Harus Kah Ku Bertahan

Harus Kah Ku Bertahan
66.Sebuah janji yang terucap


__ADS_3

Sampai nya di rumah Alisa menyuruh Rendra segera masuk ke kamar untuk istirahat ,tapi belum sampai masuk mama Alisa telah menyambut mereka .


"Bagaimana kamu ini Rendra ,kenapa kamu bisa sampai seperti ini ,apa kamu ngantuk tadi ,lalu apa yang sakit ,".ujar mama Alisa dengan penuh kekhawatiran.


"Oma Rendra sehat aja lagi ,ini hanya luka kecil Rendra tu laki -laki dan laki -laki harus kuat kan ma .ujar anak yang di khawatir kan nya itu tanpa beban .


Tanpa berbicara lagi mama Alisa pun menggiring cucu laki -laki nya sampai ke kamar nya dengan muka yang cemas ,tapi setelah melihat wajah cucu nya yang cengengesan diapun menjadi tenang dan ikut masuk ke dalam kamar cucu nya itu .


Sementara itu di ruang tamu yang lenggang tinggal lah dua orang yang terdiam disana,Lenan pun menunggu Alisa ,berharap wanita yang berstatus tunangan nya ini memberikan kejelasan dan menerangkan siapa laki -laki di ruma sakit itu,sungguh walaupun hanya sebentar dia merasakan ada sesuatu yang menandakan bahwa mereka bukan lah hanya kenalan biasa,tapi untuk bertanya kepada Alisa dia sangat tak sanggup untuk saat ini ,diapun hanya bisa melihat Alisa dengan penuh pertanyaan di kepalanya .


"Lis apa ada yang mau kamu katakan padaku ,ato kamu ingin menerangkan semuanya yang tadi kamu temui ".ujar Lenan yang agak kaku dalam bertanya ,dia sungguh bingung bagai mana.. untuk memulai nya sebenar nya

__ADS_1


"Oh ya mas ,kamu mau tahu laki -laki yang di kursi roda tadi , kamu memang harus tahu semuanya dan kamu pun harus memikirkan lagi bila kamu mau ke jenjang pernikahan dengan ku ,tapi harus dari mana aku memulai nya ,cerita nya sangat panjang mas ,tapi yang jelas dulu dia adalah bos ku , orang yang mau menerima ku untuk bekerja di perusahaan nya padahal aku tak mendaftar dengan ijazah,dan kamu harus tahu mas aku dulu hanya lah anak kecil yang baru lulus SMA tanpa pengetahuan yang matang ,dan dia datang sebagai orang yang dengan mudah membantuku ,bahkan dia yang mencarikan ku tempat tinggal saat itu ,padahal dia belum pernah melihat apa lagi mengenalku .


"Oh jadi dia pangeran bertopeng mu ,apa di dalam hati mu masih ada dia ,apa kamu mencintai nya ,ujar Lenan dengan lirih dan ada nada berat yang mengiringi perkataan nya .


"Maaf mas ,aku tidak percaya dengan cinta setelah aku di kecewakan oleh cinta pertama ku ,tapi aku akui rasa nyaman itupun ada saat aku bersama dengan bosku saat itu .ujar Lisa yang jujur dengan yang ia pikirkan dulu tanpa mempedulikan perasaan laki -laki di depan nya itu.


Lenan yang mendengan perkataan Alisa yang depan pun merasa tenang tapi saat di akhir sungguh membuat nya cemburu, tapi dia tak bisa berbuat apa toh dia juga hanya bos nya kan ,paling tidak dia hanya laki -laki yang dekat dengan Alisa pikiran nya pun mencoba memberikan ketenangan dalam hati nya .


"mas ,aku mau bilang sesuatu ,kamu harus memperhitungkan semua ini ,kamu harus tahu kalo ...em......Alisa terdiam dengan suaranya yang mengambang .


"Ada apa kalo kamu mau memberitahuku dan itu penting segera lah katakan,jangan ragu semu harus kamu utarakan, aku tak mau kamu hanya memendam nya sendiri dan nanti malah akan mempengaruhi hubungan kita kedepan nya.

__ADS_1


"kamu harus tahu mas kalau di keluarga kami hanya memiliki satu keturunan dan aku telah memiliki Rendra ,jadi apa kamu yakin kalau akan melangsungkan perni......"


Alisa segera ditekan oleh sebuah benda yang empuk yang mendarat di bibir nya yang merah , sungguh ia tak menyangka perkataan nya kan di hentikan oleh laki laki -laki ini .


Jangan ngeres ya Lenan mengunakan jari telunjuk nya untuk meng hentikan kata-kata Alisa lho .


"sayang kamu harus tahu itu masalah mudah bagi kita ,kamu tahu kan bahkan banyak orang pasangan yang malah memang tak menginginkan anak di negara ku ,jadi kamu jangan memikirkan nya terlalu , lagian Rendra juga sudah aku anggap anak aku, aku takkan masalah bila kita tak punya ,karena ada Rendra itu sudah cukup membahagiakan bagiku, kamu lebih penting bagiku sayang daripada seorang anak aku bisa hidup tanpa seorang anak karena bagiku anak adalah sebuah pelengkap tapi aku tanpamu ,aku takkan bisa berdiri berpijak Lis ,aku tak bisa hidup tanpa kamu hatiku takkan utuh bila tak bersamamu ,kamu harus yakin, itu takkan jadi masalah kedepan nya sayang ".ujar Lenan dengan penuh keyakinan dan memeluk Alisa dalam dekapan nya .


Disana di ruang tamu itulah Lenan menjadi saksi janji nya ,dan Alisa pun juga merasakan kelegaan walau di dalam hati nya masihlah ada ke khawatiran kalau keluarga Lenan lah nanti yang tak akan bisa menerima ,karena dia tahu dan sangat tahu seorang anak adalah penerus bagi keluarga nantinya tapi untuk mengutarakan nya Alisa masih ragu dan dia hanya berharap kalau Lenan bisa memegang kata-katanya sampai saat itu tiba .


Sementara itu mama Alisa yang melihat kedekatan putrinya dan calon menantu nya itu menangis tertahan dia sungguh berharap kali ini Alisa akan mendapatkan kebahagian dan dia berharap Lenan adalah jodoh yang dikirimkan tuhan pada putrinya yang bisa menemani ,setia ,dan bahagia selalu dalam mengarungi bahtera rumahtangga dan menjalani kehidupan nya ,dia berharap yang terbaik buat putri nya ,sudah cukup putri nya menderita dia berhak bahagia ,dan kali ini ibu nya pun menaruh kebahagiaan putrinya itu di atas telapak tangan Lenan ,dia berharap laki -laki ini bisa mengemban tugas nya dengan penuh tanggung jawab dan memegang janjinya sampai akhir hayat nya nanti .

__ADS_1


__ADS_2