
Bangun tidur fikiran ku sudah tak karuan ,aku mencari tak si untuk kembali kerumah suamiku ,aku ingin memastikan kalo orang yang kulihat tadi malam bukan dia ,karna aku berharap suamiku sudah menjalani aktifitas pekerjaan nya di kota lain kemarin pagi , sesudah aku pergi meninggalkan rumah itu .
Aku beruntung karna kemarin malam aku di hitung lembur dan plus-plus,jadi aku diberi libur oleh bos ku hari ini,aku pun dengan senang memanfaatkan waktu liburku ,untuk menghilangkan keraguan ku.
Disinilah aku ,yang berada di taksi menuju rumah kediaman suamiku .
Hatiku pun tak tenang memikirkan nya , bagai mana kalo memang dia adalah Fero ,apa yang harus aku lakukan ,dan masih kah aku bisa bertahan di situasi ku nanti.
Tak sampai setengah jam aku sudah sampai di jalan komplek perumahan kami ,akupun segera masuk ke kompleks yang kami tinggali ,aku yang baru masuk pun terkejut saat pak satpam penjaga komplek menyapa ku.
Dia yang memang mengenal baik aku pun dengan ramah nya menyambut ku ,alangkah terkejutnya aku saat pak satpam bilang gak lihat aku keluar setelah semalam kok sekarang sudah di luarkomplek ,padahal kan aku baru pulang ,dan aku pun menanyakan juga kenapa kok dia tahu kalo aku sudah pulang ,dia pun menjawab juga sambil bercanda ,katanya aku berpelukan mesra, dengan mas Fero di dalam mobil tadi malam bahkan mobil mas fero pun masih di depan rumah kok mbc Alisa bisa lupa ,aku pun segera tersenyum dan menyembunyikan keterkejutan ku.
Aku pun langsung pamit pulang,karna kalo kelamaan nanti dicariin suami tercinta kataku,firasatku pun terbukti dan semakin jelas ,marah pun pasti tapi aku tak mau menjadi orang yang tak punya hargadiri nanti karna bila aku marah aku hanya akan menyebabkan aku gak bisa menguasai situasi ,jadi aku pun segera menata hatiku dan berjalan kerumah mas Fero yang tidak jauh dari pos keamanan komplek .
Akhirnya sampai juga aku di depan rumah,ah.....ternyata benar Pak satpam itu,di depan pekarangan memang terdapat mobil keluaran terbaru disini ,dan itu pun sudah menjadi bukti apa yang terjadi ,serta menambah bukti kalo semalam adalah dia,akupun segera membuka pintu rumah mas Fero ,aku memang selalu bawa kunci cadangan rumah ini,sereh pintu kubuka aku pun segera menuju ke kamar yang selama ini aku tempati dengan mas Fero .
Aku membukanya dengan hati yang berdebar -debar ,
__ADS_1
sebenarnya aku takut tapi dalam hati aku penasaran dengan apa yang ada di kamar kami sekarang ,apa mas Fero mengajak wanita ke dalam kamar kami ,ah aku sungguh penasaran dibalut rasa marah dan malu akan itu semua.
Dan dengan perlahan tapi pasti akupun membuka sedikit demi sedikit pintu itu alangkah terkejutnya aku ,saat aku melihat mas Fero yang sedang tersenyum mesra bermandi keringat dengan wanita lain ,wanita itu adalah wanita yang tadi malam aku lihat dia di pesta itu ,tanpa aku duga suaraku pun keluar dari mulutku .
"Fero ,kamu tega melakukan ini ,selingkuh di belakang aku ,dan sekarang bahkan berani kamu membawa dia kerumah bahkan menodai kamar kita ,terimakasih Fero karna kamu telah memberikan pengalaman yang sangat mengesankan ,aku akan segera pergi dari sini ,aku tak akan mengganggu kamu lagi Fero ."aku segera pergi dari kamar itu .
Aku tak mau menangisi lelaki bejat itu,walau hatikus sakit aku tak mau mengeluarkan air mata untuk nya ,akupun dengan tergesa keluar dari sana berharap pandangan yang menjijikkan itu hilang dari ingatan ku ,sebagai istri ,istri mana yang tak sakit bila dengan terang-terangan suaminya berselingkuh bahkan berani membawa selingkuhan nya pulang padahal di situ ada orang tuanya ,kecuali memang mama pun sudah membenarkan perselingkuhan ini ,ah....betapa menjijikkan keluarga ini ,hanya karna uang mereka bisa melakukan ini ,dalam hatiku yang kacau dan ketergesaanku dan tak sengaja aku pun menabrak mama mertuaku ,ku lihat dia yang Ter kapar karna aku,aku pun tersadar dan segera membantunya berdiri.
Belum sempat aku ber tanya apa mama baik -baik saja ,ada tangan yang merengkuhku ke dalam peluk kan nya ,aku yang terperanjat pun mencoba menenangkan diriku.
Aku yang mendengarnya pun merasa jijik dan muntah mutah ,setelah apa yang ia lakukan di kamar kami dia bilang cinta bisanya dia mengumbar kata itu ,lalu apa yang ia rasakan dengan perempuan itu ,akupun tersenyum sendiri membayang kan nya ,segera ku pegangi pelipis suamiku dan kurasakan kalo dia tidak demam ,dan dia pun juga sadar tidak mabok ,lalu apa yang ia katakan itu ,sungguh memuakkan dan sangat memalukan .
"Maaf mas aku gak bisa lagi disini ,Ter nyata waktu untuk menenangkan diri kmu gunakan sebaik -baik nya ,bahkan hanya dengan semalam kamu sudah mendapatkan ketenangan itu dan bahkan membawa pulang ketenangan itu sampai bisa menenangkan milikmu ,kurasa kamu tak perlu aku lagi mas,semoga kmu bisa bahagia dengan nya mas ."ujarku
Aku pun mencoba untuk terlihat biasa saja ,aku tak mau terlihat terluka dan menangis di depan nya ,aku akan terlihat biasa dan tak ada luka di wajahku ,karna tak pantas bagiku menangisi lelaki seperti dia .akupun segera beranjak pergi dari sana .
"Alisa mau kemana kamu ,aku mau kamu tetap disini Alisa ,kamu istriku dan kamu tak punya siapa-siapa disini ,bagai mana kamu akan hidup ,kamu gak bisa hidup tanpaku Alisa."ujar Fero dengan ketegasan nya.
__ADS_1
Tenang saja mas ,aku masih punya tangan dan kaki yang sehat ,aku bisa melakukan semua nya ,aku bisa hidup dengan tanganku sendiri ,gak usah kamu pedulikan aku ,aku takkan mengganggu mu lagi mas,akupun segera pergi dari sana karna semakin aku memikirkan nya rasa mual ku pun selalu bertambah dan bertambah,saat jarak kami sudah jauh , akhirnya aku pun tak bisa menahan nya lagi,segera ku keluarkan apa yang bisa aku keluar kan ,aku tak bisa menahan nya lagi.
Saat aku merasa tidak ada yang bisa aku keluarkan , aku pun berdiri dan ku langkahkan kaki ku menuju jalan untuk menunggu taksi ,saat itu lah ada seorang dengan motor nya yang berhenti di dekat ku.
"Kak ngapain kamu disini,kamu sakit kak ,kok muka kamu pucat sekali ,pulang kalo mau pulang kak ,aku juga kangen kok sama masakan kakak ,"ujar laki -laki itu.
Aku pun memandang nya ,aku yang tinggi nya hanya se telinga nya pun agak mendongak melihat nya .
"kamu dari mana saja rel ,aku sudah pulang kerumah tadi kok rel,maaf kalo aku gak bisa lagi masakin kamu,tapi kalo kamu mau kamu bisa datang kapan saja ke tempat tinggalku rel ,aku akan dengan senang memasakkan apa yang kamu mau , "ujar ku pada farel .
Akhirnya farel pun menyuruh ku untuk naik ke motor nya ,aku yang memang memerlukan tumpangan dan ingin menenangkan diri pun tak berfikir lama lagi , aku segera naik dengan nyaman dan motor pun melaju dengan lancar nya ,tanpa hambatan .
Aku hanya menuruti kemana farel pergi membawa ku ,saat berhenti kulihat farel mengajakku ke sebuah toko baju ,dia memilihkan ku baju , celana jins dan dia pun sudah membawa sepatu juga di tangan nya ,aku yang melihatnya pun bingung ,tapi disaat aku bingung dia meminta ku untuk memakainya .
Aku memakai pakai an yang ia belikan itu ,walau pun rasa terkejut ada karna dia masih sekolah darimana dia mendapatkan uang ,rasa tanya di hatiku pun timbul juga ,saat itulah aku alihkan pandanganku di cermin dan memandang nya ,aku memang masih pantes jadi anak ABG kalo aku berdandan seperti ini ,aku pun masih bisa berdiri sejajar diantara mereka ,wajahku yang baby face dan tubuh ku yang kecil pun menolongku untuk itu,bahkan farel yang melihatku pun terlihat terpesona dengan ku ,akupun jadi malu juga ,melihat nya .
Saat itulah ada cowok seumuran farel yang datang dan terlihat mengenal farel ,mereka yang baru masuk SMA pun terlihat masih segar dan belia ,mereka pun menghampiri farel dan membicarakan sesuatu padanya ,aku yang melihat dari jarak jauh pun hanya bisa memandang pembicaraan mereka .
__ADS_1