisa jadi istri mu itu akan memberi hasil yang baik buat kamu ,karna nanti 6tahun lagi rasa itupun akan hilang bila kamu melihatku nanti aku sudah tidak seperti ini lagi dan akan ada wanita yang lebih baik dan pantas buat kamu nanti"akupun berkata dengan penuh ketulusan padanya .


Kulihat dia hanya menggeleng dan pergi dari depanku ,akupun mengucapkan terimakasih padanya atas uang itu,aku tak mungkin mengembalikan padanya karna ini adalah ketulusan dari nya,dan dengan menerima nya mungkin lebih melegakan baginya karna bagi orang yang mencintai bila dia di butuhkan akan sangat senang kan ,ah biarlah aku menikmati nya toh aku gak minta juga kan .


Lagian setelah kupikir menolak nya hanya akan membuat dia merasa tak dihargai,dan menerima nya adalah jalan yang terbaik menurutku , sebenarnya walau pun aku pergi aku masih membawa ATM dan disana juga ada tabungan ku dan mas Fero walau tak seberapa bisa untuk ku bertahan sebelum aku gajian ,aku sudah tidak akan ragu menggunakan uang ini ,ini hakku karna memang mas Fero memberikan nya padaku, biar lah aku egois kali ini ,dan aku akan menjadi istri yang royal kali ini biarlah .


Aku pun segera tersadar dari lamunanku ,aku harus segera ke kantor baruku ,walau dekat kalo aku bengong disini aku akan telat nanti ,aku pun segera menyetop taksi aku gak mungkin naik bus karna dah siang dan bisa telat nanti aku datang nya ,padahal ini hari pertama aku di terima dan masuk di kantor baru itu .


Aku pun berlari menuju pintu masuk kantor ,tapi sebelum kuinjakkan kakiku disana aku sudah di stop dengan scurity di sana ,dia bilang aku dilarang masuk ,di sini khusus untuk kariawan bukan orang asing yang tak ada kepentingan .


Aku pun bingung bagai mana caraku bisa masuk ,bahkan akupun tak punya tanda pengenal untuk mengeklaim kalo aku adalah kariawan di sini .

__ADS_1


Aku pun lelah ,sudah kukatakan semua nya tapi mereka melihat tampilan ku tidak bisa menerimanya bahkan mereka mengusir ku dari kantor itu ,katanya aku hanya orang gila yang ngaku -ngaku jadi kariawan disini .


__ADS_2