
Setelah Lenan tak terlihat Alisa pun segera mengajak putra nya untuk pulang,tapi Rendra ada urusan jadi diapun segera meminta izin untuk pergi menemui teman nya ,ya walaupun Alisa tak tahu siapa yang akan ditemui putranya dia hanya bisa mengiyakan. setelah mencapai kesepakatan ,Alisa pun segera melajukan mobil nya ke arah rumah.
Setelah satu jam perjalanan akhirnya sampai juga ,saat ini Alisa memang masih dalam liburan dia diberi cuti untuk urusan yang spesial untuk nya ini ,dengan malas diapun segera menuju rumah pikiran nya hanya satu dia ingin segera tidur ,ya walaupun dia merasa kan kesepian setelah beberapa hari ada teman yang selalu menemani ,mengerti, mendampinginya , sekarang hanya tinggal dia sendirian disini .
Tapi belum sempat ia masuk , asisten rumah nya berlari menemui nya ,dia segera mengatakan kalau ada tamu yang menunggu nya di dalam ,Alisa yang memang tak ada janji pun segera ingin tahu penasaran dalam hati juga ,karena dia tak pernah bertemu seseorang dirumah apa lagi urusan bisnis dia tak pernah suka kalau rumah dijadikan tempat pertemuan untuk bisnis ,kecuali kalau ada pesta atau acara yang memang baik nya di laksanakan dirumah .
Alisa segera mendatangi orang itu ,semakin dekat dia semakin penasaran ,tapi saat melihat orang itu dari samping dia segera tahu siapa dia ,dia takkan pernah melupakan apa lagi salah mengenali orang ini ,dia sangat kenal dan sangat paham betul pada orang ini bahkan semua yang ada di dia dia sudah hafal termasuk kriteria ,orang gimana dia .
"Mas buat apa kamu datang kemari , kamu sudah tak punya urusan disini ,jadi pergilah sebelum aku memanggil sekuriti untuk menyeret kamu keluar dari sini ".ujar Alisa yang dengan memencet ponsel nya tak main ain dengan kata -kata nya .
Laki -laki itupun dengan cepat berdiri dan tanpa sepengetahuan Alisa segera menyita ponsel wanita itu .
__ADS_1
"Aku hanya ingin menemui mu dan putra kita ,dan tak bisa kah kamu memberiku kesempatan satu kali saja ,aku takkan pernah berbuat kesalahan yang sama ,aku masih mencintai mu dan anak kita juga memerlukan ku Alisa kamu jangan egois hanya mementingkan dirimu saja .ujar laki -laki di depan nya .
"Oh aku egois ,ya kalau memang kamu barusadar baiklah aku terima ,aku memang egois dan keegoisan ku ini kamu harus menerimanya ,bukan kah aku sudah mengatakan saat perpisahan terakhir kita ,anggap saja aku tak pernah punya anak dengan mu Fero ,dan asal kamu tahu kami sudah bahagia tanpa kamu,dan satu yang harus kamu ingat kami tak membutuhkan kehadiran mu Fero ,cukup kamu sampai disini masuk dalam kehidupan ku lagi ,urus saja istri Kamu itu ,kami bisa hidup bahagia tanpa mu dia yang harus nya kamu pikirkan ,dia yang mem..".,suara Alisa terputus.
Tapi belum sempat Alisa menyelesaikan kata -kata nya dia sudah di kaget kan dengan Fero yang mendorong hampir memeluk nya ,Alisa pun dengan cepat lincah segera mundur dan mundur sampai mentok tembok dia gak bisa mundur lagi ,Fero pun tak menyia nyia kan kesempatan itu ,dia segera mengukung Alisa dengan kedua tangan nya yang kokoh ,wajah wanita itupun seketika terlihat kaget dan bahkan tak bisa bersuara mukanya segera memerah malu ,takut bercampur jadi satu ,dan hatinyapun tak karuan ,sementara itu laki -laki di depan nya itu pun terlihat ganas dan penuh kerinduan menatap Alisa bagaikan harimau yang kelaparan ingin menerkam mangsanya .
"Jangan main -main kamu fero , kamu harus tahu batas kamu ."ujar Alisa dengan gugup sambil memaling kan muka nya .
Alisa yang mendengar pun memandang wajah laki -laki itu ,seketika rasa sakit yang menyeruak datang memenuhi ulu hati nya,rasa nyeri itupun memunculkan isak tangis yang menyiksa bagi yang mendengarnya .
" Fero kamu berkata itu seolah kamu tak pernah memikirkan dampak nya ,dan pernah kah kamu memikirkan konsekuensi nya , dan apa benar janji kamu ,kamu akan menuruti keinginan ku ,Apa kamu memang hanya berkata omong kosong seperti yang lalu dan nanti akan dengan mudah kamu mengingkari nya.ujar Alisa yang masih dengan terisak dengan suara serak nya .
__ADS_1
Saat itulah Fero segera menegakkan tubuh nya wajah senang pun segera terpancar di wajah nya ,dia tak menyangka kalau Alisa akan semudah ini luluh dah bahkan berani untuk bisa memberinya kesempatan .
"apa pun itu aku akan menuruti semua yang kamu minta ,asal jangan kamu menyuruhku untuk menjauhi kalian ,itu suatu hal yang takkan pernah aku bisa kabulkan .ujar laki -laki itu dengan tegas tapi terlihat bahagia itu .
Alis yang gelagat Fero dan mendengar itu pun sedikit lega sejenak paling tidak bero tak berbuat nekat sekarang ini dia sudah takut kalau lelaki dari masalalu nya itu akan berbuat nekat bahkan dia sangat tahu laki -laki didepan nya ini segila apa ,betapa nekat nya dia bila menyangkut keinginan nya .
Alisa pun segera menyuruh Fero untuk duduk di sofa yang telah ada di ruang tamu itu ,Alisa pun segera berpamitan ke belakang dia pun segera membuang nafas lega sebelum menyuruh asisten rumah nya membuatkan minuman untuk tamu nya itu .
Alisa pun segera mengirimkan sebuah pesan,tak lama kemudian Alisa segera menuju ruang tamu setelah dia merasa sudah bisa menata hatinya ,diapun bertanya pada hatinya yang terdalam apa kah dia memang masih mencintai Fero , mengharapkan Fero berada disamping nya mendampinginya ,atau hanya lah rasa mendamba sesaat untuk tetap bersamanya dan bertahan dengan laki -laki yang telah mengecewakan nya itu , dia akui dahulu dia menjadi seorang yang sangat ia harapkan menuntunnya ke dalam kebahagiaan mahligai rumah tangganya .
Tapi setelah dipikir-pikir Alisa pun sadar diantara mereka ada Rendra yang memang membutuhkan sosok ayah kandung nya ,tak mungkin dia menjauhkan mereka berdua selama nya .dengan pikiran yang masih berkecamuk lagi didalam hatinya diapun segera melangkah kan kaki untuk kedepan menui Fero yang menunggu nya di ruang tamu saat ini .
__ADS_1