Harus Kah Ku Bertahan

Harus Kah Ku Bertahan
64.Pertemuan diruma sakit


__ADS_3

Sebuah mobil pun melaju mereka yang cepat Alisa yang mendapatkan telepon dari rumahsakit pun menjadi panik dan cepat pergi untung saat itu Lenan ada disamping nya ,dia bisa membuat Alisa tenang dan berfikiran jernih setelah mendengar putranya di rumah sakit karena kecelakaan .


Alisa sungguh tak menyangka kalau putranya akan mengalami nya karena baru tadi pagi dia bercanda dengan nya ,tanpa membuang waktu dia dan Lenan pun meninggalkan rumah nya menuju ke rumah sakit secepat yang mereka bisa .


Setelah berselang beberapa waktu akhirnya keduanya tiba , Alisa pun segera mencari ruangan putranya dengan panik Lenan yang ikut disamping nya pun juga tidak bisa membuat nya tenang karena pikiran Alisa yang telah kacau dan sangat khawatir semenjak tadi .saat itulah tak sengaja dia menabrak seorang wanita yang mendorong kursi roda di depan nya ,Alisa yang tak hati-hati pun sefera meminta maaf karena kecerobohan nya.


"Maafkan saya buk saya terburu -buru dan ceroboh sehingga menabrak ibu .ujar Alisa dengan memohon .


Saat itulah mereka saling menatap dan melihat wajah masing -masing Alisa sungguh tidak percaya dengan orang yang ada di depan nya ini,apa yang terjadi kenapa dia sekarang seperti ini ,Alisa sungguh tidak percaya setelah sekian lama tidak bertemu dan bertegur sapa dia orang yang sempat mengisi hatinya ternyata menjadi seorang yang sangat lain bahkan sangat berbeda 180 drajat dari dirinya dahulu.

__ADS_1


"Alisa ,kamu juga di negara ini ,Ibu sudah mencari kemana -mana ,sangat lama mencarimu tapi aku takpernah bisa menemukan kamu ,kemana saja kamu dan keluarga kamu ,kami sungguh merindukan kalian tapi apa yang bisa kami perbuat lihatlah kami Lis ,kami sungguh berbeda dari beberapa tahun yang lalu ,lihatlah bahkan Hendra pun menjadi seperti ini dia hanya bisa menyebut namamu dan hanya kamu yang ia rindukan ."ujar Bu Rina dengan tak berdaya dengan menunjuk laki -laki yang tanpa respon di kursi roda nya .


Alisapun segera melihat laki -laki di kursi roda yang tak ber ekspresi itu,dia dengan tak percaya melihat dan jongkok melihat laki -laki didepan nya ini dia yang dulu gagah penuh pesona dan berkarisma sekarang kurus kering tak berdaya seolah pesonanya layu tak tersisa bahkan dia tak mengenalinya ,tapi saat dia larut dalam masalalu nya dia tak menyangka suara yang sudah lama ia rindukan dan ia kenal itu memanggil nya .


"ALISA ,Alisa aku merindukanmu" .diapun dengan cepat menyambar tangan Alisa yang ada di depan nya dan dia pun berusaha untuk memeluk nya sungguh dia sangat merindukan wanita ini ,dia sungguh tak bisa melupa kan nya ,Alisa yang selalu ia tunggu dan ia nantikan,tapi dia tak menyangka dan baru tersadar kalau ternyata kakinya tak bisa ia gerakkan ,dan diapun terjatuh dalam pelukan Alisa ,tapi sungguh dia tak menyangka kenapa dirinya bisa menjadi seperti sekarang ,apa yang terjadi ,sebenarnya kenapa seluruh tubuh nya menjadi kaku dan tak berdaya seperti ini .Hendra pun menangis di pelukan Alisa dia tak menyangka setelah sekian lama kenapa dia sungguh bagaikan sampah yang tak berguna saat bertemu dengan wanita pujaan hati nya ini ,diapun sadar apa yang terbaik buat wanita didepan nya ini , akhirnya diapun segera melihat ke yang lain disana ,dia pun melihat ibunya ,dan laki -laki disamping nya .


"mama ,ayo segera tolong aku bawa pergi dari sini ."ujar Hendra dengan terisak dan dia sungguh ingin kabur dalam mimpinya yang buruk ini .


Hendra pun mengangguk dan berusaha bangun tapi kesia-siaan yang ia dapat kan ,Alisa yang mau membantu pun ia tepis dia sungguh tak mau dibantu seolah orang tak berguna oleh wanita yang sangat ia cintai ini ,diapun menyuruh mama nya .

__ADS_1


"Ma tolong aku ma ,Alisa senang bisa jumpa dengan kamu ,semoga kamu bisa hidup bahagia kedepan nya bisa mendapatkan laki -laki yang baik dan bertanggung jawab selalu setia disamping kamu ,selalu bisa membuat mu bahagia ."ujar Hendra dengan penuh doa ,dan dengan dibantu Bu Rina untuk duduk di kursi rodanya .


Alisa pun hanya bisa mengangguk dengan menahan air mata nya yang hendak jatuh ,dia sungguh tersayat melihat keadaan laki -laki yang sempat mengisi hati nya walau sebentar ini , sementara itu Hendra dan bu Rina pun segera beranjak pergi dari sana .


Lenan yang diam saja pun menggenggam tangan tunangan nya itu untuk segera pergi dari sana karena Rendra pasti telah menunggu nya,Alisa pun segera sadar dan teringan tujuan nya datang ke rumah sakit ini,dia harus menunda terang hendra saatvini dia mencari anak nya putra nya Alisa jadi panik lagi , mereka pun segera mencari ke tempat informasi dan akhirnya menukan bocah yang dengan balutan gif di tangan nya sedang memberikan ekspresi nyengir di wajah nya itu. Alisa pun dengan gemas menipuk tangan anak itu.


"aduh sakit mi ,ini tangan patah ,pi tolong dong nih,istri nya aku bisa remuk nanti kalau dibeginikan apa mami dan papi mau punya putra cacat gak punya tangan " . ujar Rendra dengan manyun dan lucunya .


Alisa yang mendengarnya pun menjadi merah mukanya tapi seakan mau mengunyah putra didepan nya ini , sementara Lenan pun dengan malu juga memandang Alisa ,sungguh dia tak menyangka kalau anak itu masih bisa bercanda di keadaan nya yang buruk seperti itu .

__ADS_1


Sementara itu di kejauhan dia melihat sangatlah indah keluarga didepan nya ini ,sungguh ia juga menginginkan sosok orang tua seperti didepan nya dia yang sejak kecil tak pernah merasakan kehangatan keluarga pun hanya bisa memandangi itu dengan iri ,tapi wajah senang juga terpancar di wajah nya ,dia bahagia walaupun hanya bisa menyaksikan keluarga yang hangat dan sangat dekat .harapan nya suatu saat nanti dia juga bisa mempunyai nya dan bisa mencicipi keindahan nya harapan itu lah menjadi mimpinya saat ini,ya walaupun tak tahu kapan itu dan apakah itu bisa terwujud nanti .


__ADS_2