Harus Kah Ku Bertahan

Harus Kah Ku Bertahan
8.ratu drama 2


__ADS_3

Fero yang mendengan keluhan mama pun segera memandangku ,aku yang dipandangnya pun hanya duduk dengan santai nya disebelah nya ,aku penasaran dengan apa yang akan ia laku kan kali ini ,aku sangat menantikan itu ,menantikan suami tercintaku itu menyelesaikan permasalahan ini.


"Alisa bagaimana kamu melakukan semua ini? ,bagai mana kamu mengatur uang itu?,ujar mas Fero .


"Maaf mas aku ........."


Belum sempat aku menghabiskan semua yang ingin ku ucapkan mama memotong perkataan ku ,aku yang masih dalam kondisi ku ,masih melongo seperti sapi ompong yang kehilangan makanannya.


"Ini ni fer,dia gak amanah kan? masa dia memegang banyak uang tidak memasak yang beraneka ragam ,mama kan sudah tua fer ,mama juga mau makan masakan yang ber aneka dihari -hari tua mama ini ,apa salah mama meminta itu fer?,lagian gaji kamu kan diberikan sama dia semua kan ?...,Apa salah nya sih mengabulkan permintaan mama ,lagian itu kan uang kamu bukan uang hasil dia kerja kan fer?..,ujar mama Fero .


"Ma maafin fero ,tapi mama harus tahu kalo ga jiku itu gak banyak ma ,dan gaji itu pun aku bagi buat mama dan Alisa ,dan untuk Alisa uang yang ia pake untuk kebutuhan rumah ,apa mama gak malu sama Alisa bahkan aku gak bisa memberi uang khusus untuk memenuhi kebutuhan nya ma ,lihat lah Alisa "ujar Fero .


"Bahkan kamu gak ngaku berapa banyaknya uang yang kamu jatah untuk istri tercinta kamu itu,kamu mau sembunyikan itu ,ah Fero kamu memang sudah banyak berubah sekarang ,mama sudah gak kenal kamu lagi ,bahkan sekarang mungkin mama gak ada harga nya di kehidupan kamu, bahkan mungkin kalo mama mati pun mama gak akan kamu tangisi "ujar mama .


"ma Fero sayang sama mama ,bahkan Fero kalo bisa akan memberikan apapun yang mama minta ma ,Fero tetep Fero yang dulu ,anak mama ,dan tetep akan menjadi anak mama sampai kapan pun ma "lanjut mas Fero .

__ADS_1


Tapi mama yang gak mau mengerti dan merasa disalahkan pun langsung keluar meninggalkan kami di mobil ,mama yang marah tak menghiraukan apapun lagi bahkan mama tanpa menoleh lagi dan segera masuk rumah dan tak terlihat punggung nya .


***********####*********


Kami pun sibuk memilih apa saja yang akan kami beli disini hari ini , mas Fero pun mengajakku berkeliling dan memilih berbagai kebutuhan untuk stok kami .


Setelah semua dalam daftar habis aku pun segera menuju ke kasir untuk melakukan tugas kewajiban ku sebagai pembeli yang baik , tentunya untuk membayar semua belanjaku,gak mungkin kan aku tidak membayarnya .


Akhirnya selesai juga belanja hari ini ,kami pun segera membawa semua belanjaan itu dan menuju ke sebuah restoran yang kata mas Fero enak masakan nya disana,aku pun segera mengikuti nya ,aku pun penasaran akan cita rasa masakan yang dibicarakan mas Fero itu.


"Fero ,dimana kabar kamu ,aku kangen deh sama kamu ,"ujar wanita itu dan dengan mesra memeluk suamiku .


Aku pun tercengang melihat nya ,dia yang dulu dekat denganku kok malah menyapa suamiku ,ya walau pun temen satu jurusan dengan suamiku tapi hubungan dia lebih dekat denganku setelah aku merenungi nya ,Bahkan dia sangat jarang dulu berhubungan sama Fero kalo bukan karna sebagai perantara aku dan Fero seperti makcomblang gitu ,dia bagiku dan Fero.


Melihat mereka berpelukan seperti itu pun membuat ku risih juga aku yang gak enak pun berdehem ,untuk menyadarkan dua orang yang gak tahu tempat ini,bahkan disini ada aku yang sebagai istri Fero ,sungguh dia gak menganggap aku ada disini.

__ADS_1


"eh ,Alisa maaf aku gak lihat kamu ,kamu kok ........,sambil terputus putus dia berkata


sekarang .....kamu ....kok kaya gini sih ,aku sampai mengira kamu pembantu nya Fero lho ,berubah banyak kamu Al ,"suaranya yang terlihat perhatian tapi dengan jelas terkesan mengejekku .


"oh .ya gak papa memang kok aku gak terlihat kalo di tengah kalian ,aku pun segera undur diri dari sana ,entahlah kenapa aku minder sendiri disini aku bagai kan lumpur dan dia terlihat bagaikan mutiara yang berharga disana .


Melihat aku pergi ,ku berharap mas Fero mengikutiku dan segera mengejar ku tapi walau aku sudah berjalan sampai di parkiran ,aku tidak melihat suamiku bahkan setelah aku menunggu sekian lama tak bisa ku lihat batang hidung nya , aku yang berdiri disana pun mematung sampai dilihat banyak orang di sana .


Aku yang sudah bosan menunggu pun ku putuskan masuk lagi ,suara jantungku berdetak semakin cepat ,pandangan mataku mengunci sebuah bayangan jauh di depan ku , disana ku lihat wanita itu dan suamiku yang duduk di satu meja dan kulihat banyak pandangan yang mengarah kemereka ,kulihat dengan mata kepalaku sendiri wanita itu memegang tangan suamiku dengan mesranya ,suamiku pun tampak menikmati nya bahkan dengan senyum hangat nya terpancar diwajah nya ,aku yang melihat nya ingin mendamprat wanita murahan itu,tapi melihat semua pandangan yang terpana dan bisik bisik disana aku membatalkan aksiku ,aku sadar diri walau status aku istri nya aku hanya istri di abaikan disini dan aku pun gak mau menjadi tontonan disini .


pertemuan inipun membuatku sadar kalo cinta yang aku banggakan itu tak seindah bayangan dan cerita di filem ,dan cinta akan berubah seiring waktu ,tapi apa kah cintaku dengan mas Fero telah berubah ?.., segitu mudah nya kah dia berpaling pada nya?.…..,Apa dia sudah bosan padaku ?...,pikiran yang berkecamuk pun mengisi relung hatiku ,hati yang sakit itu seakan tertusuk dalam tapi tak mengeluarkan darah ,tapi rasa sesak nya sangat kurasakan bahkan tulang kupun seakan hancur .


Teringat dulu seorang Ratu yang selalu mengikuti aku ,dan akupun selalu berbuat baik bahkan aku selalu membelikan apa yang ia mau ,dulu Ratu wanita biasa,bahkan baju nya pun biasa berbeda dari sekarang dia terlihat elegan dan bercahaya ,sementara aku ,akupun melihat bayanganku ,akupun hanya bisa merutuki hidupku dan memandangi diriku dalam pantulan mobil dan akupun baru tersadar betapa mengerikan nya cara gaya ku berpakaian .


Ratu hebat kamu ,kamu yang dulu menyodorkan lelaki itu dan mencoba berbagai cara untuk bisa mendekatkan aku padanya tapi sekarang , sekarang setelah dia menjadi suamiku kamu dengan terang terangan mendekatinya di tempat umum bahkan di depan mataku sendiri bermesrahan dengan nya,dalam hati aku ingin mengumpat ,aku pun segera mengirimkan pesan untuk suamiku ,dan akupun memutuskan untuk mencari taksi untuk aku pulang ,aku gak mau menggangu mereka ,kubiarkan mereka karna walau aku menggangu mereka ,aku hanya akan dianggap Lalat yang tak berarti disana .

__ADS_1


__ADS_2