
Di sebuah rumah yang terlihatlah laki -laki yang sedang membereskan perlengkapan yang harus ia bawa besok ,dia adalah Lenan yang dengan berat hati akan pulang ke negaranya selain karena urusan pekerjaan dia juga harus mempersiapkan semuanya ,setelah Alisa menerima dengan memberi keputusan untuk menerima Lenan sebagi suami ,orang tua Lenan langsung pulang sebelum sepekan habis ,mereka sangat gembira dan akan mempersiapkan pesta pernikahan lenan dengan meriah karena bagai mana pun Lenan adalah putra satu-satunya dari ibu lenan istri kedua ayah nya .dan dia adalah penerus dari keluarga ibunya,kakek Lenan telah menekankan itu ,ibunya terlahir semata wayang juga karena saat melahirkan nya Oma nya banyak kehilangan darah dan meninggal ,dengan penuh kasih sayang ayah dari ibunya yang Lenan sebut kakek membesarkan mama nya tanpa memiliki pendamping lagi ,diapun memimpin kerajaan bisnis nya tanpa sosok istri dan fokus nya hanya pada putri dan perusahaan nya , perusahaan nya pun berkembang dengan pesat seolah putri nya pembawa keberuntungan buat bisnis nya ,bukan kah keluarga yang hebat tidak kalah dengan keluarga ayah nya bukan .selain itu karena ibu Lenan menikah dengan ayah nya bagai pernikahan dua negara dan dua perusahaan, ya ibu Lenan berasal dari negara yang berbeda dengan ayah nya ,dan karena ayah nya mendapatkan ibunya perusahaan nya menjadi perusahaan yang terbesar dan merajai di berbagai negara .
Dia sebenarnya sangat ingin selalu disamping Alisa tapi diapun harus mengurus semua dulu ,dia tak mungkin lepas tanggung jawab,dia sudah lama main -main di hidup nya ,bahkan dia mengambil kelas kedokteran juga hanya karena ingin membuat keluarga nya tak mengatur hidupnya.
Tapi walaupun dia ikut kelas kedokteran dia tetaplah anak seorang pembisnis dan darah itu telah mengalir menjadi daging dan memenuhi tubuh nya jadi diapun dengan mudah bisa mempelajari seluk beluk ilmu bisnis dengan mudah dan menjalankan perusahaan itu dengan tanpa hambatan,mungkin bisa disebut bakat turunan juga bisa.
Lenan sangat bersyukur saat itu dia mengambil kelas kedokteran kalau tidak pasti dia takkan menemukan wanita malaikat yang menyinari hatinya ini ,ya Alisa adalah malaikat nya ,dia yang bisa mengubah Lenan dari Lenan yang tak pernah menganggap hidup itu dengan serius ,tapi saat mengejar Alisa di jadi mengerti dan memahami kalau hidup bukan hanya menghamburkan uang dan bermain saja ,disana ada hal yang harus ia perjuangkan ,ia jaga ,atau dia akan menyesali nya seumur hidup nya .
"Mas kamu sudah beres -beres nya ,ada yang bisa aku bantu ."ujar Alisa yang sudah berada di ambang pintu kamar laki -laki itu dan membukanya dengan lebar pintu itu tanpa masuk .
Lenan pun menoleh dan menghadirkan senyum terbaik nya .
"Sudah sayang ,semua sudah beres ,hanya kamu yang belum masuk koper ,kalo bisa aku akan membawamu kemanapun aku pergi ,ah ....kenapa aku membayangkan 2bulan disana saja sudah kangen sama kamu sayang ."ujar Lenan dengan memelas .
Alisa pun dengan tersenyum malu juga menyahut perkataan laki -laki yang sangat manja didepan nya ini .
__ADS_1
"Mas ,mang aku baju mau kamu masukin koper ,aku gak rela lah masa aku di koperin, sementara kamu duduk bersama cewek lain , awas ya mas walau kita belum menikah aku gak mau lho kalau kamu main selingkuh,gak ada maaf bagi ku kalau kamu menghianati kepercayaan ku .
Lenan pun dengan tersenyum sambil manggut-manggut melihat Alisa .
"Baik sayang ,aku kan setia sama kamu sampai akhir hidup aku ,dan asal kamu tahu hanya kamu yang bisa menggerakkan hatiku untuk mencintaimu,tak ada wanita lain disini selain kamu ,hanya kamu yang bisa memilikimu ,bahkan kalau kamu menolak ku lebih baik aku sendiri disisa hidup ku sayang ".ujar Lenan dengan memegang tangan Alisa dan mencium nya .
Alisa pun merasakan ketulusan Lenan itu ,dia menjadi lebih dan lebih yakin kalau laki -laki inilah yang memang ia butuhkan ,dan diapun juga merasakan kalau Lenan adalah yang ia butuhkan dalam hidup nya ,dia yakin kali ini.
Setelah pembicaraan itu Alisa pun meminta izin untuk ke kamarnya tentu saja setelah mengucapkan selamat malam pada tunangan nya itu ,diapun tak lupa menutup pintu yang dibuka tadi , saat ini inilah yang harus ia lakukan , bagaimanapun dia juga harus menjaga etika ,dia tahu batasan nya sebagai wanita terlebih seorang janda , Alisa pun tak ingin menerjang adab meski hanya biasa kalau ia masuk kamar laki -laki akan membuat fitnah walaupun dia tunangan nya ,dia belum suami nya ,dan dirumah nya ada mama ,papa ,Rendra bahkan pembantu yang hilir-mudik pun juga lewat di sana dengan membuka pintu dia berharap bisa mengantisipasi semua itu.
Di sebuah rumah yang lain
"okey terus beri aku info yang aku perlukan,aku akan mengaturnya nanti , kamu v hati hati ,jangan sampai kamu ketahuan dan menjadi bumerang untuk ku ,ujar laki -laki dari sebrang itu .
"Baik bos saya akan melakukan tugas dari bos dengan baik ,bos tenang saja .ujar yang lain menyahut bosnya .
__ADS_1
Sementara itu di sana sudah berdiri sejak tadi wanita yang memperhatikan suaminya itu ,yah ato bisa disebut partner ranjang saja ,karena selam ini dia merasakan kalau dia bukan sebagai seorang istri ,tapi hanya melengkapi rumah itu sebagai posisi seorang istri tidak lah lebih.
"Mas apa kamu gak bisa melupakan wanita itu ,dia sudah gak peduli sama kamu ,apa aku kurang cantik ,apa aku kurang sempurna apa yang kurang dari aku ,kita sudah lama bersama melebihi dia mendampingi mu,aku selalu ada disamping kamu ,bahkan aku rela berkorban semua nya demi kamu ,apa kamu gak bisa menganggap aku sebagai istri kamu seutuh nya , kita sudah lama bersama mas harus berapa tahun lagi aku menunggu mu untuk membuka hatimu , sebegitu dingin dan membeku kah hatimu sehingga sedikit pun kutak bisa mencair kan nya ."ujar wanita itu.
Laki -laki itupun memandang tajam wanita di depan nya itu .
"Bukan kah aku sudah mengatakan nya bertahun -tahun yang lalu ,aku bisa bersamamu di sampingmu ,menemanimu ,tapi untuk hatiku maaf aku tidak bisa menghapusnya bahkan semakin aku mencoba nama itu semakin dalam tergores dalam hati ku , bukan kah aku pernah mengatakan nya padamu ,dan kamu pun tahu aku tidak bisa dak tak kan pernah bisa melupakan nya ,bukan kah kalian sudah aku katakan bagikan sisi mata uang koin yang tak bisa terpisahkan ,aku bisa menerimamu karna dia dan aku juga bisa melepasnya karena kamu .tambah laki-laki itu.
"lalu kenapa kamu masih mengejarnya kalau kamu sudah melepas nya ,".ujar wanita itu sambil terisak .
"kamu diam lah ,semakin kamu menelisikku kamu akan semakin sakit dan sakit ,lebih baik kamu nikmati hidup kamu sebagai nyonya disini ,jangan banyak berfikir cukup bersenang senang lah ,itu lebih cocok buat kamu .ujar laki -laki itu dengan tajam nya tanpa memikirkan perasaan sakit hati wanita didepan nya yang terisak dan perih seolah tersayat kulitnya itu .
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
.
__ADS_1