
"Hei....kenapa bisa ada ular piton di dalam celanamu?" tanya Viyone yang ingin bangkit akan tetapi di tahan oleh suaminya.
"Viyone, apa kau tahu melakukan hubungan suami istri itu seperti apa?"tanya Richard yang memainkan jari di bagian kewanita.an Viyone.
"Singkirkan jarimu! kenapa kau memasukkan jari ke dalam sanaaaaa.. ?" teriak Viyone yang merasa malu walau dia tidak tahu apa niat suaminya itu.
Loza dan empat menantunya masih duduk di ruangan lantai dasar dan mendengar teriakan Viyone dari kamar.
"Aku akan mengajarmu apa itu hubungan suami istri yang harus kita lakukan," kata Richard.
Richard menghisap dua gundukan milik istrinya itu sambil memainkan jarinya di bagian inti milik Viyone dengan berniat ingin membuat istri polosnya terangs*ng dan menikmati hubungan itu. akan tetapi yang di rasakan oleh Viyone bukanlah nikmat, melainkan rasa geli.
"Woi...jangan hisap pu.tingku! kau sudah tua masih saja ingin menyusu. aku tidak ada air susu. seharusnya kau menghisap punya mamamu karena mamamu pasti masih ada air susu....." teriak Viyone yang menembus ke luar kamar.
"Uhuk...uhuk...uhuk..." suara batuk Loza yang keselek minuman akibat mendengar ucapan menantunya yang polos dan lugu itu.
Richard ingin memasukan pusakanya ke vagi.na istrinya itu. akan tetapi ia gagal berkali-kali. walau gagal Richard tetap mencobanya karena itulah yang dia inginkan untuk mendapatkan kepuasan dari istri mudanya itu.
"Apa yang kau lakukan? kenapa kau ingin menusuk bagian itu? bagaimana aku mau buang air kecil nanti, apa kau sudah puas melihatnya, singkirkan ular piton mu," bentak Viyone dengan nada tinggi.
"Apa kau bisa diam! jangan lupa kau harus patuh padaku! jika tidak, aku akan membatalkan semua biaya pengobatan ayahmu," kecam Richard yang sedang berusaha menerobos goa sempit yang ada di depan matanya.
"Iya, aku ingat dan tidak lupa sama sekali, memang untuk apa kau melakukan itu?"
"Ini adalah untuk hubungan suami istri, apa kamu tahu?"
"Apa manfaatnya?".
__ADS_1
Richard menahan kesal sambil bersabar menghadapi istri ke limanya itu.
Richard mengabaikan ocehan istrinya tanpa berhenti. ia melanjutkan usahanya untuk menembus gawang yang sempit berkali-kali dan akhirnya berhasil.
Ia mendorong masuk sedalam-dalamnya ke bagian inti istrinya
"Aaarrgghh...teriakan Viyone yang kesakitan akibat gesekan dari Richard yang hasratnya telah mengebu-ngebu.
"Mama....aku di patuk ular piton......," teriak Viyone yang mengema satu ruangan.
"Uhuk...uhuk...uhuk....uhuk..." suara batuk Loza yang mendengar teriakan menantunya itu. sementara empat istri Richard harus bersabar dan bersabar mendengar jeritan istri baru suaminya yang menjerit sehingga di dengar oleh mereka. sambil merasa kesal sehingga tangan mereka gemetar saat memegang cangkir.
Rasa cemburu, iri, marah melanda diri mereka, selama ini mereka tidak pernah di sentuh oleh suami mereka yang selalu menjauh darinya.
"Sakit...apa ularmu beracun?" rintihan Viyone yang menetes air mata.
"Eemmm...aku tidak bisa bernafas, ahkkk..sakit sekali. cepat hentikan!"
Richard melakukan gesekan terus menerus dan semakin cepat karena mencapai puncak kenikmatan. sementara Viyone semakin kesakitan akibat gesekan yang cepat dari suaminya itu.
"Aahhkk....hentikan!" pinta Viyone yang menahan rasa sakit.
"Buka mata dan dengarkan aku! ini adalah hubungan suami istri yang harus kita lakukan setiap aku mengiginkannya!"
"Apa manfaatnya bagimu?"
"Aku merasa sangat nikmat, dan kau juga akan merasakannya."
__ADS_1
"Nikmat kepalamu, aku merasa sakit sekali. sekujur tubuhku gemetar seperti kena listrik. mungkin saja ular piton mu beracun," ketus Viyone.
"Apa sudah selesai? sakit sekali!!"
Setelah mencapai puncak kenikmatan Richard menghentikan gerakannya karena merasa tidak tega melihat istrinya sedang menjerit kesakitan.
Richard merasa sangat puas dengan Viyone dan lalu mencium dahinya, sesaat kemudian Richard mengeluarkan pusakanya yang masih menegang keras.
Viyone langsung berubah posisi duduk dan melihat area kewanita.annya mengeluarkan banyak darah bercampur benih suaminya ia menangis karena merasa sedih.
"Mama pernah mengatakan harus menjaga keperawanan, ini sudah keluar darah pasti perawan sudah tidak ada. aku mengingkar janji mama. kenapa jijik sekali? ini lendir apa? kenapa ular piton bisa muntah lendir ini?" tanya Viyone yang sedang menangis.
Richard merasa pusing dengan sifat istrinya itu sehingga harus bersabar untuk membujuknya.
"Viyone, jangan menangis! ini adalah hal yang wajar karena kita adalah suami istri," kata Richard yang ingin menenangkan istrinya.
"Apakah kau akan melakukannya lagi?" tanya Viyone dengan polos.
"Tentu saja," jawab Richard.
"Kenapa?"tanya Viyone dengan polos.
"Karena aku kecanduan denganmu, dan setiap malam aku akan melakukannya lagi!"
"Kenapa harus aku? bukankah kamu memiliki empat istri lagi, kenapa tidak melakukan dengan mereka?"
"Aku tidak menyukai mereka, dan aku hanya menginginkanmu," jawab Richard yang mengendong Viyone menuju ke kamar mandi.
__ADS_1