Harus Kah Ku Bertahan

Harus Kah Ku Bertahan
103.Beri aku kesempatan2


__ADS_3

Wanita yang telah berdiri itu pun mematung mendengar perkataan laki -laki yang memohon dihadapan nya itu,dia memang harus memikirkan nya dengan matang sebenarnya,karena kedua keluarga pun telah menentukan tanggal bahkan undangan juga telah di pesan,ya tapi kalu mereka batal itu juga gak masalah buat Alisa karena dia pun merasa itu lebih baik dari pada sesudah melaksanakan janji suci pernikahan mereka baru menyadari ketidak cocokan dan terlebih tidak bisa menerima masalalu mereka.


Alisa memikirkan semua kemungkinan,dia pun teringat akan fero kurang apa cinta mereka bahkan merekapun berjuang untuk menikah walau pun dengan tiada nya restu dari orang tua Alisa ,kurang apa cinta Fero dan Alisa pada saat itu,tapi akhirnya cinta itupun kandas,Fero pun berpaling kepada wanita lain.


Sementara itu siapa Alisa bagi Lenan,apa dia akan bisa selalu setia dengan nya,di semua kondisinya,sungguh Alisa pun masih lah Ragu akan perasaan nya untuk Lenan,dia takut pernikahan tanpa cinta apa lagi restu dari kakek Lenan pun hanya akan membuat ia sengsara,terlebih mereka pun tidak punya landasan cinta yang jelas.Alisa sungguh khawatir dan cemas akan semua itu.


Lenan melihat kecemasan yang mengganggu Alisa,dia sangat mengerti apa yang telah dirasakan oleh Alisa saat ini.


"Al ,kamu boleh ragu dengan perasaan kamu ,tapi aku mohon kamu jangan meragukan cinta yang aku miliki untuk mu.aku sudah jatuh cinta padamu sejak pertama kali aku melihatmu,dan semua wanita di dunia ini tak bisa membuatku berpaling dari kamu hanya kamu yang aku mau.ujar Lenan dengan tenang tapi terdengar jelas.


Alisa melihat mata laki -laki itu berusaha mencari kebohongan disana,tapi ternyata tak terlihat kebohongan itu,malah Alisa melihat kesungguhan dan kasih sayang yang dalam di mata laki -laki yang mencintai nya itu.tspi saat itu juga dia juga teringat akan kenangan malam saat ia di perkenalkan dengan kakek nya,malam dimana dia dengan mudah diabaikan oleh laki -laki didepan nya itu.


Rasa sakit nya saat itu pun timbul juga membuat nya merasakan rasa jengkel dan marah di hatinya,diapun memandang nanar

__ADS_1


Wajah laki-laki didepan nya.


"Lenan kenapa mulut dan hati kamu sangat berbeda,saat ini kamu bilang akan setia dan menjaga ku,kemarin pun juga,tapi kenapa saat malam itu bahkan disaat aku terdesak bahkan diperlukan kamu pun malah mengabaikan aku, bahkan kamu pun tidak membelaku dan bahkan kamu tega membuat aku pulang tanpa kamu."Kata Alisa.


Wanita itupun seperti menahan kesakitan dihatinya,sungguh dia takut itu akan terjadi lagi pada nya,dia yang selalu sendiri menghadapi mertua dulu karena Fero tak punya kekuatan sedikitpun dihadapan mama yang menjadi mertua nya dulu dan sungguh dia tak mau punya suami lagi yang tak bisa melindungi nya kali ini.


"Al,aku tidak seperti itu,aku memang membiarkanmu pergi tapi aku tidak membiarkan kamu terluka,aku tak rela kamu di injak-injak sendiri disana,dan bukan kah aku juga menyuruh Rendra memesankan taksi langganan nya, itupun agar kamu tetap terjaga tidak kesasar kemana -mana karena pikiran kamu yang kacau, aku disana juga menyelesai kan masalah itu tapi memang aku tak mau kamu disoroti disana kamu tahu kan disana ada banyak reporter yang meliput ,dan aku juga tidak mau kamu lebih sakit bila mendengar wanita mercon itu mengatakan hal yang pedas pada kamu,ya meski aku juga kecewa karena kamu juga tidak jujur dari aku dan semua itu aku tahu dari orang lain selain dari kamu,apa kamu tidak percaya sama aku sehingga kamu menyembunyikan semua itu ,apa kamu tak percaya sama aku Al,sehingga kamu tak bisa jujur padaku."ujar Lenan malah balik bertanya pada Alisa.


"Lenan apa yang ingin kamu ketahui dariku dan aku juga tidak seperti yang wanita gila itu katakan,dan kamu mempercayai semua kebohongan itu tanpa menanyakan kebenaran nya dulu padaku.aku kecewa sangat kecewa Lenan,padahal aku percaya sangat percaya padamu bahkan akupun memutuskan menerima lamaran kamu yah walaupun aku mengakui aku belum bisa mencintai kamu sepenuh hati,dan kamu pun tahu itu kan aku tidak menyembunyikan nya darimu."ujar Alisa .


Wanita itupun mengatakan itu dengan tajam tapi terdengar kegetiran di sana,bahkan Alisa pun meneteskan air matanya dia tak pernah menyangka Lenan berpikiran jelek kepada nya.Lenan yang melihat itu sungguh tak tega pada Alisa kalau saja dia telah menikah dengan nya akan ia rengkuh tubuh kecil itu akan ia benamkan dalam dada bidang nya itu,tapi ia sadar dan untuk memeluk nya dia tidak berani kala dia ingat dan sadar seperti ini.


"Bukan begitu sayang,aku hanya ingin kamu yang menceritakan semua tentang kamu aku tak rela aku tahu dari orang lain,aku sangat percaya padamu bahkan aku pun sangat mempercayai kamu dari pada aku aku hanya ingin kita tak ada yang saling menyembunyikan apapun di kehidupan kita ini.ujar Lenan.

__ADS_1


Laki -laki itupun mengatakan hal yang membingungkan itu,Alisa yang mendengar nya pun tersenyum dia tahu Lenan memang baik dan masalah nya hanya satu di malam itu dia sungguh tak suka,dan Alisa pun menginginkan Lenan untuk mengatakan apa yang terjadi,apa yang ia lakukan sebenarnya setelah Alisa pergi dari sana,dia sangat lah ingin tahu tapi rasa gengsi memenuhi hati nya sehingga diapun hanya memandang Lenan dengan tatapan lucu yang Lenan pun gemas dibuat nya.


"Aku tahu kamu pasti penasaran kan dengan apa yang terjadi kemarin,kamu sih sayang pake acara ngambek segala,jadi tertinggal jauh kan kamu belum tahu kabar tentang pesta malam itu,jadi sekarang kita baikan ya,aku tak bisa marah lama sama kamu."ujar Lenan memohon.


Alisa yang mendengar itupun membelalakkan matanya,dia pun memandang tajam pada laki-laki yang terlihat lucu saat meminta maaf pada Alisa itu.


"Baik aku maafin tapi kamu harus cerita semua yang terjadi aku penasaran apa memang kamu membelaku atau kamu hanya berkata omong kosong belaka.ujar Alisa.


Lenan pun membelalak tak percaya ,apa sungguh wanita ini tidak percaya sama aku ,tapi melihat wanita di depan nya yang mau memaafkan, dia pun membuang itu diapun dengan gembira mengangkat Alisa dan mengajak nya berputar di tempat nya .


Alisa pun menjerit dia sungguh terkejut dengan apa yang dilakukan laki -laki ini,sesaat itu wajah Alisa dan Lenan pun bertemu setelah dia menurunkan Alisa perasaan malu dari kedua nya pun menyembur membuat muka mereka memerah karena perbuatan Lenan yang bar-bar itu.


Sementara di sisi lain ruangan itu putra Alisa pun melihat nya dia tadi nya takut bila ada yang tidak beres dengan mama nya kerena teriakan nya itu,tapi setelah dia melihat itu diapun ikut malu tapi senang bisa memandang mamanya berdamai dengan laki -laki pilihan nya itu ,harapan nya semoga mereka berdua bisa bahagia sehingga rasa bersalah Rendra bisa berkurang untuk mama nya itu.

__ADS_1


__ADS_2