Husband Denial

Husband Denial
So I Am (Bagian 2)


__ADS_3

Heejin menatap teman satu flat-nya yang tampak terburu-buru. Pakaian pramugari yang dikenakan gadis itu tampak berantakan, begitupun cepolan rambutnya yang masih menyisakan beberapa anak rambut di pinggir.


" Hijiiin gue berangkat yaa. " pamit Amy.


" Loe yakin mau pergi berantakan gitu? " tanya Heejin.


" Dah ah bodoh amat nanti di mobil gue rapiin lagi. " Heejin hanya menggelengkan kepalanya melihat tingkah Amy.


" Ah iya kunci. " gadis yang sudah hampir meraih pintu itu membalikkan tubuhnya untuk mengambil kunci mobil yang tergantung di ruang tengah.


" Kebiasaan. " Heejin menyempatkan diri untuk mencubit pipi Amy, membuat gadis itu cemberut.


"Hiijiinn make up gue rusakkk" dumel Amy.


" Emang udah rusak kali, udah sana cepet pergi. " Heejin mendorong tubuh Amy menuju pintu keluar.


" Gue pergi ya. " Heejin hanya menganggukkan kepalanya singkat menanggapi Amy.


*


Rhino memarkirkan mobilnya dan melihat Amy, adik perempuannya tampak terburu-buru. Ia akan menyapa gadis itu, namun Amy sudah masuk ke mobil.


Ia akhirnya melangkahkan kakinya ke Flat milik adiknya itu. Disana seorang gadis cantik menunggu dengan pakaian santai.


" Ih, katanya mau fitting baju. Kok masih pake baju rumah sih? " dumel Rhino pada Heejin begitu dia sampai di Flat itu.


" Biasa, Aku suka ga tenang kalau si Amy belum pergi. Kan Kamu tau sendiri cerobohnya dia gimana, heran Aku kok bisa-bisanya dia jadi flight attendant. " balas Heejin.


" Tau gitu Aku ga ngebolehin Kamu buat tinggal bareng dia disini. Ngerepotin aja adikku itu. " Rhino memikirkan betapa menyusahkannya mengurus seorang Amy, ah kapan adiknya itu akan dewasa.


" Gapapa, lagian cuma sebentar kan. Nanti habis pernikahan Kita juga udah balik ke jepang. " ujar Heejin.


" Yaudah, kalau kata Kamu gitu. Yuk sana siap-siap, Aku udah ga sabar liat Kamu pake gaun pengantin. " seru Rhino.


" Baru fitting, pak. Belum hari H. "


" Sama aja, pokoknya pasti Kamu bakal cantik banget. " Rhino merangkul Heejin dan mengecup puncak kepalanya singkat, membuat Heejin merona.

__ADS_1


*


Sam menyantap makan siangnya dengan malas, bertemu Felix, Han dan Seungmin adalah bencana baginya. Meskipun Seungmin tampak tidak peduli, kehadiran Han dan Felix benar-benar meresahkan.


" Loe tau ga? Si Heejin mau nikah sama cowo jepang katanya. " seru Han dengan nada memanas-manasi.


" Bukan cowo jepang kali, cowo yang tinggal di jepang. " timpal Felix.


" Bodoh ah, sama aja. " ujar Han.


" Beda. " Seungmin ikut menimpali.


" Terus hubungannya sama gue apa? " cetus Sam.


" Ya masa sih mantan loe mau nikah tapi loe nya pacar aja ga punya. " sindir Han.


" Huuh, si Seungmin alim-alim gitu aja udah punya pacar. Lah loe, ga habis pikir gue. Seorang Sam yang terkenal playboy, sekarang ga punya satupun perempuan di sisinya. " kata Felix.


" Iya sih, tapi pacar Seungmin kan anak kuliahan. Emang loe doyan Sam sama bocah ingusan kek pacarnya Seungmin. " ungkap Han.


" Eh, enak aja. Eugene gitu-gitu dewasa tau. " bela Seungmin, tak rela pacarnya dikatai bocah ingusan.


" Gatau tuh, padahal dia yang mulai. Kok jadi kaya dia yang ngebelain Sam sih. " timpal Seungmin yang awalnya tidak ingin peduli dengan percakapan ini, namun lain cerita kalau pacarnya kini sudah dibawa-bawa.


" Hm, Loe bertiga terusin debatnya. Gue mau ke lokasi proyek dulu, bye. " Sam mengambil tas selempang kesayangannya dan meninggalkan Cafe itu. Han, Felix dan Seungmin dengan kompak berseru pada Sam.


" Dasar Playboy Pensiun. "


*


Sam menatap tiket yang diberikan ibunya kemarin malam. Tiket pesawat ke London, tempat dimana Ayah kandungnya berada. Ia tau bahwa ibunya sangat ingin Sam kembali ke kediaman Ayahnya, mau bagaimanapun sudah hampir bertahun-tahun Sam tidak mengunjungi London.


Ia tidak siap jika harus bertemu pria itu. Mengingat kematian Ibu kandungnya, dan seolah memaafkan semua yang telah pria itu lakukan. Ia bahkan harus menghadapi Ibu tiri yang tidak Ia kenal.


Rima, Ibu angkat sekaligus mantan pengasuhnya adalah satu-satunya orang yang ingin Ia panggil Ibu sekarang. Selepas Kematian Bunda, Rima lah yang merawatnya. Ketika Ia meninggalkan London 3 tahun lalu, Rima pula lah yang menerima kehadirannya dengan tangan terbuka.


*

__ADS_1


" Gila, calon pramugari sekarang pada kecentilan banget sih. Gue bisa hitung loh berapa kali mereka ngedip ke Kak Soobin. Gatau apa Kak Soobin udah punya tunangan. " dumel Amy kesal.


" Udah-udah, lagian Loe juga ngapain peduli sih. Tunangan Kak Soobin bukan Loe juga. " balas Jess.


" Gapapa sih kalau Gue gakenal tunangannya siapa, ini masalahnya tunangan Soobin kan Loe, Jess. Hati Loe ga panas apa? " ujar Amy.


" Oh jadi Loe marah-marah ngewakili gue nih, ya gue ga masalah sih. Kalau mereka pada genit ke Soobin, itu artinya tunangan gue menarik kan. Seharusnya gue seneng dong. " Jess memang tidak pernah mempermasalahkan apabila ada wanita yang melirik manja pada Soobin tunangannya, Ia cukup tau bahwa hati Soobin hanyalah untuknya.


" Bener juga, beruntung banget ya Soobin punya calon Bini kaya loe. Kalau itu gue, ngeliat cewe-cewe genit ke tunangan gue, udah gue bakar dah. " Amy mengepalkan tangannya penuh emosi, namun di mata Jess Amy justru tampak menggemaskan.


" Loe aja gatau tunangan loe yang mana, Amy. Gimana Loe tau ada cewe yang tertarik sama dia apa engga. " seru Jess.


" Iya juga ya, jangan-jangan dia burik lagi kaga ada yang suka. Ga cocok dong sama gue yang cantik kek bidadari gini. " Jess tertawa ringan menanggapi tingkah narsis Amy.


" Amit-amit, Amy. Gue yakin dia ga sejelek itu tapi ga seganteng Soobin juga sih. "


"Jiaaah, malah ngebanggain pacar sendiri. " Jess kembali tertawa membuat Amy ikut tertawa karenanya.


***



Ini fotonya Felix, Han, Sam sama Seungmin pas masih jaman sekolah dulu. Mereka udah sahabatan dari SMA sampe sekarang. Walaupun suka ribut kaga jelas mereka sebenernya kompak kok.



Ini Soobin sama Jess, mereka cinlok beberapa tahun lalu dan akhirnya mutusin buat tunangan. Walaupun Soobin anaknya keliatan cuek, tapi kalau udah bareng Jess pasti mendadak gemesin.



*Ini Heejin, mantan tunangan Sam sekaligus calon istrinya Rhino. Heejin itu anaknya kalem dan penyayang banget, entah apa yang ngebuat dia harus pisah sama Sam. Tapi, sekarang kayanya dia juga sayang banget sama Rhino*.



Ini Rhino, tunangan sekaligus Kakak kandungnya Amy. Walaupun Amy sama Rhino ga mirip, sebenernya mereka Sibling goals banget. Sayangnya, semejak Amy jadi Flight Attendant dan Rhino kerja di Jepang mereka jadi jarang ketemu. Dengan jadwal penerbangan yang super padat, Rhino cuma sempat beberapa kali ketemu sama Amy, entah itu di Flat-nya ataupun Rumah keluarga mereka.


__ADS_1


Kira-kira gimana ceritanya ya Amy bisa ketemu Sam.


***


__ADS_2