Harus Kah Ku Bertahan

Harus Kah Ku Bertahan
28 .Pulang 2


__ADS_3

Dimeja makan pun jadi sepi gak ada yang buka suara di sini ,kami pun sibuk menikmati makanan kami dengan terlarut dalam fikiran masing masing-masing.


Saat itulah suara farel memecah keheningan kami .


"kak aku minta nambah dong ,enak masakan nya ,buat aku mau nambah lagi dan lagi "ujar farel dengan menyodorkan piring nya .


Mama yang asik pun jadi memandang farel ,dia seolah bertanya tapi tidak terucap ,tergambar dari wajah mama


"kamu kok gak seperti biasanya sih rel ,kamu kan bisa ambil sendiri kenapa manja sekarang rel ,kaya anak kecil saja kamu ,"ujar mama dengan heran nya .


Aku yang diminta mengambil kan nya pun ,segera aku ambil kan kemauan nya ,aku tidak mau ribut hanya karena tidak mau untuk mengambil kan makanan yang bahkan hanya ada di depan kami.


"Makan yang banyak ,Rel ,agar kamu cepet besar,dan hilang tu manja kamu ,iya kan ma ,"ujar ku pada farel tapi meminta dukungan mama .


"Iya Sa,tapi farel tu gak manja biasanya aneh gitu lho sa ,bahkan dia itu lebih dewasa kok dari Fero ,mama gak menjelekkan suami kamu ,tapi itu memang kenyataannya Sa."ujar mama yang terlihat sungguh -sungguh.


"Oh yang bener ma?.. ,ih beneran nih ma?.. farel yang manja ini ?..,dia lebih dewasa kata mama?... ,"akupun menimpali dengan suara yang terdengar ingin tahu secar jelas nya dengan ku buat tak percaya .


",kak kmu tahu tidak ,aku tu manja hanya sama kamu ,aku dah lama ingin punya kakak perempuan ,dan baru sekarang kan aku punya,ya walau hanya kakak ipar sih ,kalo bisa sih ingin nya punya kakak kandung tapi tak mungkin kan kak Fero berubah jadi perempuan kan ,hanya karena aku ingin punya kakak perempuan ."ujar Fero dengan luwes nya membela diri nya .


"ya dah kamu dah keturutan kan punya kakak perempuan sekarang ,dia pintar masak juga ,terima kasih pada kakak kamu Fero ,tu rel ,ujar mama menimpali .


Saat mama bilang seperti itu Farel malah mengalihkan perhatian kami dengan suaranya .

__ADS_1


"kak ,kamu kok makan nya dikit sih, makan yang banyak, ,lagian kita kan jarang makan bertiga seperti ini,apa kamu mau aku suapin Alisa ,"ujar farel dengan berbisik untuk kata yang terakhir .


muka Alisa pun segera berubah memerah ,mendengar bisikan Fero ,perasaan yang tidak enak pun datang di hatinya ,Alisa yang tadi baik baik saja,pun menjadi takut memikirkan apa yang akan terjadi bila mama sampai tahu kalo farel suka sama dia .


Alisa yang menyadari itu pun segera menginjak kaki farel ,agar dia tidak sembarang mengeluarkan kata -kata yang akan merusak hubungan kami kedepan nya .


"aw,,,sakit tahu ".ujar farel dengan spontan nya.


"Ada apa rel ,siapa yang menyakitimu,kok kamu bilang sakit sih ."ujar mama yang bertanya dengan bingung juga kerena mendengar Farel yang berteriak .


"itu ma ada tikus di bawah meja ma ,dan tadi gigit kaki farel ",ujar farel dengan bodoh nya .


Alisa yang mendengar nya pun terkikik geli juga ,masa sih ada tikus yang gigit orang di bawah meja ,tapi kami yang duduk berdekatan pun tak merasa kan ada yang aneh di bawah meja ,lagian mejanya juga kecil masa gak ngerasa kami kalo ada tikus disana ,memang dasar bodoh nih anak ,buat alasannya gak meyakin kan we banget sih .


"ngapain kamu tertawa Sa,mang lucu ya kamu kira ,dan kamu rel kalo ada tikus masak sih tikus itu kok gigit kaki kamu ,mang kamu gak bawa sepatu hingga menjerit gitu ,"ujar mama dengan kritis nya .


farel yang kena juga pun terlihat glagapan juga ,tapi segera dia bisa menguasai keadaan.


"Ih ma beneran ma ,untung saja farel pake sepatu ma,kalo tidak mungkin sudah putus nih jari kaki farel


ma ."ujar farel dengan meyakin kan .


mama pun segera beralih ke arah ku ,tanpa aku ketahui aku yang melihat tingkah farel pun membuat ku Ter senyum tanpa menyadarinya.

__ADS_1


"Oh dan kamu Sa, ngapain kamu tertawa ,apa yang kamu tertawa kan ."kata mama bertanya padaku .


Aku yang mendengar hardikan mama pun segera tersadar aku mau bilang apa ya ,aduh gimana ini ,aduh , akhirnya akupun bisa mendapatkan jawaban atas pertanyaan mama itu.


"gak ma hanya geli saja ,tadi tikus nya berlari lewat kaki Alisa ma ,Alisa jadi geli juga melihat nya tadi ma ,membuat Alisa jadi geli agak gimana gitu saja ma ",ujar ku menyembunyikan kebenaran nya juga dengan megikuti skenario farel .


Farel yang mendengar Alasan kupun segera terkikik geli, tapi juga menahan nya ,jadi terlihat lah wajah yang lucu ia tampilkan di muka nya ,Andai saja tidak disini mungkin sudah aku injak lagi dan lagi untuk menghilangkan rasa kesal padanya.


"Wah besok mama biar suruh orang bersih kan rumah kalo begitu ,serem juga kan kalo tikus itu nanti berkembang dan jadi banyak bisa jadi rumah tikus nanti rumah ini ."ujar mama yang menimpali .


Aku dan Fero pun segera menyahut bersama mengiyakan perkataan mama itu ,dengan kompak nya ,mama pun yang heran dengan kekompakan kami menjadi melihat kami bergantian aku yang dilihat pun hanya bisa tersenyum dengan malu nya tak berbeda dengan farel dia malah tersenyum dengan menampakan senyum bodoh nya, tapi lucu yang membuat ku gemas juga melihat nya .


Saat kami terlarut dalam suasana canggung tapi meriah kami ,kami pun di usikkan dengan suara yang membuat fokus kamipun beralih pada sesuatu yang lain .


Saat itu lah terdengar suara dua orang yang sedang dengan asik nya bercanda ,bahkan terdengar dari suaranya, kebahagian tersirat dari Suara mereka ,sampai suara mereka bahkan memecah pembicaraan kami .


Kami yang sedang asik bicara pun segera tahu siapa yang datang ,dari suaranya kami pun telah hafal dan tak mungkin kami salah mengenalinya.


Kami pun beralih kepada 2orang yang memasuki rumah terlihat kegembiraan dan kedekatan yang intim di antara kedua nya .


Fero dan Ratu pun terlihat berjalan masuk ke ruangan makan yang sekarang ada kami disini , dengan tangan yang saling mengait mesra mereka pun berjalan tanpa melihat ke arah kami .


Kami pun hanya memandang mereka tanpa bisa menyuarakan apa pun ,seolah mereka lem yang bisa membuat kami bungkam di sana .

__ADS_1


Rasa panas pun merasuk dalam tubuh Alisa ,melihat lelaki yang dia cintai dan ia harapkan dan ia gadang gadang bisa berbaikan lagi dengan nya ,hingga dia pun mengesampingkan semua ego nya ,dan datang ke rumah nya ,tapi laki -laki itu tak ada sedikitpun rasa sedih apa lagi kehilangan dengan tidak ada nya dirinya .


__ADS_2