Harus Kah Ku Bertahan

Harus Kah Ku Bertahan
73.penyesalan yang datang terlambat


__ADS_3

Fero dan Ratu pun segera masuk ke mobil masing -masing ,Fero berjalan dibelakang mobil istri nya itu, dengan emosi diapun segera menghadang nya setelah sampai ke jalan yang agak jauh dari rumah Alisa .Suara rem yang di injak keras pun terdengar ,mobil Ratu pun dengan mendadak berhenti ,diapun segera keluar dari mobil nya sungguh ia tak menyangka kalau di jalan pun suaminya itu akan berbuat senekat ini pada nya .


"Mau apa kamu apa kamu tidak bisa menunggu sampai dirumah baru bicara .ucap ratu dengan bertolak pinggang dan marah .


Sementara itu laki -laki itupun menampar dengan keras pipi wanita itu .Fero sudah muak dan tak tahan dengan apa yang wanita didepan nya ini lakukan .


"gila kamu mas ,bahkan kamu sudah berani menampar aku sekarang ,hebat kamu mas ,sungguh kamu tidak menganggap ku sekarang setelah wanita itu datang lagi ,kamu dengan berani membuang ku seperti Samah yang tak guna ,dan bahkan kamu bahkan terang terangan sudah tak menghargai ku lagi ,hebat kamu mas ".ujar ratu dengan penuh emosi dan rasa benci pun terlihat dari wajah nya .

__ADS_1


Fero sangat tahu tabiat wanita didepan nya ini ,tapi sungguh ia tak menyangka kalau dia akan memata-matai kegiatan nya seperti ini ,rasa marah pun terpancar juga saat itu ,apa lagi melihat kelakuan istrinya yang dengan jelas menghina Alisa dan putra nya utu.


" Ratu hentikan kegilaan mu ,apa lagi yang kamu mau ,aku sudah menjadi suamimu kurang apa lagi hah aku bertanggung jawab pada mu, lihatlah aku bahkan aku sampai melepaskan wanita yang sangat berarti bagi ku hanya karena keegoisan kamu ,sadar kamu Ratu ."suara Fero pun bagai Guntur yang menggelegar .


Ratu yang mendengarnya pun seperti tersengat aliran listrik , sungguh ia tak menyangka kalau Fero menyalahkan dirinya padahal jelas diapun dulu melakukan semua itu tanpa paksaan dari nya .


Suasana panas disana pun membuat pikiran mereka semakin panas ,bahkan mereka seolah tak mempedulikan lagi harga diri mereka ,kendaraan yang lalu lalang pun tak mereka hiraukan ,bahkan pandangan orang yang melihat mereka pun tak membuat mereka berhenti dari pertengkaran mereka

__ADS_1


,mendengar ratu yang menghina nya laki -laki itupun tak mau kalah ,diapun dengan ringan nya menampar Ratu lagi yang sekarang berstatus menjadi istrinya itu .


"Harus nya aku yang menyesal ,kenapa dulu aku memilih batu kali yang tak berguna sementara sudah ada berlian di genggamanku ,kamu harus sadar kamu yang membuatku terjebak ,bahkan kamu membutakan ku dasar wanita pelacur ,kalau bukan kamu menggodaku aku telah hidup bahagia dengan Alisa dan putraku yang selama ini kami tunggu ,tapi karena kamu aku menjadi hidup tanpa mereka aku kehilangan mereka ,sadar kamu hah."Ardian pun masih dengan kata -kata yang menyakitkan menghujam ke wanita di depan nya itu .


"ha..ha....haa....."tawa ratu pun menggelegar diapun bagai orang gila yang tertawa dipinggir jalan .


"Sekarang kamu baru menyesal ,apa aku perlu membuat mu ingat bagai mana kamu menikmati nya dulu ,bahkan dengan mudah nya kamu mencampakkan Alisa dan beralih memilih ku,bahkan kamu jangan lupa bukan kah kamu juga sangat menik mati apa yang aku berikan bahkan kamu bisa sampai seperti sekarang juga tak luput dari bantuan ku Fero ,kalau kamu tak bersama ku dan memilihku kamu akan sama seperti Fero yang masih pegawai pabrik yang bergaji kecil ,ato malah pengangguran yang tak punya penghasilan karena memilih dipecat dari pabrik ".ujar ratu dengan sombongnya.

__ADS_1


Fero pun mengingat nya ,ia tak mungkin melupakan nya karena berawal dari ancaman Ratu yang memaksanya untuk menerima tawaran nya itulah semua penyesalan dalam kehidupan nya dimulai bahkan bayangan Alisa terakhir kali mengantar kepergian nya saat pertama kali ia pergi jauh dari nya pun terbayang dan saat itu dia tak menyangka kalau itu akan menjadi yang ter akhir baginya melihat Alisa mengantar nya dengan penuh kerinduan , penuh cinta dan kasih sayang saat ia pergi dan diapun juga mengingat saat Alisa memeluk nya dan seakan berat melepas nya,dan diapun masih tak mengira dan mempercayai nya, kenapa dia bisa jatuh dalam pelukan Ratu dan memujanya saat itu ,bahkan ia masih teringat jelas malam laknat yang membuatnya selalu berkubang dalam dosa karena mengulang dan mengulang perbuatan bejat nya dengan ratu ,bahkan diapun dengan berani juga mengajak selingkuhan nya itu ke rumah nya tanpa ia memikirkan Alisa yang menjadi istrinya ,yang ia tahu dia merasa tertantang dan nyaman dengan ratu saat itu ,dan itulah puncak nya yang ia kira Alisa takkan pulang ternyata dia malah pulang dan memergoki dirinya bermesraan berdua dengan ratu bahkan berada di kamar nya yang ia buat tidur dengan Alisa istri nya ,mengingat itu dipun merasa malu dan jijik akan apa yang ia telah lakukan tapi nasi telah menjadi bubur dia tak bisa merubah waktu ,apa lagi mengulang nya ,diapun segera meninggalkan Ratu di sana segera masuk ke mobil dan melaju tanpa mempedulikan Ratu yang masih menumpahkan kata -kata nya dengan penuh amarah yang tak terbendung ,semua itupun terlihat dari bicaranya yang menggebu tapi tajam seolah bisa merobek hati orang yang ia ajak bicara yang malah mirip berdebat itu.


__ADS_2