Istri Ke Lima Untuk Pemuas

Istri Ke Lima Untuk Pemuas
Ketahuan Selingkuh


__ADS_3

"Siapa yang menaruh barang di sini? sakit sekali kakiku," gerutu Viyone yang sambil memegang kakinya.


Viyone yang merasa penasaran ia pun menunduk dan mencoba menyentuh sesuatu yang ditendang olehnya tadi.


"Apa ini? kenapa sepertinya keras macam batu?" gumam Viyone yang meraba-meraba tanpa bisa melihat karena gelap gulita.


Tidak lama kemudia terdengar suara dese.han dari arah lain.


"Arghh...."


"Aku tidak menyangka aku bisa menikmati semua ini," ucap suara seorang pria.


"Malam-malam begini siapa yang sedang berbicara? sedangkan dalam rumah ini hanya Richard seorang pria dan tidak ada pria lain lagi," gumam Viyone.


Viyone yang merasa penasaran lalu melangkah mencari suara itu berada.


"Aarrggh...." desa.han seorang wanita yang dari salah satu kamar


"Jangan-jangan ada hantu dikamar itu," gumam Viyone yang melangkah dengan pelan sambil menyentuh tembok rumah sebagai penunjuk jalan.


"Nyonya kedua, aku menjadi ketagihan, apakah kita bisa selalu begini?" tanya pria itu yang sedang melakukan hubungan dengan Selry.


"Tidak bisa, kau hanya boleh datang di saat aku memintanya, dan harus waspada jangan sampai ada yang tahu," jawab Selry dengan suara pelan.


Saat itu Viyone sudah mendengar semua ucapan mereka yang sedang bercinta di dalam sana.


"Suara kakak kedua bersama dengan pria lain, mereka sedang melakukan apa didalam?" batin Viyone.


"Aarghhh...."


"Hah....Nyonya kedua, tuan muda sangat rugi besar karena tidak memilihmu, dia malah memilih gadis kampung itu," ujar pria itu.


"Gadis kampung? enak sekali kalian merendahkanku," batin Viyone.

__ADS_1


Viyone yang merasa kesal lalu mendobrak pintu itu dengan satu tendangan.


Brak..


Dobrakan pintu yang tumbang akibat tendangan keras dari Viyone.


Selry dan pria itu merasa terkejut dengan dobrakan yang terjadi dan langsung bangkit dengan ketakutan.


"Kakak kedua, kau bermain dengan salah satu anggota rumah ini, hebat sekali," kata Viyone dengan mengejek.


"Kau....kenapa bisa muncul di sini?" bentak Selry yang ketakutan.


"Aku sedang lapar dan mencari makanan, ternyata bisa melihat tontonan kalian di sini," jawab Viyone yang melihat pasangan itu.


Pria itu yang langsung memakai celananya karena merasa malu dan cemas


"Hei Paman, tidak perlu lagi kau menutup anak ular kecilmu itu, bagaimana rasanya sarang ular kakak kedua? setelah aku bersihkan rumputnya kau langsung tergoda dan masuk ke dalam tanpa minta izin dengan Richard," kata Viyone yang ceplas ceplos.


"Nyonya kelima, kami..." ucap pria itu yang terhenti.


"Apa maksudmu?" tanya Selry yang merasa cemas dan menarik selimut menutup tubuhnya yang tanpa pakaian.


"Ular piton punya Richard lebih besar, sedangkan punya paman ini seperti anak ular ukurannya, kenapa kau memilih dia?" tanya Viyone.


"A-apa? kau mengatakan aku adalah anak ular?" tanya anggota pria itu dengan merasa kesal


"Iya, anak ular yang baru lahir," jawab Viyone yang tidak mau kalah.


"Kau menghinaku," bentak pria itu yang menghampiri Viyone dan ingin menampar gadis itu.


"Dasar anak ular," bentak Viyone yang langsung memegang senjata pria itu sambil menariknya dengan kuat.


"Aarrrghhhh....." teriakan pria itu yang mengema satu ruangan kamar dan menembus hingga keluar.

__ADS_1


"Bagaimana, apakah sakit?"tanya Viyone yang menarik semakin kuat.


"Aarrrghhh...." teriak pria itu yang wajahnya memucat.


"Apa kau gila ya?" tanya Selry yang merasa cemas.


"Ularnya liar aku hanya ingin memberi pelajaran saja," jawab Viyone yang menarik sambil melangkah keluar dari kamar.


"Aaarrgghh...." teriak pria itu yang terpaksa ikuti langkah Viyone dalam kondisi telanjang sambil berteriak kesakitan.


"Ada anak ulaaarrrrrrr. ...." teriak Viyone yang melangkah pelan karena ruangan yang tanpa lampu.


Tidak lama kemudian lampu ruangan itu menyala menerangi seluruh ruangan kediaman.


Richard yang mendengar teriakan istri kelimanya itu langsung keluar dari kamar, bagitu juga dengan Loza dan tiga istri Richard lainnya.


"Ada apa malam-malam begini kamu berteriak sehingga semua orang terbangun?" tanya Kimmy dengan kesal.


"Aku menangkap anak ular," jawab Viyone yang masih sedang menarik senjata pria itu.


"Aarrghhhh...." teriakan pria itu yang sedang kesakitan.


Richard dan lainnya melihat Viyone yang sedang memegang senjata salah satu anggota rumah tangga mereka merasa heran dan hampir tidak percaya.


"Lepaskan tanganmu!" bentak Richard pada Viyone karena melihat istrinya itu sedang menarik pusaka pria lain.


"Iiihh...sangat menjijikan kenapa banyak lendir," gerutu Viyone yang melihat telapak tangannya itu.


"Pergi cuci tanganmu!" perintah Richard yang merasa kesal.


"Iya," jawab Viyone yang melangkah pergi.


Semua mata tertuju pada anggota laki-laki yang selama ini bekerja sebagai pembersih halaman yang tanpa sehelai benang.

__ADS_1


Setelah beberapa menit kemudian mereka semua berdiri diruang keluarga. Loza, Richard dan tiga istrinya duduk di sofa, sementara Viyone, Selry dan juga selingkuhannya berdiri di hadapan mereka.


__ADS_2