Harus Kah Ku Bertahan

Harus Kah Ku Bertahan
83.beetarung lah satu kali lagi


__ADS_3

Wanita paruh baya itupun segera melangkah menuju ruangan dimana wanita yang sangat ingin ia persalahkan itu berada tangga yang tinggi pun tak jadi hambatan buat nya di usia nya yang tak muda lagi itu ,dia sungguh ingin mengeluarkan unek-unek di hati nya hingga ia puas dan lega .


Dok ....doook ......dokkk


Ketukan pun segera memenuhi ruangan kamar itu ,wanita dalam kamar pun seolah enggan untuk membuka nya ,dia pun masih merasakan nyeri di pipi nya akibat tamparan yang beruntun dari suaminya kemarin ,walaupun sudah tak lebam tapi rasa nyeri itu masih terasa di pipi nya itu.dan dia ingin ketenangan , yang ia mau hanya ingin bersantai dikamar nya itu ,dan tanpa gangguan tapi kenapa keinginan yang simpel seperti itu pun masih sulit untuk ia dapatkan disini .


Dengan agak marah dan enggan pun ia segera membuka pintu itu ,tapi saat melihat yang berdiri di depan nya adalah mama mertua nya dia pun segera menerbitkan senyum manis nya selama ini .


"Mama ...!,


"apa mas Fero pergi ma ..?..


"kok mama malah kesini lagi ,apa ada yang bisa Ratu bantu kok mama kayak nya suntuk gitu ."ujar Ratu dengan penuh perhatian dan banyak bertanya .


Mendengar itu wanita paruh baya itupun segera mengatakan apa yang ingin ia katakan tanpa ada kata sungkan pada menantu nya itu .


"Ratu kamu sungguh sangat tak tahu malu dan dengan bangga menebar kebohongan pada keluarga kami dengan menggunakan ke polosan kamu !.. ".tandas mama fero menuduh ratu .


Ratu pun membelalakkan matanya dia sungguh tak tahu apa yang dibicarakan mama mertuanya itu.


"Apa maksud mama ,aku gak pernah bohong pada mama selama ini ,apa yang bisa aku tutupi dari mama,lagian untuk apa juga ratu melakukan itu ma ,apa ratu terlihat menyimpan sesuatu yang mama tak tahu ?...,Ratu pun dengan bingung mengatakan semua itu.


Wanita paruh baya itupun hanya menggeleng melihat menantunya tapi rasa tak suka diwajahnya pun terlihat semakin jelas .

__ADS_1


"Kamu tak ingat ,14tahun yang lalu kamu memberitahu mama dengan penuh keyakinan kalau Alisa hamil anak selingkuhan nya,dan kamu pun dengan pedas menjelekkan Alisa saat itu ,apa kamu tahu Ratu ,sekarang anak itu telah tumbuh menjadi anak yang rupawan ,dan yang membuat mama marah dan tak terima anak itu mempunyai rupa yang sangat mirip dengan fero ,kamu masih mau mengelak kalau kamu tak membohongi mama , kamu berbohong tentang Alisa ,padahal jelas dia hamil anak Fero cucu mama, dan kamu tahu karena kamu Oma kehilangan momen menggendong cucu mama ."dengan pedas mama fero pun mengutarakan ketidak sukaan nya itu .


"ha...ha....ha...,ma apa mama telah menyelidiki nya ,dunia kedokteran sangat canggih sekarang ma ,bahkan kalau mau kita pun bisa mengubah wajah kita sesuai keinginan kita mau menjadi seperti siapa saja tak sulit asal punya uang ma ,lagian Alisa pasti dia masih mencintai Fero deh ma ,makanya anak nya pun ia rubah seperti Fero ."ujar ratu yang dengan ringan dan enteng nya untuk meyakin kan wanita di depan mata itu.


Mama fero pun seperti berfikir dalam hatinya, dia tak menyangka juga kalau dunia kedokteran bisa semaju itu tapi dalam hatinya pun sungguh tak menyangka dan tak percaya, dia sangat tahu Alisa ,Alisa sangat perhitungan dan tidak suka menghambur -hambur kan uang,apa lagi dengan hal yang tak penting dan tak berguna ,apa mungkin Alisa berbuat itu dan terlebih hanya karena masih mencintai Fero . ah sungguh wanita paruh baya itupun tak yakin ,tapi untuk membuktikan semuanya diapun harus menyelidiki nya dulu dia tak mau juga sudah menganggap anak itu cucu nya tapi kenyataannya hanya lah wajah yang di manipulasi .lagian dia juga melihat sekilas tadi ,dalam hati nya pun jadi timbul keraguan nya lagi .


Sementara wanita didepan nya pun tersenyum penuh kemenangan dia tahu pasti wanita paruh baya didepan nya ini ,dia sangat tahu betapa dengan mudah nya dia selalu bisa membuat hati mertuanya itu bimbang dan berbalik membelanya ,.


"Alisa jangan kira pion mu itu bisa memporak porandakan rumah tangga ku ,asal kamu tahu aku bisa membalik kan pion berharga mu itu menjadi senjata makan tuan bagimu,harus nya kamu tak muncul lagi Alisa di hadapan ku ,apa lagi lancang dengan menggoda fero ku bahkan membuat mama membelamu ,itu takkan kubiarkan Alisa ,aku takkan membiarkan semua itu terjadi,kali ini kamu sungguh terlalu berani Alisa . ."dalam hati Alisa pun tertawa melihat semua itu.


mama mertuanya itupun larut dalam pikiran nya dengan membawa kaki nya menjauh dari pintu kamar itu ,sementara Ratu pun melihat itu tersenyum dengan sinis nya .


"oke Alisa mari kita bertarung satu kali lagi ,aku juga sudah menantikan pertarungan kita ini ,aku tahu kamu akan datang dan akupun akan memastikan kali ini aku akan membuat mu kalah telak tanpa sisa tidak seperti kemarin ,kali ini diantara kita harus lah benar -benar ada satu pemenang nya takkan kubiarkan kamu kabur dan meninggalkan perselisihan pertarungan manis ini seperti dulu ,dan kamu tahu Alisa aku ingin tahu kali ini siapa yang akan menjadi pelindung mu ,kamu dari dulu ditakdirkan banyak kesatria pelindung disekitar kamu bahkan orang yang baru kamu kenal pun rela melindungimu tapi akupun ditakdirkan mempunyai banyak amunisi di hidupku yang akan bisa menghancurkan kamu, aku siap Alisa sekarang ,aku siap untuk ini .mari kita selesaikan semua yang telah kita mulai sekarang ,aku juga sudah tidak sabar menantikan itu ,Alisa mantan sahabatku .


Haji ......haji ......


Suara bersin pun terdengar di ruangan rumasakit itu ,terlihatlah wanita yang memakai jas dokter itu terlihat di usap hidung nya dengan tisu yang diberikan oleh laki -laki di dekat nya itu .


"kamu flu Lis ,bagai mana kamu bisa mengabaikan kesehatan kamu,walau kamu dokter ,kamu juga harus tetap jaga kesehatan kamu ,"ujar Hendra yang segera memberikan tisu itu pada alisa tapi malah segera menyeka hidung mancung Alisa .


Melihat itu Rendra yang tak jadi pergi dengan temanya pun segera mengambil alih tisu itu dan melotot memandangi pria di dekat mamanya itu.


"Mama flu kan ,pasti deh mana kelelahan kan, ayo segera pulang saja sama Rendra ,Om ini kan sudah dewasa lagian disini juga ada perawat kan yang menjaganya.ujar Rendra dengan sinis.

__ADS_1


"Oh mama gak papa ,mungkin ada yang membicarakan mama saja ,sehingga hidung mama gatal .Alisa pun dengan bercanda mengatakan semua itu ,karena dia pun tahu dalam dunia medis tak ada di bicarakan menjadi sebab orang itu bersin itu tak ada fakta ilmiah nya.


Diapun memandang Hendra laki -laki yang sedang meminta periksa sebelum Alisa pulang karena akan segera ganti sif itu.Rendra memang tak mau meninggalkan mama nya tadi ,bahkan setelah ibu -ibu rempong yang menggangu nya tadi , dia tak mau apa lagi mama nya hanya dengan dengan laki-laki yang sekarang pasien nya itu ,ditambah laki -laki itu sangatlah genit ,bahkan bersikap sangat manja bila dengan mama nya, dia sungguh tak bisa pergi setelah membayangkan apa yang akan terjadi nanti kalau dia pergi dari sana dan hanya mama dan orang yang kurang separuh ingatan nya itu tetap di ruangan ini .


Padahal di sana juga ada perawat yang membantu dan tidak akan Alisa sendirian di sana,atau lebih tepat nya tak mungkin berduaan kecuali mereka yang menginginkan nya.saat itulah suara laki -laki itupun memecah lamunan Rendra .


"Kamu mau temenin papa malam ini juga boleh kok boy ,malah aku suka bisa ngobrol sama kamu ."ujar Hendra dengan suara yang manis semanis kembang gula itu .


Rendra pun mencebik dan hendak membalas nya tapi Alisa segera mendahului nya .


"Maaf Om ,Rendra besok sekolah kalau dia nginep disini nanti jadinya dia akan bolos besok , nanti kesenangan nih anak ,yadah kami harus pulang Om ,cepet sembuh kami pulang dulu Om .sambung Alisa.


Rendra pun dengan mengekor mama nya mengikuti di belakang ,dan menuju mobil mama nya yang terparkir di sana ,diapun segera masuk dan saat hendak berjalan dia baru sadar pak sopir yang mengantar nya tadi belum ia suruh pulang.muka nya pun menjadi tak enak dipandang .


"Ada apa lagi kamu ,apa kamu mau BAB kok muka kamu kayak gitu sih" .Alisa pun penasaran dengan putra nya itu.


"Mam tadi aku bawa sopir kesini ,dan aku tadi lupa suruh dia pulang jadi dia ma...s.,"suara Rendra pun terputus.


"oh mam ,sakit mam .ujar Rendra dengan memegangi telinga nya .


"Kamu sangat ceroboh Rendra ,kamu tahu dia juga manusia dan kamu tidak memberikan kabar bahkan makanan pun kamu tak ingat membelikan nya padahal kamu tadi beli makan kan ,dan diapun kamu suruh menunggu disini sampai malam apa kamu punya perasaan, sekarang temui dia atau suruh dia pulang cepat .alisapun marah dan menegur Rendra .


Rendra yang merasa bersalah pun segera menghubungi pak sopir dan memohon maaf pada nya ,tak lupa dia juga minta maaf pada mama nya ,sungguh ia tak sengaja tadi melakukan nya ,diapun mengumpat Hendra karena dia semua ini terjadi pada nya , bila tidak ada dia pasti dia sudah happy dengan main bareng teman nya kan bukan malah dapat jeweran yang sakit seperti ini.

__ADS_1


__ADS_2