
Acara mama akan diadakan pagi ini , akhirnya aku yang sudah menyanggupi untuk membuatkan makanan buat pen jamuan pun sudah dari pagi tadi aku sibuk berkutat di dapur,aku takut nanti tidak nyampai sampai waktunya tiba , jadi aku memilih bangun pagi dari pada nanti aku repot dan sibuk sendiri , akhirnya jam tuju pun sudah siap semua nya termasuk sarapan buat keluarga kami .
Kami pun segera sarapan bersama ,adik Fero pun dengan lahap nya memakan sarapan yang aku hidang kan dan setelah selesai diapun. segera meminta izin untuk pergi sekolah, aku baru kali ini disalami dia dia biasa nya langsung pergi tanpa menyapa setelah hubungan mama dan aku bermasalah ,ini hal yang baru bagiku ,semoga kedepan nya lebih baik lagi hubungan ku dan dia ,aku menantikan itu .
Menjadi anak tunggal membuatku kesepian dirumah ,dengan kenangan itu aku berharap bisa menjadi dekat dengan adik mas fero ,aku sangat berharap itu.
Akhirnya tugas rumah ku pun habis tahap pagi ini,masih ada tahap dua dan seterusnya nanti ,sebelum itu terjadi aku mau memanjakan diriku dulu dengan berbaring santai di kamarku dengan menikmati kesejukan setelah mandi pagi , belum sempat aku terlelap pintu kamar ku di gedor dan panggilan mama membuat ku segera beranjak dari tidur manjaku.
Tanpa menunggu dua kali untuk menyuruh,aku sudah membawa makanan dan minuman ke depan ,dan dengan senyum ramah aku melayani mereka .
" jeng cantik sekali putri nya, ini adik nya mas Fero yang masih SMP jeng ?,
oh ya ,jeng denger-denger dah punya menantu diam - diam nih jeng ?....,kenalin dong jeng "
,tanya salah satu ibuk arisan itu
Akupun hanya Tersenyum membalas nya ,aku pun penasaran dengan respon mamamertuaku ,bagaimana mama menilaiku di depan sahabat mama.
__ADS_1
" Ah kamu jeng ,masa dia kamu samakan dengan anak SMP sih ,jeng " .
" Dan untuk menantuku kan wanita karier jadi ya maaf dia selalu sibuk jeng , bahkan nikahan saja sampai gak ada pesta yang meriah ,jadi ya maaf lain kali aku kenalin kalian kalo dia sudah punya waktu ya jeng "jawab ibuku.
Aku yang mendengarnya,rasanya ingin memaki mama mertuaku itu ,kalo gak kepikiran dosa dah ku lempar tu orang dengan sandal ,aku tak habis pikir dia bisa berkata itu di hadapan teman temannya,kenapa dia tidak menganggap ku padahal jelas aku ini menantu nya ,dia dengan terang -terangan malu punya menantu aku .
Tapi aku pun segera sadar bagaimana pun dia adalah mertuaku ,dan aku sebagai istri dari anak nya harus selalu menghargai dan menghormati nya ,karna bagai mana pun juga anak laki -laki surga nya di atas kaki ibu nya kan ,begitu pula anak ku nanti bila laki -laki aku juga menginginkan dia berbakti kepadaku ,dengan sekuat hati pun aku harus menahan marah yang sudah mau meletus ini,aku pun segera tersadar dari kesalahan ku yang gak sopan walau dalam pikiran ku .
"wah buk kue dan makanan yang lain pesen dimana jeng aku kok sangat suka dengan rasanya sangat pas dilidah nih ,nanti biar aku pesen yang sama ,seperti yang kamu pesen jeng".ujar ibuk ibu lain nya.
Mereka pun langsung mencicipinya dan sama menanyakan beli dimana ,aku hanya diam tak menjawab kubiarkan mama mertuaku yang memegang kendali disini .
Aku mendengar itu mencoba menguatkan hati ku,mendengar bahwa aku hanya dianggap pembantu dirumah ini, akupun dengan tenang berusaha memupus rasa marahku dengan menahan semuanya, karna ini di lihat banyak orang aku hanya bisa mengalah,dan hanya bisa melihat apa yang terjadi tanpa bisa berbuat semauku karna itu akan membuat runyam bila aku melakukan nya ,aku pun dengan senyum yang tersungging di bibirku mencoba menutupi rasa yang sudah tak karuan di dalam dadaku .
"wah hebat kamu ,kulihat kamu masih belia bagai mana kalau kamu pindah kerja di restoran saya saja ,saya bersedia gaji kamu 3kali lipat dek dan kukira pangkat kamu lebih terhormat nanti dari pada pembantu gimana" .ujar salah satu ibuk -ibuk itu
"Oh maaf buk,saya masih terikat kontrak disini saya gak mungkin kan memutuskan kontrak saya sebelum selesai itu gak profesional kan buk "dengan kucoba tetap tersenyum dan menutupi kebohongan mama aku bilang itu .
__ADS_1
"oh gini saja kalo dah habis kontrak ,hubungi saya saja nak ,saya akan dengan senang hati menerima kamu dan soal tempat tinggal saya juga siap menyiapkan semuanya dek .
"Bagai mana kalo kamu tak jadiin menantu saja,aku yakin anakku mau sama kamu ,kamu cantik walau baju kamu gak modis dan kamu gak pake makeup kamu masih terlihat cantik ,dan kamu juga sangat sopan ,saya suka ."salah satu ibu itu juga menyahut dan meminta pada ku .
" maaf buk saya dah punya tambatan hati ,dan dihati saya hanya ada dia buk gak bisa tergantikan oleh yang lain nya buk ,jawab ku dengan masih menempatkan senyum ku.
"Dan untuk tawaran pekerjaan nya saya ucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya buk ,saya gak bisa terima itu,bukan karena dimana buk ,saya merasa gak pantes saja ,gak ada yang bisa saya banggakan yang ada di diri saya buk .akupun dengan merendah bilang itu .
"kamu terlalu merendah ,kue buatan kamu dan yang lainya itu enak dan enak dilidah lho ,tapi itu juga hak kamu dek ,saya gak mau memaksakan nya juga ",ujar ibu itu dengan nada yang menyayangkan nya.
"yah telat dong ,punya mantu idaman , eh kan cuma pacar kan dek nanti tak kenalin anak mami dia cakep dan kerjaan oke ,kamu tenang saja anak mami pas mau dia sangat nurut kok sama mami ,dan mami juga akan bahagia bila punya menantu kaya kamu".kata ibu itu.
mendengar itu kulihat mama muka nya memerah ,dan terlihat menahan marahnya .
"kalian mang gak malu punya menantu yang hanya lulusan SMA ,gak mau memilih wanita karier yang bagus gitu kan bisa membantu menambah penghasilan jeng ,"ujar mama .
"yah kamu jeng ,kalo aku malah suka menantu yang dirumah bisa ful menjaga cucu ku nanti , biar anak ku yang cari uang kan sudah kodrat nya laki-laki yang cari duit dan kita istri yang Menik mati nya ,lagian untuk lulus SMA dah bagus nanti kalo mau kuliah kan tinggal lanjut juga ,gak masalah jeng bagi ku ,ujar salah satu ibuk -ibuk yang menyuruh memanggil nya mami tadi.
__ADS_1
mama pun hanya diam mendengarkan semua itu dan memendam rasa dongkol di hati nya ,aku yang merasa tidak enak pun segera meminta izin untuk undur diri , aku pun segera masuk ke kamarku tanpa melihat disana lagi .