
Kejadian saat Arisan itu menyadarkan aku ,betapa mama tidak suka bahkan sangat tidak suka terhadap ku, bahkan terlalu menganggap remeh aku ,apa karena aku hanyalah wanita yang tak punya pekerjaan yang tidak bisa meng hasilkan uang?.. ,aku pun berencana untuk meminta izin cari kerja dengan mas Fero bila dia pulang nanti ,aku memantapkan pilihanku itu .
Setelah lama ku QQaaqnantikan akhirnya tiba juga saat mas Fero pulang , dia pulang dengan membelikan pakaian dan parfum yang ia suka ,aku pun senang dan menerima pemberian nya itu,setelah menjadi istri nya aku pun mementingkan apa yang ia suka prioritas utama , tapi belum sempat ku bawa mama sudah membawa parfum itu ,dan bilang dia yang akan memakai nya karena mama gak dapat jatah parfum kata nya ,aku pun hanya bisa menerima itu tanpa bisa berbuat apa pun ,bahkan mas Fero pun juga gak bisa berbuat apa apa Soal itu.
Akupun gak bisa mengingat lagi kapan aku peduli dengan kesukaan ku ,yang aku tahu sejak menikah aku hanya tahu apa kesukaan suamiku dan kelurga nya .
Perseteruan yang remeh pun selalu terjadi di keluarga ini ,dan tidak bisa ku ceritakan semua nya karna mungkin kalo aku ceritakan akan menghabiskan banyak tempat dan tidak akan muat kalo cuma satu halaman disini.
Seperti sore ini suami aku mas Fero mengajak ku untuk belanja kebutuhan bulanan kami , sekalian kebutuhan milik ku ,aku yang di ajak pun langsung menyanggupinya,karna mas Fero sangat jarang mau nemenin aku belanja ,baru kali ini dia bersedia melakukan nya .
__ADS_1
Kami pun sudah siap melaju ,dengan pelan mas Fero membawanya ,tapi belum sempat kami keluar pagar ,mama menyetop mobil kami ,dia pun dengan nyaman nya langsung duduk di kursi belakang dan mau ikut kami .
"Ih mama kok ikutan sih ,ini kan hari aku sama mas Fero gak peka banget sih nih orang."
Dalam hati aku bergumam sendiri ,itupun dihati gue ,gak mungkin kan aku berani kalo didepan mertua Tarang -terangan pula kalo gak suka. kalo itu kulakukan mungkin ini rekor mantu yang durhaka bagiku , dan itu gak baik buat kami jika aku nekat melakukan nya hanya karena ter provokasi oleh kelakuan mama mertuaku yang kaya anak kecil itu.
"Tu lihat ,istri kamu gak suka kan kalo aku ikut kamu ,padahal aku ikut kamu ,kamu anakku bukan ikut dia kan Fero,lihat tu dia yang numpang saja merasa lebih tinggi dari pada mama"ujar mama mertua Alisa.
Dengan penuh keyakinan kupastikan kata -kata ku ,aku gak mau lagi jadi korban cemesan mama ,aku sudah lelah aku harus molai bisa jaga diri ,terlebih aku gak bisa ngandelin mas Fero kan ,ya walaupun terlihat bertentangan dengan kata -kata mama sih .
__ADS_1
"Baik lah ,mama mau ikut ,masuk- masuk cepet nanti keburu malem lagi ".ujar mas Fero .
"Mama mau masuk , tapi Alisa dirumah saja,biar mama. yang belanja kali ini ,mama sudah dari kemarin gak makan enak ,istri kamu masak selalu seadanya setelah kamu pergi fer,apa kamu gak kasih uang yang cukup buat istri kamu ?...,apa kamu gak jatah makanan sehat buat kami fer ?...,"
Mama pun berbicara itu dengan wajah yang mengiba,ingin rasanya aku membantah semua itu,karna yang dibilang biasa itu tetep ada daging yang aku hidangkan ,dan masakan itupun mama yang meminta nya, bahkan aku pun sudah memberikan jatah ku juga untuk kebutuhan kami,dan menjamu tamu mama kemarin apa dia gak bisa mengira-ngira ,apa dia kira hanya uang kecil yang keluar untuk biaya acara dan memenuhi kebutuhan nya ,ah aku ingin mengumpatnya kalo gak ingat dia itu mertuaku sudah ku lindas nih wanita ,tapi aku segera Ter sadar dari marahku akupun menenangkan diriku yang sudah terbakar dan bergemuruh suara api membakar relung hatiku ini .
"Maaf ma ,kurang enak ya menu nya habis nya mama gak bilang dulu sih ,kemarin kalo saja mama mau bilang mas Fero ada Arisan sebelum mas Fero pergi , Pasti kalo mama bilang ,mas Fero pun akan memberi Alisa uang lebih banyak ma,jadi Alisa tetep bisa masakin mama yang enak ma ,tapi terima kasih ma Alisa jadi tahu kalo mama gak suka sama daging ya ,jadi mama lebih suka sama tempe tahu,tenang ma ,besok Alisa masakin kalo kemarin daging kok mama bilang gak enak kan ma ?..,ya mungkin dengan ganti suasana mama jadi merasakan enak lagi gitu ya ma ?.."ujarku menimpali perkataan mama
Fero dan mama pun terkejut ,karna gak biasa nya aku membela diri dan membalas perkataan mama, mereka pun saling pandang dan terlihat penuh tanya mendengar perkataan ku ,aku yang melihat nya pun segera keluar dari mobil setelah meminta izin ,aku akan mengalah dan memilih keluar dari dalam mobil yang terasa sesak itu padahal hanya ada tiga orang di sini di mobil ini .
__ADS_1
"Dasar kamu Alisa ,jadi kamu perhitungan dengan mama,lihat nih Fero ,istri yang kamu pilih sungguh sangat mencengangkan ,bahkan disinipun dia sangat berani dan tidak menghormati mama kan ,bagai mana sikap kamu fer ?.....,apa kamu akan diam saja .?.....,setelah melihat semua ini ,jawab fer ?......