Harus Kah Ku Bertahan

Harus Kah Ku Bertahan
24.pertemuan tak terduga


__ADS_3

Disebuah restauran tepatnya private room sebuah restauran telah menunggu seorang laki -laki yang meminta pak Hendra untuk menemui nya ,tentu nya akupun juga ikut dalam pertemuan itu ,kerena aku yang bekerja menjadi sekertaris nya tepat nya asisten pribadi nya kalian tahu lah pekerjaan ku , termasuk jadi istri pura -pura nya ya ,hah banyak kan tugas nya tapi gaji juga lumayan sih pak bos termasuk loyal padaku.


"Alisa kamu ikut juga Akhirnya ,"dengan tersenyum laki-laki itu menyambut kedatangan kami .


Akupun terkaget juga pak Alan yang orang Prancis sekarang sudah bisa bahasa Indonesia dengan jelas ,walau logatnya masih ke Prancis san itu lebih enak di dengar dari pada saat di pesta ,dan mencengangkan lagi dia malah menyambut ku bukan nya pak Hendra,lucukan .


Akupun menjawab dengan anggukan dan tersenyum kepada nya ,tak kusangka pak Hendra pun Segera mendekati pak Alan dan langsung berbicara formal dengan nya ,aku pun baru bisa menebak kalo mereka adalah teman lama bukan hanya teman bisnis belaka.


Bagai mana ,apa kamu bisa mendapatkan info soal laki -laki itu , mereka pun dengan canggung berbicara serta memandangku ,aku pun sadar akan hal itu ,dengan meminta izin ke toilet aku pun keluar dari ruangan itu ,aku memilih toilet agak jauh saja ,karena agar mereka leluasa ,aku juga untuk mencari udara diluar .


Saat itulah dengan tak sengaja aku melihat kelurga kecilku disana ,ya tepat nya keluarga suamiku yang sedang makan bersama dengan wanita yang tentunya sangat aku kenal , mereka tampak manis disana akupun segera beranjak pergi sebelum mereka melihatku ,tapi belum sempat aku pergi jauh ,aku pun punya ide yang akan meng hiburku ,akupun Segera menyiapkan nya .


Tidak perlu lama,aku pun sudah siap dengan wajah yang telah dipoles tentu dengan cantik nya aku pun berjalan seolah hanya melewati meja mereka ,saat itulah aku sengaja menumpahkan minuman mereka dengan menyenggol gelas yang kebetulan ada di pinggir tempat untuk dijangkau dan seakan tersenggol oleh tas yang aku miliki .


Aku yang melihatnya pun puas dan segera aku pun melanjutkan drama pertama ku.


"waduh ...,mbc maaf mbc"

__ADS_1


Dengan kucoba dengan muka yang panik pun aku berakting dengan mengunakan tisu aku mau mengeringkan nya ,tapi karena aku pun berakting panik ,aku pun malah menumpahkan makanan di bajunya jadilah ribut di antara kami ,aku yang telah puas melakukan itu pun hanya menanggapi itu dengan tampang panik tapi dihati aku puas mengerjai nya.


Saat itulah ku dengar suara orang yang selama ini aku rindukan dan selama ini aku ingin dengar suara itu ,tapi entah suara itu tidak membuatku senang kali ini malah membuat ku sedih .


"Alisa ,kenapakamu disini ,dan dan apa yang kamu ke nakan sa,tapi kamu semakin cantik memakai nya sa ,ujar nya ."


Akupun tak menghiraukan pujian mas Fero yang garing itu , sekarang fokusku hanya pada wanita yang ada di samping mas Fero .


"maaf ya Ratu ,aku gak sengaja tas aku nyangkut tadi , jadi baju kamu ketumpahan dan basah deh ,tapi gak papa kan ,aku kira kamu bisa beli lagi lagian kamu kan dah kaya tinggal beli yang baru beres kan ",ujarku dengan jelas tapi dengan nada bersalah juga ,akting tapi ya.


"Kamu ,kmu sengaja ya Lis ,kamu me.....,"ratu yang mau marah pun mengurungkan niat nya saat aku di ajak mas Fero keluar dari sana .


"Alisa kemana saja kamu ,aku merindukan mu ,aku menunggu kepulangan kamu ,kenapa kamu belum ngabari aku ,belum puaskah kamu menenangkan diri kamu sayang ,aku sudah kangen sama kamu ,sama masakan kamu tahu Lis" .Fero pun seperti jujur mengatakan itu .


"kangen,kamu bilang kangen sama aku mas ,jadi kamu mau bilang apa soal cewek yang semeja dengan kamu itu mas ,bahkan kulihat mama juga suka pada Ratu mas kamu tinggal ceraikan aku mas silahkan kamu dengan Ratu sepuas kamu mas ,aku tidak akan mengganggu mu lagi .ujarku dengan jelas dan dingin walau dengan gigi yang gemeretak menahan semua ini.


"Lis ,aku mohon dengerin aku Lis ,aku sama dia itu ..."

__ADS_1


Belum sempatperkataan mas Fero selesai Ter nyata sudah ada mama yang menyahut nya.


"Alisa ,kamu harus nya sadar diri dan bisa menerima ratu ,lagian dia juga hanya selingkuhan Fero ,dia bisa membantu perekonomian keluarga kita ,dan kamupun juga akan enak, uang dapat jatah banyak dan kamu kan hanya berbagi Fero ,apa susah nya Alisa,kamu harus sadar walau kamu bekerja sepanjang hidup mu , kamu pun tidak akan bisa menyaingi kekayaan ratu ,dan jalan satu- satunya ,dan yang terbaik kamu menerimanya".ujar mama mertuaku.


Akupun menahan sakit yang dalam di lubuk hatiku ,kurasakan sesak yang sangat saat mendengar


perkataan mama mertuaku,aku tak menyangka keluarga seperti ini yang selama ini bersamaku ,akupun menahan sesak ku ,yang menambah luka hatiku .


"Mas ceraikan aku mas ,silahkan kamu melanjutkan kisah mu dengan nya ,nikahi dia mas ,aku rela mas ,daripada kamu dan dia ber zina itu tidak baik Dimata agama manapun dan mungkin ini juga lebih baik buat kita "ujarku dengan kucoba menahan air mata yang sudah dipelupuk mataku .


"Alisa sadar kah kamu meminta cerai dariku ,aku tidak bisa hidup tanpamu Al,gak bisakah kamu menerima ku dan dia ,aku sangat mencintaimu sayang tapi aku juga membutuhkan dia,gak bisakah kamu menutup mata dengan hubungan kami dan tetap lah disampingku sa ".ujar Fero memohon .


Tapi mendengar permohonan itu malah membuatku semakin jijik dan sakit bagai diiris iris kulit tubuhku ,tangis yang aku bendungpun tak bisa kutahan lagi ,air mata itu pun mengalir membasahi kedua pipiku .


"maaf mas istri mana yang tidak sakit hati mendengarnya mas ,melihat suami nya selingkuh ,mendengar kamu memanfaatkan wanita untuk kenyamanan kamu ,sungguh pecundang kamu mas ,kamu laki-laki mas harus nya kamu malu karena kami itu bukan lah mainan mas yang tak punya hati , kami bukan lah boneka mas yang tak bisa merasakan ,dan satu yang harus kamu ingat mas kalo kamu menganggap kami ini mainan


yang dengan enak nya mas mainin dan mas manfaatin ,kamu harus ingat mas , kamu sadar mas laki -lak sejati tak seharusnya bermain dengan Barbie mas hanya banci yang memainkan nya mas" .ujarku dengan suara serak yang tak bisa aku kendalikan lagi .

__ADS_1


Aku segera pergi dari sana ,tak ku hiraukan lagi mas Fero dan ibu nya disana ,akupun segera menyetop taksi dan pulang ,aku tak bisa lagi berada disana melihat penghianatan dan betapa pecundang nya dia membuat hatiku tak bisa menahan nya lagi ,dan aku pun tak tahu kenapa akhir-akhir ini aku sering tak bisa mengendalikan diriku.


Saat itulah suara ponselku berbunyi ,kulihat pesan dari pak Hendra masuk ,akupun barusadar kalau tadi aku kesana dengan dia akupun segera putar arah dan kembali kesana ,aku harap Fero sudah kembali dari sana ,aku tak mau urusan pekerjaan ku pun jadi runyam juga karena dia .


__ADS_2