
Keluarga Lenan terlihat sangat pucat dan takut kalo disini nyonya yang mereka bawa akan meledak bagaikan bom nuklir dengan tegangan yang tinggi ,yang siap meledak kapan saja .
Mereka pun tak ayal melihat anak laki -laki yang berdiri dengan wajah cengengesan bak orang bodoh ditempat nya dan tak tahu apa yang akan ia hadapi itu .nyonya mereka pun tak butuh waktu lama untuk sampai ke tempat anak itu ,bahkan dia pun dengan cepat sudah memegang rahang anak laki -laki itu dengan wajah yang melotot seakan ingin menakuti anak itu ,tapi putra Alisa masih menampakkan wajah yang sama tanpa ada terlihat wajah ketakutan disana .
Alisa yang melihat itu pun segera ingin menolong putra nya tapi tangan Lenan segera mencegah Alisa mengisyaratkan Alisa untuk tetap diam di tempat nya ,tergambar di wajah Alisa seolah dia tak terima putra nya di perlakukan seperti itu ,tapi Alisa pun menjadi terperanjat di tempat saat mendengar suara yang sangat membuat nya terhenyak tak percaya dan rasa ingin menolong pun berubah jadi rasa kesal bercampur gemas .
"Oke ,Oma ,apa sudah puas memandang wajah Rendra ,Rendra memang ganteng dan wajah Rendra enak di lihat gakbosenin tidak seperti mama ,tapi apa Oma gak lelah memegang Rendra dengan bersemangat gini .ujar Rendra dengan PD nya di depan semua orang.
__ADS_1
Semua orang tercengang melihat keberanian anak itu dan bahkan menyanjung setinggi langit dirinya sendiri di depan nyonya besar nya ,tapi mereka pun tak ada yang berani berkata bahkan papa Lenan dan Lenan pun tak ada yang berani mengomentari .
Pada saat itulah wanita yang yang Lenan panggil ibu itu segera merengkuh anak laki -laki di depan nya dan diapun membuat semua orang tak percaya akan kata -kata nya yang membuat semua orang terbelalak tak bisa mem percayai nya .
"Pa bagai mana kalo anak ini kita adopsi saja ,aku sangat menginginkan anak ini memanggilku mama ,lihat lah pa dia sangat gemesin deh dan lebih -lebih aku sangat senang dengan wajah nya yang ceria ,tidak seperti anak kita yang wajah nya selalu saja nyebelin gitu bahkan seperti ayam yang penyakitan ",ujar ibu Lenan dengan semangat .
"Ah ibu besan bisa saja ,coba deh kalau kalian tahu betapa nakal nya ni anak , rasa sayang pada anak ini pasti akan segera hilang berganti sesal, kalian akan menyesal kalo menjadi Kanya putra ,karena selama ini saya memimpikan nya memanggil saya kakek pun dia menolak bahkan malah memanggil saya papa ,persis malah seperti mama nya memanggil saya , dan dia memanggil mama nya dengan kakak,bukan kah itu saja sudah membuat jengkel orang yang dipanggil nya , padahal sejak kecil kami mengajar kan nya tidak begitu ."ujar ayah Alisa dengan tersenyum .
__ADS_1
Saat itulah mama Lenan terlihat lebih gemas dengan anak laki -laki Alisa itu,tapi di setiap tatapan dan tingkah nya dia sangat menyayangi anak ini bahkan itu sangat terlihat di semua tingkah laku nya , Rendra yang di perlakukan seperti itu pun merasa gerah juga dan semua orang yang berada disana malah tersenyum melihat itu dan bahkan ikut senang melihat kejadian di luar dugaan mereka sungguh mereka tidak menyangka akan itu, tapi perasaan tenang juga karena di beberapa waktu lalu mereka khawatir kali akan membuat negara mereka terkesan buruk Dimata keluarga Alisa yang berbeda negara hanya karena sikap urakan satu orang tapi sangat berpengaruh karena dia nyonya mereka ini ,tapi melihat itu sungguh melegakan.
Sementara Ayah dan ibu Alisa berharap ibu mertua Alisa bisa menerima putri mereka apa ada nya dan bisa menyayangi Alisa sepenuh hati tanpa syarat ,karena putri nya berhak bahagia ,dia sudah cukup menderita selama ini ,itulah harapan mama dan papa Alisa ,dia sudah melihat mereka dari atas sebelum turun tadi dan semakin dekat mereka senang bisa mendengar kalo ibu Lenan menyukai cucu nya karena bagai manapun Rendra juga tidak pantas untuk tak diakui disini ,lagian Rendra adalah anak yang baik dan berbakti dia tahu benar akan hal itu walaupun di balik kenakalan nya dia punya kebaikan itu ,papa Alisa sangat mengerti dan memahami cucu yang ia besarkan sudah seperti anak nya bersama istri nya itu.
Rendra cucu nya sudah terlihat dewasa di usia nya,dia sungguh dipaksa untuk dewasa agar bisa menerima keadaan Alisa ,dan diusia nya yang seharusnya masih manja dan seenak nya dia telah menjelma menjadi putra yang pandai membawa diri dan mengendalikan emosi diusia nya sungguh masih belia ,papa dan mama Alisa tak menyangka dia akan mempunyai cucu seperti Rendra ,dia sangat bersyukur dulu menuruti Alisa ,kalo dia tetap kukuh memaksa Alisa menggugurkan nya ,pasti dia tak akan pernah bisa merasakan punya anak dan cucu seperti Rendra ,sungguh beruntung Rendra bisa hadir di tengah keluarganya dan dia adalah obat bagi papa dan mama Alisa setelah lama tak merasakan memiliki anak apa lagi putra ,selain karena Alisa yang dipenuhi kesibukan nya sendiri itu membuat nya seperti tak mempunyai putri dan Rendra lah pelipur mereka dan mereka sangat menyayangi nya .
Harapan mereka ,semoga besok acaranya berjalan lancar ,dan di beri kemantapan untuk melanjutkan kejenjang pernikahan , hidup bahagia dan langgeng sampai maut memisahkan nanti nya.
__ADS_1