Harus Kah Ku Bertahan

Harus Kah Ku Bertahan
70 .tamu tak di undang 2


__ADS_3

Alisa berusaha menata hati nya agar bisa tenang ,yang ia butuhkan ketenangan ,dan dia harus berfikiran dewasa dan melihat kedepan nya .alisapun tak terasa ia berjalan dan telah sampai ke depan mantan suami nya itu .melihat Alisa Fero pun segera mendongakkan kepalanya melihat Alisa yang semakin cantik dengan bertambah nya umur nya ,bahkan bertambah nya kedewasaan nya membuat nya bertambah seksi dan terlihat lah mempesona sedap dipan dang ,memang ia akui ,dulu dikampus Alisa lah yang bisa membuat nya bisa dengan semangat mengejar wanita ini setelah pertemuan nya yang tak disangka dan tak terduga itu .


Tapi saat ia berpikir kesitu dia pun mengingat betapa bodoh nya dia dulu mengkhianati wanita cantik ini hanya karena tergoda dengan wanita yang tak se padan dengan nya bahkan dia pun dulu rela melepaskan Alisa hanya demi wanita itu .


"silahkan minuman nya ,bukan kah kesukaan kamu lemonte ,atau sekarang sudah berbeda "suara Alisa menyadarkan Fero.


"Oh ya aku masih sangat menyukainya tapi kalau itu yang membuatkan kamu aku kan meminum nya"dengan tersenyum Fero mengambil minuman nya .


Dia pun terlihat menikmati nya ,Alisa yang melihat nya pun hanya terdiam entah apa yang ia pikirkan yang jelas tak ada yang bisa menebak nya .


"Lis keputusan apa yang akan kamu ambil ,apa kamu telah bisa memutus kan nya ,aku siap dengan konsekuensi nya ,aku akan siap walau aku harus meninggalkan Ratu, di hatiku gak ada yang bisa menggantikan mu ,tak ada wanita lain yang bisa mengubah posisi mu di hatiku .ujar Fero dengan meyakin kan Alisa .

__ADS_1


Alisa yang melihat nya pun terlihat berfikir sebelum ia memutus kan ada yang menurut nya baik ,mungkin dia memang terlihat banyak berfikir ,tapi ini memang bukan masalah yang kecil ini menyangkut banyak orang dan diapun bukan anak labil yang hanya mementingkan diri sendiri .


"Fero maafkan aku ,kalau untuk kembali jembatan yang terbangun itu telah hancur dan tak bisa untuk ku lewati ,maaf kan aku Fero, aku sudah bukan Alisa yang dulu dan kamu pun sekarang bukan lah Fero yang dulu ,kita telah mempunyai tanggung jawab sendiri -sendiri ,dan kita telah menata hidup kita masing masing sekian lama ,kita tidak bisa bersama lagi ,cinta itu hanya lah untuk anak muda yang masih labil ,di umuran kita bukan cinta yang harus kita kedepan kan ,apa lagi cinta kita tak bisa membahagiakan kita ,kalau kita memaksakan bersama kita hanya akan membuka kembali luka lama dan kita akan menjadikan luka baru juga bagi orang di sekitar kita .sudah cukup Fero kebersamaan kita , kita takkan mungkin bisa bersama lagi cinta kita hanya sampai di sana tiga belas tahun yang lalu yang kamu khianati dan tidak bisa aku pertahan kan ,maaf mungkin aku yang tak bisa membahagiakan mu sehingga kamu berpaling ke wanita lain ,dan maafkan aku aku tidak bisa kembali pada mu ,tapi untuk Rendra aku tak akan menghalangi mu untuk bertemu dengan nya karena dia juga anak kamu.ujar Alisa dengan mencoba untuk tegar .


Fero yang mendengar nya pun seakan langit runtuh di atas nya dia sungguh tak pernah menyangka kalau Alisa akan menolak keinginan nya bahkan kalau dilihat tadi dia sungguh berfikir kalau Alisa akan menerima nya kembali .


"ha....ha.....ha."dengan tertawa Fero pun menatap Alisa .


Dan dengan segera berdiri dan memegang kedua bahu Alisa Fero pun berkata .


Alisa pun juga berlinang air mata ,melihat laki -laki yang pernah mengisi hatinya ,dan menghabiskan waktu bersama bahkan mengalami malam panas bersama merengkuh surga dunia bersama nya serapuh ini sungguh membuat nya terluka ,tapi dia sangat sadar ,dia sudah menimang nya menatap masa depan kedepan nya .

__ADS_1


"Mas kamu harus memikirkan Ratu yang mendampingimu selama ini hargailah dia ,dia dengan tulus mencintaimu menemanimu sampai kamu bisa menjadi Fero sekarang Fero yang takkan terbentuk kalau kamu tetap bersamaku ,dan kepahitan itupun aku juga berterima kasih karena dengan nya aku bisa menjadi Alisa yang sekarang ,Alisa yang takkan pernah bisa aku gapai tanpa rasa sakit itu .tetaplah masa depan mas terima masalalu menjadi pelajaran ,lepaskan aku aku sudah bukan Alisa yang dulu lagi .


Mendengar itu Fero pun segera merengkuh kedalam pelukannya wanita yang selalu mengisi hatinya itu,mereka menangis menumpahkan segala kesedihan nya ,dan meratapi kisah mereka ,tapi mungkin ini jalan yang terbaik bagi mereka mereka tak mungkin mengulang kesalahan yang sama dengan menyakiti orang yang telah dengan ikhlas menemani mereka ,melalui masa sedih dan pahit mungkin ini memang yang harus mereka lepaskan dengan ikhlas demi cinta mereka ,cinta yang tak mungkin bisa bersama karena sebuah kesalahan yang tak bisa di perbaiki ,mungkin kalaupun kembali mereka takkan bisa sama seperti dahulu ,bagaimanapun barang yang sudah pecah walaupun di perbaiki pasti akan tak sama retakan dan cacat itupun akan selalu terlihat disana ,dan mungkin ini jalan yang terbaik bagi mereka ,saling melepaskan dan saling menempuh kehidupan masing -masing.


Saat itu tak jauh dari mereka Rendra pun sudah datang melihat semua itu ,dia menyaksikan kedua orangtuanya nya yang berinteraksi dan berpelukan tapi diapun merasakan pahit ,sakit hati yang tertoreh disana ,dia memang disuruh pulang oleh Alisa karena Alisa ingin mempertemukan nya dengan ayah kandung nya ,dengan semangat 45diapun segera pulang ,tapi saat dia tiba dia melihat adegan itu ,dia sangat terluka melihat nya ,dia sungguh bangga pada mama nya dia sangat menderita selama ini dia tahu itu tapi disaat dia sakit dan menderita dia masih bisa menghibur laki -laki yang menyakitinya selama ini ,perasaan nya pun bercampur jadi satu .


Tak butuh waktu lama setelah dirasa cukup tenang Rendra pun segera mendekati kedua .


"mi ,apa yang terjadi apa mami berkhianat dengan papi ,kenapa mami mau dipeluk laki -laki yang tak sepantasnya memeluk mami ,"ujar Rendra dengan tajam nya .


Mendengar itu Fero dan Alisa pun segera tersadar ,Fero segera melepaskan pelukan nya ,dia pun menoleh ke sosok yang bersuara itu ,dilihat nya anak itu air mata nya pun menetes ,anak yang tak pernah ia gendong dan tak bisa ia menyaksikan kelahiran nya itu ,telah berdiri dengan gagah ,wajah nya yang menjiplak dirinya sudah menjadi bukti bahwa dia anak nya dan Alisa tak pernah selingkuh di belakang nya ,dan ini seolah dia merasa mimpi disiang bolong bisa melihat anak didepan nya yang selama ini ia rindukan itu .

__ADS_1


"Rendra ,kamu sudah besar nak ,ini papa sayang ".dengan gembira Fero pun ingin memeluk putra nya itu .


Tapi saat Fero mendekati nya dan ingin merengkuh nya dia sangat terkejut ,anak itu menghindar bahkan dia dengan tatapan ganas menatap nya seolah ingin memangsa nya .


__ADS_2