
Pagi ini Hendra pun memutuskan untuk segera keluar dari rumasakit itu untuk pulang,diapun tidak akan meminta izin pada Alisa,karena dia tidak ingin bertemu dulu dengan Alisa, untuk saat ini dia ingin menenangkan diri dulu , diapun memilih nekat pulang tanpa persetujuan dokter nya , yaitu Alisa yang memang berstatus sebagai dokter pribadi nya saat ini ,dia tak memikirkan lagi waktu yang masih tersisa sebagai kesepakatan untuk nya kepada Alisa kemarin ,diapun hanya tersenyum mengingat perjuangan nya untuk mendapatkan tambahan waktu tapi akhirnya diapun melepaskan nya juga .
Hendra sadar saat ini diapun tak mungkin menjalankan aksinya untuk mendekati wanita yang sekarang telah bertunangan itu,dalam hati pun dia ingin memprotes kenapa jodoh nya seakan jauh dari nya ,dulu istrinya yang ia nikahi bukan karena cinta hanya karena memenuhi keinginan Oma nya dan diapun berusaha mencintai wanita itu ,tapi akhirnya hanya penghianatan yang ia dapat kan ,dan sekarang dia mencintai Alisa sepenuh hati nya ,ingin menjadikan nya istri seutuh nya tapi akhirnya diapun tak bisa memilikinya ,bahkan setelah bertahun -tahun cinta ini ia simpan dan nama nya yang ada di hati nya , apa begitu susah kah kau memberikan jodoh untuk ku ya tuhan .
Saat ia sibuk dalam lamunan nya itu ,diapun tak merasa telah berada di parkiran rumasakit dengan didorong oleh Rina sang ibu dengan kursi roda nya , diapun berharap bisa segera pergi karena dia tak ingin bertemu dengan Alisa saat ini ,paling tidak setelah dia bisamenenangkan diri dan hati nya bisa menerima kenyataan .
Saat itu dari arah berlawanan sebuah mobil pun melaju kearah Hendra,Hendra yang melihat nya pun merasakan ingin segera lari dari sana ,tapi apa daya diri nya saat ini ,kaki nya untuk berdiri punmasihlah belum bisa bertahan lama apa lagi untuk ber lari ,Hendra pun sadar dia tak kan bisa untuk saat ini .
Sementara itu Alisa pun dengan cepat turun dari mobilnya dia segera mendekati Hendra bahkan sebelum dia memarkirkan mobil nya dengan benar ,Alisa sungguh sangat terkejut setelah mendapatkan kabar dari perawat nya kalau Hendra sudah memutuskan untuk pulang berbeda seperti kemarin yang dengan ngotot untuk tetap ingin tinggal dirumhasakit bahkan sewa kamar satu bulan pun telah ia lakukan bila Alisa tidak melarang nya kemarin .
"Ada apa lagi kamu Hendra,apa lagi yang kamu inginkan ,kenapa kamu tiba-tiba keluar apa nanti kamu tidak akan menyesali semuanya , tawaran ku hanya itu besok takkan ada lagi .ujar Alisa dengan tegas dan terlihat kesungguhan nya.
__ADS_1
Hendra yang melihat itu pun menunduk dalam hati ia pun sangat sakit mendengarnya bukan karena perkataan Alisa yang melukai nya ,tapi yang menyakitkan adalah dia mungkin memang tak bisa bersama lagi dengan wanita di depan nya itu ,dan mungkin memang kali ini kali terakhir dia bisa bersama Alisa tanpa ada laki -laki lain didekat nya .
Melihat Hendra yang terlihat menunduk bahkan sedih Alisa pun segera mendekati laki -laki itu diapun berada tepat di depan nya .
"Hendra apa kamu tahu ,tuhan selalu membuat penyakit itu dengan penawar nya ,bahkan di dunia ini tidak ada penyakit yang tidak ada obat nya ,kamu harus percaya kamu bisa sembuh Hendra ,percaya padaku" .ujar Alisa dengan semangat seolah memberikan semangat nya pada Hendra yang ia pikirkan karena Hendra memiki penyakit nya itu .
Hendra yang mendengar itupun segera memandang Alisa ,diapun segera memandang wanita didepan nya itu ,degan pandangan yang sulit diartikan .Alisa pun yang dipandang juga bingung tapi diapun seolah menyelami laki -laki di depan nya yang sekarang adalah pasien nya itu .
Sungguh bila saat itu dia bisa berdiri dan sudah kuat kaki nya untuk menopang dia akan segera berdiri dan merengkuh wanita di depan nya dengan nekat ,dia takkan menghiraukan bila Alisa marah ,yang ia tahu dia akan melakukan nya karena dia takkan biasa memeluk wanita ini bila dia sudah menjadi milik laki -laki lain nanti nya .tapi diapun hanya lah orang yang lumpuh bisa apa dia bahkan berdiripun ia tak becus .
Sementara Alisa pun tak enak juga ,dia sangat tahu hati laki -laki didepan nya ini ,dia sangat memahami nya ,dia tahu setelah melihat betapa dia memikirkan nya sampai orang yang ia ingat hanya lah dia seorang ,sebagai wanita yang telah dewasa diapun sangat tahu betapa laki -laki ini menyimpan hati untuk nya,Alisa pun sangat sadar kali ini hati laki -laki didepan nya ini sedang terluka karena pertunangan nya , dia tahu pasti by Rina telah mengatakan semua nya pada Hendra tentang prihal diri nya .
__ADS_1
Alisa pun ingat kalau wanita itu pernah memintanya untuk menyembunyikan pertunangan nya itu ,dengamenangis dia pun meminta Alisa untuk menyembunyikan semua itu dari Hendra ,tapi Alia pun dengan tangis yang sama ,dia menolak semua itu,sungguh ia tak mau melukai hati laki -laki yang telah menolong nya tapi diapun tak bisa menyembunyikan pertunangan nya ,karena diapun sadar tinggal 2 bulan lagi dia akan melangsungkan pernikahan nya itu ,dan itu bukan lah waktu yang lama itu alsan nya dulu pada Bu Rina ,dia tak mungkin bisa menyembunyikan semua itu dia sangat sadar itu .
Dan mendengar laki -laki itu mengatakan semua itu diapun sadar kalau Bu Rina telah mengatakan apa yang ia ketahui,sesuai dengan janji nya karena dia yang mengatakan biar dia yang bilang pada Hendra ,Bu Rina yang akan mengatakan semua nya bila sudah ada waktu yang tepat untuk memberitahu Hendra ,Alisa pun juga heran pada hatinya ,kenapa kemarin Alisa yang tidak mau menyembunyikan semua itu, tapi saat laki -laki itu mengetahui pertunangan nya, kenapa Alisa juga merasakan nyeri dan sakit di ulu hati nya melihat laki -laki di depan nya mengucap kan doa untuk nya itu .
"Sadar Alisa kamu bukan lah wanita ABG labil ,kamu harus tahu diri dan sadar diri, kamu telah bertunangan bahkan pernikahan kamu pun sudah ada di depan mata , kamu harus nya tidak boleh ada hati untuk laki -laki lain selain tunangan kamu ,selain rasa untuk tunangan kamu kamu harus membuang nya ,sadar kah Alisa . Alisa yang terlihat goyah pun mencoba memantapkan hati nya ,dia sadar ini hanya lah godaan untuk hubungan nya .
"Al ,apa kamu tak mau menerima doa dari ku ,kenapa kamu diam saja ,bahkan kamu tak mengucapkan terima kasih buat semua itu ,padahal aku telah mengucapkan terimakasih ku padamu ,sombong sekali kamu Al .Hendra pun dengan bercan da mencoba memecah keheningan .
Alisa yang mendengar semua itu pun menjadi terbangun dari lamunan nya diapun dengan haru juga menangis menganggukkan kepalanya .
"Terima kasih pak Hendra ,eh Hendra ,terima kasih atas doa nya semoga kamu juga segera mengingat apa yang telah kamu lupakan dan cepat bisa berjalan lagi , bisa mendapatkan kebahagian dan didekatkan jodoh kamu ,makasih Hendra kamu selalu ada buatku ,dulu kamu selalu ada untukku saat aku membutuhkan orang di samping aku ".ujar Alisa dengan sungguh -sungguh dari lubuk hati nya .
__ADS_1
Alisa memang sangatlah merasa berutang Budi pada Hendra karena tanpa Hendra dia mungkin telah kehilangan arah dan mungkin dia takkan bisa hidup seperti ini atau mungkin dia sudah tidak ada di dunia ini lagi ,bahkan dia pun takkan tahu kalau ada Rendra dalam diri nya saat itu jika bukan Hendra yang membawanya kerumasakit bahkan laki -laki itu pun tanpa memperhatikan diri nya sendiri ,sungguh Alisa pun mengakui Hendra lah yang menyelamat kan dirinya dari keadaan yang sangat sulit baginya saat itu,Hendra adalah bagian terpenting juga dalam hidup nya ,ia tak memungkiri semua itu .