Hijrahnya Bunga Desa

Hijrahnya Bunga Desa
Program


__ADS_3

Seminggu kemudian Simba dan Mawar menemui Dokter untuk berkonsultasi. Seperti yang Doker katakan saat Mawar baru mengalami keguguran, Kali ini Dokter juga menjelaskan hal yang sama. Namun Dokter mengatakan mereka masih bisa mengusahakan dengan program bayi tabung.


"Apa ini akan berhasil?" tanya Simba yang begitu antusias.


"Dari data yang kami miliki, Peluang keberhasilan bayi tabung mencapai 1: 3 , Peluang ini semakin meningkat jika faktor usia diperhitungkan. Semakin muda usia, Semakin tinggi pula kesempatan hamil melalui bayi tabung.Peluang keberhasilan pada kelompok usia di bawah 35 tahun mencapai 35,1%, dibandingkan kelompok usia di atas 42 tahun yang hanya 6,7%."


Mendengar itu Mawar dan Simba tersenyum saling melihat sekilas mengingat usia mereka yang masih terbilang muda. Namun senyum itu memudar ketika Dokter menjelaskan jika ada resiko yang harus mereka hadapi.


"Resikonya apa Dok?" tanya Simba khawatir.


"Pertama beresiko mengalami persalinan prematur dan berat badan lahir rendah, Meskipun risiko ini rendah namun program bayi tabung dapat meningkatkan risiko bayi lahir lebih awal atau dengan berat badan lahir rendah.


Sindrom hiper stimulasi ovarium: Saat menjalani program, Anda akan disuntik obat kesuburan seperti human chorionic gonadotropin (HCG), guna menginduksi pengeluaran sel telur (ovulasi). Efek sampingnya, Anda dapat mengalami sindrom hiperstimulasi ovarium dimana ovarium menjadi bengkak dan nyeri.


Kedua keguguran, Tingkat keguguran pada wanita yang menjalani program bayi tabung hampir sama dengan mereka yang hamil alami, yakni sekitar 15% sampai 25%. Namun angka ini dapat meningkat seiring dengan usia ibu.

__ADS_1


Ketiga komplikasi prosedur pengambilan telur, Penggunaan jarum untuk mengumpulkan telur mungkin dapat menyebabkan pendarahan, Infeksi atau kerusakan pada usus, Kandung kemih, dan pembuluh darah.


keempat kehamilan di luar kandungan (ektopik) Risiko ini terjadi sekitar 2% hingga 5% pada mereka yang menjalani program bayi tabung. Kehamilan ektopik sendiri adalah kondisi dimana sel telur yang dibuahi tertanam di luar rahim, Biasanya di tuba fallopi. Embrio ini kemudian tidak dapat bertahan hidup, dan ibu tidak dapat melanjutkan kehamilannya.


Dan terakhir resiko mental, Program ini dapat menguras finansial, fisik, dan emosional kedua pasangan. Dukungan dari konselor, Keluarga dan orang terdekat dapat membantu Anda dan pasangan melalui permasalahan yang mungkin terjadi selama program ini."


Setelah Dokter selesai menjelaskan, Simba menarik nafas dalam-dalam, Ia tidak bisa membayangkan jika salah satu resiko itu terjadi kepada Mawar. Karena itu ia langsung menunda program tersebut dan menarik Mawar keluar dari ruang Dokter.


"Aku tidak bisa melakukan ini Ana."


"Aku tau, Tapi terlalu banyak resiko yang harus kamu hadapi Sayang."


"Dan Aku siap menghadapi segala resikonya."


Simba menarik nafas dalam-dalam kemudian memegang kedua bahu Mawar dan sedikit membungkukkan badan untuk meyakinkan Mawar.

__ADS_1


"Sayang... Jangan jadikan ini tekanan untuk mu, Tanpa ada hadirnya anak diantara kita pun Aku sudah merasa bahagia bersama mu."


"Tapi akan lebih sempurna lagi jika pernikahan kita di lengkapi dengan kehadiran seorang anak kan?"


"Ya itu benar tapi..."


"Maka izinkan Aku menyempurnakan pernikahan kita."


"Anaaa..."


"Ku mohon, Izinkan Aku melakukan program ini, Sekali saja. Baik itu berhasil atau gagal, Aku tidak akan memaksa Mas untuk kembali melakukannya."


Melihat keinginan Mawar yang begitu kuat, Akhirnya Simba menyetujuinya.


Mereka pun kembali masuk dan menjalani semua proses yang harus mereka jalani.

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2