
Setelah melalui bertahun -tahun kehidupan nya ,akhirnya Alisa pun bisa menguasai dirinya sekarang, kalau itu 7atau 5tahun yang lalu pasti laki -laki yang telah menjadi mantan suaminya itu akan ia perlakukan lebih sadis dari saat ini ,tapi bertambahnya umur Alisa pun merasa kalau dia berbuat itu itu hanya akan mengotori tangan nya sendiri terlebih disisinya ada Rendra yang harus ia perhatikan perasaan nya ,Alisa pun sebenar nya milih berdamai dengan Fero dan membolehkan dia menemui putra semata wayang nya itu .tapi melihat keegoisan dan cara bicara yang memojokkan dirinya membuat hati Alisa tak bisa menahan tangan nya untuk memberikan cendramata buat laki -laki itu .
Sementara itu Rendra yang berjalan tepat dibelakang nya pun hanya diam tanpa mengatakan apapun tapi dalam hati dia sungguh tak menyangka kalau Om yang memohon dipanggil papa itu tidak menyusul mereka ,padahal kalau dalam drama pasti orang yang meminta pengakuan atau maaf dan bertengkar pasti akan mengikuti orang yang bersangkutan dan kalaupun harus bersujud, mereka pun akan sujut untuk meminta maaf ,dia sungguh tak menyangka kalau laki -laki itu menyerah dan memilih diam di sana tanpa memedulikan mama dan dirinya.
"Hah pantas saja mama tak pernah menginginkan kembali pada orang itu dasar laki -laki bodoh ,tak romantis tak bisa kah dia membujuk dan perlihatkan kegigihan nya sedikit saja ,aku sebagai laki -laki pun malu bila jadi putranya karena laki -laki itu seperti banci yang gampang menyerah." dalam hati iapun merutuki kekesalan nya pada laki -laki itu .
Alisa pun segera masuk ke mobil dan disusul Rendra yang masuk juga di sana,tanpa ia bisa tahan Alisa pun segera menumpahkan kekesalan dengan menangis sejadi- jadinya di dalam mobil itu ,bahkan ia sampai lupa kalau di sana ,masih ada Rendra putra nya yang memperhatikannya .
Setelah beberapa menit berlalu Rendra pun mengelus punggung mamanya itu dengan lembut .
"Ma hapus air mata mama ,cukup sudah mama bersedih karena laki -laki itu ,aku takkan pernah rela bila air mata mama mengalir terbuang percuma buat dia, dan hanya untuk laki -laki brengsek seperti dia aku sungguh tak rela ma ."ujar Rendra pedas tapi terlihat kesungguhan disana.
Alisa pun baru tersadar dari kesedihannya setelah orang disampingnya itu menenangkan diri nya dan mengutarakan pendapatnya itu.
__ADS_1
"Maaf Ren harus nya mama tak menumpahkan air mata mama di depan kamu ,apalagi hanya karena laki -laki itu ,tapi entah kenapa airmata ini selalu jatuh apa lagi bila berhadapan dengan papa kamu itu".ujar Alisa dengan mencoba menenangkan hatinya dan memberikan penjelasan pada Rendra.
Rendra yang mendengar itupun menjadi ikut sedih air matanya yang jarang keluar pun tanpa ia bisa tahan keluar dari pelupuk mata nya walaupun tidak deras itu membasahi pipi nya .
"Ma ,jangan begitu ,mama harus kuat bila berhadapan dengan orang itu dan keluarganya nya ,apa...?
jujur sama Rendra ma ,apa mama masih mencintai nya?...
Apa mama masih ingin kembali dengan laki -laki itu ,?...." tanya Rendra .
Alisa yang ditanya pun menatap putranya tapi dari hati terdalam nya merasakan perasaan nyeri yang membuat nya sesak di dada nya juga .
"Maaf Rendra bagaimana pun hubungan mama dan papa kamu ,kamu tahu sendiri ,Rendra maaf kan mama ya ,maaf Rendra mama tak bisa memberimu keluarga yang utuh ,maafkan mama Rendra, mama sudah tak bisa memiliki rasa cinta lagi untuk papa kandung kamu dan walu sedikit pun rasa itu telah hilang menguap entah kemana , maaf Rendra mama tak bisa membohongi hati mama dan apa lagi kamu, perasaan yang dulu sangat mencintai nya itu telah berganti dengan hanya rasa simpati karena mama tak mau menjauhkan kamu kepada papa kandung kamu ,tapi kalau mama boleh jujur sama kamu nak, sebenarnya mama tak akan pernah bisa merelakan kamu bila dekat dengannya sungguh mama takut kamu akan pergi dan berpaling memilih papa kamu ,tapi mama pun sadar kamu juga berhak tahu siapa ayah kamu dan mengenal nya ,terlebih kamu bukan anak kecil lagi sayang ,tapi kalau mama memikirkan nya sungguh mama tak rela Rendra siapa dia ,mama yang mengandung kamu ,melahirkan kamu apa dia pernah mengkhawatirkan kita , bahkan satu kali pun dia tak pernah ,dan kalu alasan nya tak bisa menemukan kita ,itu bukan lah alasan ,apa gunanya uangnya kalau dia mau sebenarnya dia bisa menemukan kita lebih cepat ,hanya dia saja yang tak pernah mencari dan tak mau tahu akan kita .dengan Isak tangis Alisa menceritakan nya bahkan dia pun masih meneruskan ceritanya itu .
__ADS_1
"Sekarang saat kamu sudah dewasa dia baru datang ,dan apa mama tak tahu apa rencana dia ,dia hanya ingin membawa kamu,mama tahu karena dia tak bisa memiliki putra dengan selingkuhan nya itu Rendra ,dan diapun baru mencari kita karena dia ingin kamu mau diajak ikut dengan papa kamu ,asal dia tahu mama bukan orang yang bisa melepaskan anak yang telah mama rawat dan di besarkan selama ini dengan susah payah ,mama tak bisa dan tak rela .ujar Alisa dengan berai -api dan ingin membakar itu.
Rendra yang mendengar itupun merasa trenyuh ,tapi kebiasaan jahil nya pun tak pernah bisa berubah ,diapun masih bercanda dalam keadaan seperti ini .
"Oh benarkah ma ,mama telah berjuang membesarkan aku ya .....?
ehh.....,bukan nya yang berjuang membesarkan aku itu Oma ,dan mama selalu saja sibuk belajar ,bahkan tak ada waktu untuk Rendra" ,ujar Rendra dengan mulut manyun nya .
Alisa yang mendengar itu pun segera mencubit anak laki -laki nya itu ,Rendra yang merasakan cubitan itu pun segera mengadu sakit dengan manja nya ,rasa senang, gemas dan malu juga terlihat dari wajah Alisa ,dia akui memang Rendra bukan lah dia yang membesarkan nya ,yang banyak turun tangan merawat nya adalah mama dan papa nya ,tapi dalam hati terdalamnya selalu ada perasaan sayang sebagai seorang ibu,dan itu selalu ada untuk putra nya itu ,walu dia akui rasa sayang itu sempat ia batasi karena wajah putra nya yang sangatlah mirip dengan laki -laki yang dulu ia cintai di masa lalu nya itu.
Alisa pun sadar sejak dulu ,kalau dia takkan pernah bisa melepaskan putra nya itu ,karena bagi nya putra nya adalah sumber semangat untuk nya ,dialah yang membuat nya ingin sukses ,dialah yang membuat nya ingin membuktikan pada papa nya dulu bahwa ia bisa seperti yang orang tua nya inginkan dan cita -cita kan, satu yang pasti Rendra lah yang selalu bisa membuat nya bangkit disaat ia lelah,putus asa dan tempuruk karena dia akui dia tak ingin nanti bila dia bertemu dengan Fero dia hanya dibilang numpang hidup walau pun itu pada orang tua nya ,dan dia juga ingin bisa memfasilitasi sendiri putra nya tanpa campur tangan kedua orang tuanya itu, Alisa ingin memberikan yang terbaik ,dan apapun yang di butuhkan Rendra putra satu-satunya dalam hidup nya ini, bahkan untuk menikah pun dia tak terpikirkan kalau bukan karena ada pria gila seperti Lenan yang membuat nya bisa menerimanya, bahkan Rendra pun mau menerima pria itu kalau pun Rendra menolak diapun juga akan menolak saat itu juga ,tapi diluar dugaan nya anak itu malah akrab dengan laki -laki itu ,itulah yang membuat dia bisa menerima nya .
"Lenan apa kabar kamu disana apa kamu sehat dan baik -baik saja kenapa aku jadi kepikiran laki -laki itu,apa aku merindukan nya ,ah apa ini normal .Alisa pun didalam hati bertanya -tanya tentang perasaan nya itu .
__ADS_1
Tanpa ia sadari senyum pun terlihat dari bibir merona nya itu ,Rendra pun menangkap senyum itu ,diapun dalam hati jadi tenang karena melihat mama kesayangan nya itu sudah bisa tersenyum lagi meski wanita itu tersenyum karena apa dia tak memikirkan nya.