Harus Kah Ku Bertahan

Harus Kah Ku Bertahan
13.sebuah kesepakatan


__ADS_3

Jam pulang pun tiba ,para karyawan pun bergegas meninggalkan perusahaan , kucek ponselku berharap suamiku menghubungi ku ato hanya mengirim pesan buat ku ,tapi ternyata tidak satupun dia melakukan nya , bahkan dia tak khawatir dengan kondisi ku,padahal dia sangat tahu kondisiku ,aku yang tak tahu menahu tentang kota ini.


Aku pun semakin merasakan betapa aku tak ber arti sekarang buat dia ,akupun menangis tertahan membayangkan semua itu ,aku yang selama ini menganggap aku adalah wanita yang paling bahagia dan beruntung karna Fero memilihku menjadi istrinya,dan dia bah kan rela bekerja keras demi aku ,karna perhatian dan rasa sayang yang kurasakan dari dia aku terbuai dan terjatuh dalam lautan cinta nya.


Aku pun tersenyum dalam tangisanku mengenang itu betapa bodoh nya aku ,percaya akan ucapan manis nya dan melepaskan semuanya pada laki -laki yang hanya sebulan jauh dariku dengan mudah nya bermesraan dengan wanita lain dan melupakanku yang selama ini menjadi istri nya,tapi mau dimana lagi nasi sudah jadi bubur ,aku gak mungkin bisa mengulangi nya lagi ,karna itu sudah terjadi .


Aku pun tersadar dari lamunanku dan menengok ke kanan dan ke kiri ,perusahaan yang tadinya rame pun menjadi sepi ,aku pun juga beranjak untuk pulang ,tapi aku ragu untuk pulang,untuk cari kontrakan pun aku juga bingung ,karna tak mudah jaman sekarang mendapatkan kontrakan yang nyaman tapi terjangkau harganya ,akupun memutuskan untuk cari penginapan yang murah saja,karna untuk menginap di hotel tak mungkin untuk wanita seperti ku yang telah bersuami ke hotel kan ,sebenar nya penginapan pun sama sih ,hanya tidak terlalu mahal dari pada hotel dan lebih sedikit orang menurutku ,aku pun berjalan di sepanjang jalan sambil merenungi kehidupanku yang kacau ini,dan ditambah tak tahu harus dari mana aku mencari penginapan untuk ku nanti .


Ton .....tonnn....


Suara klakson mobil pun berhasil membuat ku terperanjat dan segera membuyarkan lamunanku,Segera ku seka airmataku yang tak terasa sudah membasahi kedua pipiku,aku pun segera memandang arah mobil yang berhenti di sebelahku ,dengan bunyi klik mobil pun terbuka dan terdengar di telingaku ,ku pandangi sosok laki -laki yang ada di mobil ,dia mengajakku untuk segera masuk dan ada yang ingin ia bicarakan ,dan itu pun soal pekerjaan.


Aku yang terperanjat ingin menolak pun mengurungkan niatku ,karna mungkin ini yang terbaik bagiku dengan menuruti kemauannya, karna dengan begitu aku pun mempunyai tempat bertanya nanti setelah semuanya selesai kita bicarakan.


Mobil pun melaju ke arah yang tidak aku tahu mau kemana kami ,pada saat mobil berhenti aku baru tahu dia mengajakku ke sebuah butik dimana disana sudah menunggu wanita cantik yang terlihat sangat mengenal bos ku itu ,melihat mereka yang terlihat akrab,aku tahu ,dan aku jamin mereka sudah kenal lama .

__ADS_1


Melihat mereka berbicara dengan santai nya aku pun hanya bisa memperhatikan dari jauh tempat aku duduk, kulihat mereka berbicara dengan asik nya dan sesekali melihat ke arah ku ,aku yang merasa di perhatian mereka pun memilih ku palingkan mukaku ke arah yang lain ,aku gak mau dikira kepo dengan urusan mereka ,karna akupun juga gak mau menambah masalah ku karena ikut campur urusan orang.


Setelah sekian lama mereka berbicara kulihat bos ku beranjak menemui ku .


"Ayo Alisa ,ikut aku kita cari cemilan dulu sambil bahas pekerjaan kita"ucap bosku sambil berjalan .


Aku pun yang melihatnya hanya bisa mengekor mengikutinya ,karna saat ini memang saat ini aku gak bisa berbuat yang lain nya selain mengikuti nya.


Kami pun menuju sebuah kafe terdekat ,hanya dengan berjalan kaki saja kami Sampai di tempat ini,tempat yang nyaman buat duduk nongkrong dan nyantai disini .


" panggil aku Hendra kalo di luar kantor Alisa , karna kita sudah di luar kantor akupun harus memberikan gaji yang lain tenang saja , tapi walaupun ini acara luar kantor tapi ini juga menyangkut bisnis di kantor kita,dan hanya kamu yang bisa mengerjakan nya Lis,jadi aku harap kamu tidak keberatan nanti dan mau melaksanakan pekerjaan yang harus kamu lakukan malam ini Lis"ujar bos baruku itu ,eh pak Hendra itu .


Sambil memandang nya akupun penasaran dengan pekerjaan apa yang menuntut harus aku yang menanganinya ,bisa apa aku ,karna aku pun sadar betapa aku tidak punya keahlian di bidang perkantoran dan kenapa harus aku ,dengan bingung pun aku hanya bisa memandang pak Hendra dengan banyak pertanyaan yang mengganjal di hatiku .


Dia yang merasa ,begitu banyaknya pertanyaan yang ku simpan pun memolai berbicara dan dia pun bilang kalo orang yang kami temui saat pertama kali kita bertemu itu meminta kami untuk meng hadiri pesta perayaan kerjasama kita dan perusahaan lain nya yang ikut kerja sama dengan nya , dan kalo kamu gak bisa ato menolak mereka akan membatalkan kontrak kerja sama kita.

__ADS_1


Aku pun dilema untuk mengiyakan atau menolak permintaan nya tapi di sisi lain aku lega karna ,ternyata hanya ke pesta dan itupun dengan nya ,aku sudah mengira pekerjaan yang enggak -enggak yang akan ia sodorkan kepadaku tadi ,saat itu terbersit dalam fikiran ku aku pun merasa malu sendiri.


Setelah aku menguasai diri ,akupun segera ingat akan tempat untuk aku tinggali untuk sementara ini ,aku memandang bosku dengan ragu tapi dalam fikiran ku hanya dia orang yang bisa membantu ku ,karna tak ada orang lain yang aku kenal selain dia disini .


"pak aku mau menerima permintaan bapak tapi aku punya syarat pak ,gimana bapak mau tidak menerima syarat dari saya,"tawarku .


"Baik lah kalo cuma syarat kan hanya satu ya ,oke kali hanya satu aku bisa penuhi itu ,katakan saja aku akan mempertimbangkan nya "ujar pak Hendra sambil menatapku .


Dengan agak takut pun aku mengutarakan syarat yang aku ajukan .


"gini pak saya kan belum punya tempat untuk berteduh ,jadi saya mau bapak membantu saya mendapatkan kontrakan yang terjangkau untuk saya pak,selain itu saya kan juga belum tahu soal daerah sini pak ,dan hanya bapak yang bisa membantu saya sekarang pak."ucapku memohon kepada nya .


Dia pun terbelalak ,memandangku dan dalam fikiran ku dia akan marah dan melempar gelas yang ada di depan nya kepadaku ,aku yang membayangkan nya pun bergidik ngeri dan segera ku ambil buku menu untuk melindungi mukaku ,gawat kan nanti kalo muka gue bengkak karna lemparan itu .


Saat aku membayang kan ke dramatissan khayalan ku ,kudengar bunyi tertawa yang terpingkal -pingkal dari laki -laki yang ada di depan ku,akupun memandang nya dengan heran dan dongkol kenapa dia tertawa terbahak lagi ,apa aku lucu dasar cowok sableng ,kalo bukan bosku dan aku butuh pertolongan nya ,aku tak mungkin tetep berada disini tapi karna aku terpaksa dan tak ada jalan lain maka akupun dengan terpaksa tetep duduk disini di depan cowok sableng ini.

__ADS_1


"Beneran nih Lis hanya minta cariin kontrakan ,aku kira kamu meminta apa an Lis"


__ADS_2