Harus Kah Ku Bertahan

Harus Kah Ku Bertahan
86.mengukir kenangan manis


__ADS_3

Melihat kesedihan dan air mata anak itu Alisa pun segera mengepalkan kedua tangan sampai kuku nya pun melukai tangan nya yang mulus itu ,dan suara nya yang bergetar pun keluar dari nya.


"Rendra kamu bukan lah anak seperti itu ,mereka yang rugi kalau mereka tidak mengakui kamu ,lagian kamu tidak perlu pengakuan mereka,itu takkan mengubah apa pun dalam hidup kita ,dan itu hanya akan membuat kamu tidak bahagia karena mereka ,lupakan mereka Rendra air mata mu terlalu berharga bila keluar hanya demi keluarga yang tak pantas kamu tangisi itu ,dan kamu harus tahu bahkan mereka pun tak berhak hanya menyentuhmu seujung kuku pun ,cukup kamu bersyukur ada Oma dan opa kamu, apa itu tak cukup Ren. kata Alisa .


Alisa pun masih dengan suara nya yang di tekan ,Rendra pun yang mendengar nya juga memandang mama nya itu ,dia pun seolah ingin mencerna semua itu ,tapi dia sebenarnya bukan sedih karena dirinya tak di akui tapi Rendra sedih karena ibu yang berjuang sendiri melahirkan nya tanpa suami dengan terang terangan diperlakukan tak manusia wi oleh wanita yang kasar yang ternyata nenek nya itu , dia sungguh ingin tahu kejadian apa sebenar nya dulu mengapa sampai ibu-ibu itu tak tahu kalau mama nya itu menantu dari keluarga nenek nya itu .


Tapi melihat respon mamanya yang malah marah dan membela dan menenangkan nya dia malah jadi tak tega ,karena bukan itu yang ia inginkan dia hanya ingin tahu seberapa parah hubungan mamanya dengan keluarga papa nya itu,dan apa kah masih ada hati sedikit saja untuk wanita yang tak lagi muda itu ,karena walau pun mama nya dingin sebenar nya dia sangat baik hati pada orang tapi saat melihat respon pada yang dibilang nenek nya itu Alisa sungguh berbeda dia bagikan memendam sesuatu yang sangatlah melukai nya Rendra pun merasakan semua itu .


"Sudah lah ,aku gak peduli lagian yang aku butuh kan mama , papa ,dan kakak bukan orang yang tak ada di sejak dulu di setiap hidup ku ,aku bisa hidup tanpa mereka tapi aku tidak bisa menjalani hidup dan semua ujian hidup ini kalau tak ada kakak dan mama papa .anak itu pun segera nyengir dan akan melanjutkan makan nya .


Saat itulah jitakan pun mendarat di kepala Rendra ,Rendra pun senang melihatnya walupun sakit dia tak papa asal mama nya itu bisa tersenyum lagi dalam hati pun dia berjanji ,dia tidak akan menggali tentang keluarga ayah nya itu lagi selama itu bisa membuat mama nya itu bisa melupakan kesedihan nya dulu karena dia sangat tahu kenangan itu sangat melukai Alisa bahkan bukan cuma ayah nya ternyata yang melukai wanita didepan nya itu tapi keluarga nya pun ikut andil dalam ketidak bahagiaan mama cantik nya ini .


Setelah sekian detik yang terasa lama keadaan tadi yang sedingin es itu pun akhirnya mencair ,Rendra dan Alisa pun segera kembali kemakanan yang mereka pesan tadi .


" ya kan ma ,ini jadi gak lezat deh sudah dingin kan ma ,ah mama sih jadi buat Rendra terlalu lama menganggur kan nya kan ,jadi gak sedap lagi kan ,ayo ma kita makan di tempat Rendra saja yok ,mama pasti suka deh nanti disana .


Alisa pun sebenarnya ingin menolak ajakan Rendra karena dengan tidak memakan makanan nya kan hanya melakukan pemborosan dan itu sangatlah tak disukai oleh Alisa karena di luaran pun banyak orang yang susah mendapatkan makannan sementara disini dia menyia-nyiakan makanan yang telah mereka pesan bahkan belum sadikit pun ia makan karena tadi dia langsung tak selera memakan nya,tapi karena melihat keadaan dan suasana hati tadi tak salah bila mereka pun mencari makan di tempat lain nya ,Rendra pun menyuruh mama nya untuk pergi dulu dia akan meqnyusul ke mobil setelah urusan nya beres .


Akhirnya mereka pun meninggalkan restoran itu,dengan Alisa yang terlebih dulu masuk ke mobil ,sementara Rendra menyusul nya dengan menenteng bungkusan di tangan nya .

__ADS_1


"apa yang kamu bawa ,katanya kita mau makan di tempat lain kok malah bawa bekal segala jangan jangan tempat yang kamu tuju kuburan lagi sehingga tak ada makanan di sana" .ujar Alisa dengan ngawur nya .


Rendra pun tersenyum mendengar nya diapun tanpa ingin menerangkan hanya duduk dan mengajak mama nya itu segera men jalan kan mobil untuk meninggalkan restauran itu .


Mereka pun segera menuju tempat yang Rendra tuju ,ter nya tatempat yang dikatakan Rendra adalah kedai makanan atau bisa disebut angkringan yang berada di pinggiran jalan tempat nya ,Alisa pun turun dengan canggung ,melihat itu Rendra pun tersenyum memandang nya .


"Ma apa mama gak bisa makan di tempat seperti ini ,kalau gak bisa ayo kita cari tempat yang lain . Rendra pun segera memberikan solusi untuk mereka .


Alisa pun menggeleng tapi respon nya pun terlihat sedikit aneh walu tidak ada penolakan dari mulut Alisa .saat itu datang lah 2 anak -anak kecil yang terlihat membantu berdagang di salah satu stan disana ,Rendra pun segera menghampiri dan menyapa mereka yang terlihat telah akrap dan Alisa pun melihat Rendra memberikan bingkisan yang ia bawa tadi,mereka terlihat senang dan bahkan segera membuka dan memakan dengan lahap bingkisan yang Rendra bawa tadi .


Melihat itu Alisa pun kaget tapi ada rasa senang juga di hati nya karena anak yang cuek itu ter nyata bisa juga berfikiran begitu,tidak hanya egois memikirkan dirinya sendiri .


Alisapun memandang dan tersenyum tapi diapun malah segera mencari tempat duduk lesehan dan segera memesan pecel lele di sana ,Rendra pun hanya tersenyum dan mengikuti mama nya itu.


"Kamu tahu Rendra kalian tidak pernah bersama bahkan belum pernah tapi kamu pun seleranya sama dengan papa kamu ".Alisa pun dengan tersenyum mengatakan nya .


Rendra pun jadi tahu arah mama nya itu katakan ,sungguh sebenarnya Rendra ingin menghindari mengingat keluarga papa nya itu,tapi dia tak menyangka kalau dengan kesini malah membuat mama nya itu mengingat masa lalu nya .


"Maaf ma ,aku gak tahu kalau orang itu juga suka tempat seperti ini ."sambil manyun diapun mengucapkan nya.

__ADS_1


Alisa segera beralih ke arah putra nya itu dan memandang nya dengan tersenyum .


"Rendra kamu tidak boleh membenci mereka bagaimanapun kamu ada juga karena dia ,dan mama pun dengan sepenuh hati juga sangat mencintai papa kamu yah walaupun itu dulu. asal kamu tahu sayang kamu adalah hal yang membahagiakan bagi mama dan papa kamu walupun kami tidak bisa bersama lagi Rendra . Alisa pun dengan tersenyum mengatakan nya .


Sat itulah pesanan mereka pun datang ,Alisa pun juga sudah memesankan putra nya itu juga .


"Ma kenapa mama juga tahu kesukaan Rendra ,apa papa juga menyukai nya ,sehingga mama memesan ini .ujar Rendra .


"oh .....ini mama yang suka dan itu juga karena papa kamu dulu menyukai nya dan mama jadi ikut menyukai nya ,apa kamu tidak suka kalau kamu tidak suka bisa kamu berikan seperti makanan yang tadi kita pesan direstauran tadi ,tapi itu kan sudah sisa nak kenapa kamu berikan pada mereka .ujar Alisa dengan penuh keingintahuan


Rendra yang mendengar nya pun membelalakan mata nya dia tak menyangka dengan jarak itu mama nya juga bisa memperhatikan nya padahal terlihat tadi kalau mama nya itu sangat cuek tadi .


"oh ...,itu ....,eh mungkin buat kita sisa ma ,tapi itu menjadi makanan yang lezat buat mereka apa lagi itu juga kita hanya sedikit memakan nya apa lagi punya mama malah belum sedikitpun di cicipi kan ,dari pada mubazhir kan ma lagian harganya juga gak murah kan kasian bila tidak di manfaatkan ,dan untuk makanan tenang ma aku semua suka kok makanan di tempat ini ,ya walupun. dibilang kampungan tapi entah lah lidah ku memang cocok dengan mereka .ujar Rendra dengan tertawa di sana .


Alisa pun memandang nya ,dalam hati pun ia berkata .


"lihat lah Fero putra kita yang tidak pernah kamu lihat dan kamu perhatikan ini ,bahkan dia yang tidak pernah kamu ajak berbicara pun bisa sama selera nya dengan kamu , sama kesukaan nya sama kamu yah satu yang kuharap semoga dia bisa setia pada pasangan nya nanti ,sikap yang tak setia itu smoga tak turun pada anak mu ini .kata Alisa dalam hati nya .


Mereka pun dengan gembira bahkan menambah menu yang lain saat malam itu ,memang Alisa akui kenangan masalalu nya yang pahit itu pun juga masih tersisa banyak kemanisan yang membuat nya bisa berbunga -bunga pula bila memikirkan nya ,ya memang bukan kah setiap ada pahit pasti ada manis ,dan di setiap kesedihan pasti ada kes enangan yang akan hadir dan menyertai nya ,ya seperti malam ini Alisa pun mengisi memori putra nya itu dengan makan berdua dan itupun akan menjadi kenangan yang manis buat mereka suatu saat nanti .

__ADS_1


__ADS_2