Harus Kah Ku Bertahan

Harus Kah Ku Bertahan
44.Lanjutkan hidup


__ADS_3

Tiga belas tahun sudah waktu berlalu sejak kepulangan Alisa dari kota yang membuat nya merasakan kepahitan hidup rumah tangga yang tak pernah ia bayangkan itu, Alisa pun dengan tertatih -tatih mencoba menjalani segala cobaan itu ,walau dikatakan tidak mudah karena ada dukungan dari ke 2 orang tua nya dia bisa melalui nya dengan baik meski berat .


Alisa Sasmita gadis cantik dan mungil yang tetap cantik bagai anak dua puluhan diusianya yang sudah menginjak kepala tiga ,wanita cantik yang telah hancur hati nya itu menjadi seorang yang sangat berbeda,sifat nya yang dulu periang dan sangat ceria dan ramah itu menjadi berubah drastis ,bahkan orang yang mengenal nya merasakan semua itu apa lagi keluarga nya lebih bisa merasakan perbedaan itu .


Kedua orang tua nya pun juga bingung melihat jelas perubahan nya itu ,Sementara Fero mantan suami nya yang memohon selama ini pun selalu ia menolak nya dan banyak laki -laki yang mendekatinya pun ia tak pernah menggubris mereka,bahkan tak pernah ia mau mencoba berhubungan lagi dengan laki -laki ,yang ia pentingkan hanya pekerjaan nya , karirnya dan tentusaja putra semata wayangnya ,dia bagaikan batu bila didepan laki -laki selain putra dan papa nya.


Tiga belas tahun sudah ia menjalani kehidupan dan telah membawanya ke dalam kesuksesan ,berbagai bisnis pun telah ia geluti,dari Restauran,toko roti ,dan sekarang diapun juga membuktikan kalo dia bisa menjadi Dokter sesuai dengan cita-cita ke dua orang tua nya ,diapun merasa nyaman akan pekerjaan nya itu ,tapi kedua orang tua yang melihat kegilaan nya dalam berkarir menjadi murung karena mereka tahu dibalik itu anak nya itu hanya lari dan menimbun dirinya dari rasa yang telah membuat kecewa dan hancur dalam hidup nya dengan bekerja dan bekerja .


"Lisa sampai kapan kamu mau seperti ini ,apa kamu mau hidup sendiri an selama nya ,kenapa kamu tak pernah memperhitungkan laki -laki yang bisa membuat kamu bahagia dan mencoba mempercayai nya ,dan bisa membuatmu bahagia."ujar mama Alisa walaupun lembut tapi penuh kesedihan .


Alisa pun segera memandang mama nya dia tahu kekhawatiran mama dan papa nya ,tapi entah kenapa dari sekian banyak laki-laki yang mendekatinya tidak ada yang bisa membuat nya tergerak ,bahkan mereka semua hanya mengingatkan nya dengan Fero mantan suami nya .


"Aku baik -baik saja tenang saja ma ,lihatlah aku aku bahagia dengan keluarga kita ,bahkan lebih bahagia daripada saat aku bersama Fero ,lihat lah Alisa ma ,mama juga harus bahagia dan senang melihat Alisa,aku akan hidup bahagia selama nya ma ,mama tenang saja ."dengan penuh kemantapan dia bilang itu kepada mama nya .


Saat itulah seorang anak laki -laki yang memakai seragam putih biru datang , wajah nya pun sangat elok dan rupawan,dia yang baru turun dari tangga pun menyita kedua wanita yang sedang ngobrol itu dan menghampiri perbincangan mereka ,diapun tanpa bicara langsung duduk dan menyerobot roti Alisa yang ada di depan nya dan belum sempat ia makan itu.

__ADS_1


"Eh ,Rendra Raharja kamu gak sopan tahu itu roti milik mama ,kenapa kamu ambil ,milik kamu di sana tahu ,dasar anak kurang ajar kamu ,ujar Alisa pada anak nya yang telah tumbuh dewasa dan sudah beranjak remaja itu.


"Mama? , aku kan ambil punya kakak bukan punya mama kenapa kakak yang sewot sih,lagian kalo ini punya mama gak masalah tuh mama ,kakak aja yang sewot" ,ujar laki -laki itu tanpa menggubris dengan masih meneruskan Mengunyah sarapan nya .


Alisa pun melotot kepada laki-laki yang baru datang itu ,dia seakan ingin mengu nyah nya tanpa ampun dan menelannya .


"Kamu ,panggil aku mama ,dan dia mami ,aku bukan kakak kamu ,aku mama kamu yang melahirkan kamu ,kenapa sih kamu susah panggil aku mama ha ,"ujar Alisa yang tidak terima atas panggilan anak itu.


"gak lah mama aku ya ini (sambil memeluk Mama Alisa) ,kamu tu kakak aku ,aku gak mau punya mama yang mungil dan masih sangat muda nan dingin seperti mu , dikira aku nanti pacar kakak lagi ,lebih baik aku panggil kakak kan lebih enak deh ."ujar anak kurang ajar itu .


"Aku akan panggil mama kalo sudah ada papa di samping mama ,untuk sekarang kakak belum bisa aku panggil mama karena mama tidak akan menjadi mama tanpa ada nya papa ",ujar anak laki -laki itu dengan senyum lucu nya .


"Oke kalo mau kamu gitu panggil kakak sepuasnya ,karena mau bagi manapun juga kamu tu tetep anak aku ,bukan aku yang menolak kamu ya ,"ujar Alisa dengan mantap tapi rasa sedih juga ada disana .


Anak laki -laki itupun hanya tertawa tapi tidak ada yang tahu didalam tawanya dia menyimpan kepahitan yang tak pernah ia utarakan kepada semua orang di dekat nya ,walau pun dia tahu kakak yang harus nya ia panggil mama itu sangat mencintai nya dan keluarga ini juga tidak luput melimpahkan kasih sayang dan cinta mereka untuk nya .

__ADS_1


"Eh ngobrol apa nih Rame sekali sih sampai gak lihat papi datang ."ujar papa Alisa yang memang menyuruh memanggil papi setelah Rendra ada di keluarga ini.


Saat itulah semua berpaling dan menyambut laki -laki itu dengan masih tersenyum , sementara Rendra pun segera berpamitan untuk berangkat ,tidak lupa dia pun mencium tangan papi dan mami nya ,kecuali Alisa dia hanya bersalaman biasa dengan nya .


Alisa yang melihat itupun segera ingin menjitak kepala anak itu tapi dengan gesit laki -laki itu menghindar dan membut jitakan Alisa pun hanya menerjang angin .


Alisa pun hanya bisa melihat punggung anak itu ,dia tak menyangka anak yang ia lahir kan sudah sebesar itu ,dan wajah nya pun juga mengambil wajah kedua orangtuanya,untung saja tinggi nya tidak mungil seperti nya ,dia bersyukur anak itu mengikuti Fero ayah nya dalam tingginya ,tapi dalam hati dia berdoa dia akan menjadi laki-laki yang setia dan bertanggung jawab sampai akhir tidak seperti ayah nya .


Saat ia teringat Fero itulah hatinya sangat sakit kembali dan tersayat ,seolah luka lama yang dulu hampir kering terbuka kembali dan berdarah lagi .


"Lis lupakan masalalu dan lanjutkan hidup kamu ,mama tahu kamu teringat dengan laki -laki itu bila melihat Rendra,tapi kamu juga harus menerima kenyataan Lis ini sudah 13tahun masih banyak laki -laki yang baik di luar sana dan pantas mendapat kan cinta dari kamu."ujar mama dengan membelai lembut Alisa .


"Aku sayang ma sama anak itu ,aku tak pernah membencinya ,aku sangat tahu dia tidak salah disini tapi setelah sekian lama aku pergi bahkan jauh dari nya kenapa rasa sakit ini masih saja datang setiap aku melihat nya ."ujar Alisa dengan sedih nya.


"kalo memang pergi sampai luar negri tak bisa membuat kamu bisa menghapus kesedihan itu bahkan sudah bertahun -tahun, mungkin dengan kalian bersama kamu akan bisa mendapatkan obat itu ,tapi cobalah membuka hati kamu untuk laki laki lain Lis karena kamu bagai manapun harus memiliki pendamping hidup nantinya ,kalo kamu dulu punya adik pasti seperti ini rame sejak dulu ya Lis" .ujar mama Alisa mengalihkan pembicaraan .

__ADS_1


Alisa yang mendengarnya pun hanya bisa melihat mama nya tanpa komentar ,dia seolah larut dalam lamunan nya dan hanyut dalam lautan yang tiada dasar dalam sudut hati nya itu.


__ADS_2