Harus Kah Ku Bertahan

Harus Kah Ku Bertahan
27.pulang


__ADS_3

Setelah mendengar perkataan Oma Hendra ,Alisa pun memutuskan untuk pulang dan memberikan kejutan buat suaminya ,dia pun berencana pulang kerumah sang suami tercinta setelah pulang kerja nanti.


Alisa yang baru saja keluar pun segera memesan ojek online sebagai solusi untuk mengantarkan nya pulang kerumah sang suami,dia pun mencoba memaafkan dan berusaha untuk membuka hati agar bisa menerima Fero lagi .


Dia telah memikirkan dengan matang ,dia harus berusaha memperbaiki keluarga kecil nya ,dia tak mau semua terlambat setelah apa yang ia lalui bersama Fero ,dan bahkan begitu banyak pengorbanan yang telah mereka lakukan ,Alisa pun tak menginginkan semua itu sia-sia.


Alisa pun belanja dulu sebelum sampai di rumah fero ia membelikan beberapa makanan dan buah dan bahan lainya yang disukai mama Fero ,dia sudah tahu dan apa yang disukai dan tidak disukai oleh keluarga suaminya .


Sampai di depan rumah terlihat rumah mas Fero sangat sepi ,Alisa pun segera mengetuk pintu itu dan menunggu orang yang didalam membukakan pintu , sebenarnya aku pun bisa masuk sendiri ,aku masih punya kunci pintu cadangan untuk masuk tapi ku rasa aku tak sopan untuk sekarang setelah Aku pergi dari rumah .


Setelah beberapa menit akhirnya mama pun membukakan pintu ,kulihat dengan terbelalak ,mama menahan sakit ,dengan memegangi perutnya .


"Mama kenapa ,apa yang terjadi dengan mama,"Alisa pun dengan suara yang khawatir memandang mama nya .


"Alisa akhirnya kamu pulang juga Sa,mama gak bisa ngapa ngapain tanpa kamu sa ,bahkan mama sakit pun tak ada yang merawat mama semua sibuk sendiri,hanya kamu yang selalu mau menuruti keinginan mama ,maaf kan mama ya sa ,dengan penuh penyesalan pun mama berkata itu.


"Ya ma , Alisa juga minta maaf sama mama juga , Sekarang yang penting mama periksa ke dokter,Alisa tak mau mama kenapa - napa nanti , ayo ma kita berangkat Alisa akan mengantarkan mama ."ujar ku dengan penuh perhatian juga.

__ADS_1


Tapi mama malah hanya berdiri di tempatnya ,tidak berkutik dan itupun membuatku merasa aneh ,ya aneh saja kalo sakit kan biasanya mama meminta ke dokter ,la kali ini kok dia malah bengong sih aku ajak ke dokter ,padahal dia terlihat menderita tadi.


"Ayo ma nanti kita bisa memanggil taksi di depan rumah ,"ujarku dengan lembut ke mama.


"Lis mama ..........


mama itu ........"perkataan mama pun terputus -putus membuat ku penasaran juga.


",kenapa ma ,apa yang mau mama katakan ,kalo soal uang mama gak usah khawatir aku ada ma ,ayo ma, aku gak mau nanti terjadi apa-apa pada mama ."ujarku penuh antusias dengan membujuk mama agar mama mau.


"Tapi Lis ......


Aku yang mendengar nya pun jadi tersenyum ,tak pernah kusangka aku bisa melihat wajah lucu mama seperti ini ,segera akupun mengajak mama masuk dan ku hidang kan makanan yang ku beli tadi kutata di meja dan menyuruh mama memakan nya dulu sebelum makan malam siap ,akupun dengan sigap juga segera tampil memasak makan malam di dapur yang sudah berapa hari ini tidak aku masuki .


Segera aku menyiapkan bumbu dan meracik nya setelah memotong semua bahan nya ,aku mau memasak hidangan yang di sukai oleh keluarga suamiku .


Gurame asam manis pun akhirnya selesai juga ,

__ADS_1


menyusul oseng kangkung yang terlihat segar dan nyami pun siap di meja ,masih ada tempe goreng dan udang krispi dan tak lupa sambal kesukaan mas Fero pun siap juga .


Saat itu lah terdengar pintu yang di buka ,akupun segera menyambut mas Fero yang telah pulang dengan senyuman terbaikku ,tapi saat tubuh orang itu terlihat ,ter nyata dia bukan orang yang aku harapkan ,dan aku tunggu kepulangan nya ,disini saat ini ,aku pun dengan kecewa juga memandang nya .


Mungkin wajah ku terlihat perubahan nya ,sehingga farel pun terlihat kaku juga melihat ku ,dan aku pun juga menjadi gak enak hati juga ,apa lagi bila teringat kemarin saat kejadian di cafe itu ,membuatku seakan sesak tak bisa ber nafas mengingatnya.


Saat rasa canggung menyelimuti kami ,saat itulah mama pun juga menyambut farel dengan gembira ,mama segera mengajak farel makan bersama ,dan bergabung dengan kita .


Aku yang melihat nya pun segera mengajak nya juga ,aku juga meminta nya segera bergabung dimeja makan yang sudah siap di depan mata ,tapi aku pun meminta izin untuk mandi dulu agar enak gak bau asap saat makan nanti ,mama pun menyuruh ku untuk cepat mandi nya agar bisa makan bersama dengan nya.


Aku pun melakukan kan mandi kilat seperti yang di katakan mama ,segera aku menuju ke meja makan dan kulihat mama dan farel pun belum memolai nya.


"lho ma kok belum makan sih , katanya mama lapar tadi ,kok malah cuma di lihatin masakan nya ma ,ayo dong ma cepet di makan nanti keburu dingin ma ", ujarku dengan penuh kelembutan .


"Iya Sa , mama mau makan bareng sama kamu ,mama kangen sama kamu ,mama baru ngerasa saat kamu pergi ,mama baru merasa betapa kamu dengan sempurna nya mengatur rumah ini,membuat nya bersih sendirian, padahal kmu tak pernah bekerja keras di sepanjang hidup kamu dengan orang tua kamu ,masak pun kamu baru belajar ,bahkan sendirian dari awal,dari belum bisa sama sekali , kamu pun berusaha untuk bisa ,hanya untuk menyenangkan kami terlebih mama ,padahal kamu tak pernah memasak bahkan di dapur pun kamu tak pernah memasukinya ,maafkan mama Sa ya ,mama keterlaluan sama kamu ,dan maaf kan mama karena mama, fero juga jadi seperti itu ,harus nya mama tahu betapa sakitnya perasaan kamu sebagai wanita ,tapi mama malah tidak tahu diri membuat mu lebih sakit dan sakit ,maaf Sa ,maafkan mama ya Sa ,tapi kamu harus tahu walau hanya 3Minggu mama serasa sudah 3tahun rasa nya tidak bersama kamu dirumah ini Sa".ujar mama dengan sedih nya .


"Sudah ma ,mama gak usah sedih ,Alisa sudah ada disini,bahkan farel pun juga disamping mama ,masih ada ma Fero juga kan ma ,mama gak sendiri ,sekarang mama harus makan yang banyak ,agar mama sehat dan tidak mudah sakit ,mama harus jaga kesehatan mama,jangan berfikiran yang macam -macam ma "ujarku Alisa dengan mengisi piring untuk mama mertua nya.

__ADS_1


Saat piring mama sudah aku isi dengan makanan selera mama ,akupun menaruh my didepan mama ,tentu saj setelah aku kasih sendok tidak lupa ya .


Tanpa ku kira Farel pun dengan menyodorkan piring nya memintaku untuk mengisinya ,aku pun terbelalak juga ,didepan mama dia berani berbuat itu ,tapi aku lihat respon mama yang asik menikmati masakan ku pun menjadi tenang juga ,segera aku ambil kan makanan yang di sukai farel ,aku pun juga tahu karena keluarga ini seleranya sama antara ibu dan anak nya ,jadi tak perlu waktu lama piring farel pun terisi juga ,dan akupun segera memberikan piring itu pada farel diapun memandangku dengan pandangan yang penuh arti yang membuatku tak enak hati juga ,karena aku disini sebagai kakak nya ,bukan cewek yang masih bebas,aku disini sudah menjadi istri dari kakak nya bukan cewek yang masih singgel .


__ADS_2