
Keesokan harinya.
Viyone yang baru bangun langsung merintih kesakitan.
"Aahhhkkk....kenapa sampai sekarang masih sakit ya? apakah ular piton itu beracun? jangan-jangan lendir semalam itu adalah racunnya? apa aku bisa mati karena racun itu?" gumam Viyone.
Viyone yang ingin turun dari kasur berjalan dengan perlahan, tanpa menganti pakaian tidur adalah kebiasan baginya saat dirumah sendiri. kini ia keluar dari kamarnya dan menuju ke anak tangga.
"Ada yang bisa bantu aku panggilkan dokter? aku kena racur ular!" rintihan Viyone yang kemudian duduk di anak tangga sambil memeluk tiang tangga.
"Rumah ini horor sekali, walau luas dan mewah tapi penghuninya hanya sedikit, untuk apa rumah besar-besar kalau hanya beberapa orang yang tinggal. lebih nyaman dirumah sendiri. tidak tahu kapan aku bisa pulang ke sana lagi," ocehan Viyone sambil memeluk tiang anak tangga.
"Hai...adik ke lima, kenapa kamu duduk di sini? lihatlah dirimu sekarang, memakai pakaian tidur ke ruangan. apa kamu tahu itu sangat tidak sopan. jika mama melihatmu seperti itu dia pasti akan marah padamu," ucap Kimmy yang adalah istri pertama.
"Apakah kamu adalah bibi Richard?"
"Aku bukan bibinya, tapi aku adalah istri pertamanya. kau harus memanggilku kakak pertama," jawab Kimmy yang merasa kesal.
"Maaf aku tidak ingat denganmu, wajahmu lebih tua sehingga aku mengira kamu adalah adik mama," ucap Viyone yang berterus terang.
"Kau...sangat tidak sopan," ketus Kimmy.
"Jangan salahkan aku! kamu tiba-tiba saja muncul seperti penunggu makanya aku menjadi lupa," ujar Viyone dengan tanpa segan
"Kakak pertama, kenapa kamu ada di sini bersama adik kelima?" tanya Laneza yang baru muncul entah dari mana.
"Adik keempat, tidak ada yang mengherankan jika aku berada disini. tidak perlu diperbesarkan!" ucap Kimmy yang menatap tajam ke arah Laneza.
"Kelihatannya adik kelima bekerja keras semalam," ucap Kimmy dengan menyindir Laneza.
"Aku kesakitan sekali, ular pitonnya pasti beracun. apakah kakak bisa membantu aku menghubungi dokter?"
"Untuk apa dokter?" tanya Laneza.
"Aku terkena racun ular," jawab Viyone yang sedang menahan sakit.
"Ehem...apa rasanya saat Richard melakukannya padamu?" tanya Kimmy dengan sengaja ingin menyinggung Laneza.
__ADS_1
"Rasanya sakit sekali, tapi dia malah mengerang macam kesurupan saja. tidak tahu untuk apa dia mengerang seperti itu," jawab Viyone.
Laneza yang mendengar ucapan gadis itu merasa kesal dan benci yang terpendam, ia yang sudah dinikahi oleh Richard tidak pernah disentuh oleh suaminya itu.
"Kakak pertama, apa bisa menghubungi dokter? aku ingin bertanya lendir apa yang dimuntah oleh ular piton itu? aku tidak mau mati muda. aku belum melihat papaku sadar," ujar Viyone dengan polos.
"Kakak pertama, adik kita ini sangat beruntung sekali karena mampu menarik perhatian suami kita. sedangkan kakak yang paling pertama melangkah masuk ke keluarga ini hingga sekarang masih belum melihat ular piton," kata Laneza yang mengejek.
Kimmy melirik tajam ke arah Laneza dengan tatapan yang tajam.
"Kenapa kalian belum pernah melihatnya? apa dia tidak pernah mematuk kalian? kenapa dia tidak adil ya? aku sangat menderita dibuatnya, sedangkan dia malah mengatakan nikmat. apanya yang nikmat," ketus Viyone sambil menolong tiang tangga.
Mendengar kata-kata Viyone yang lugu mereka langsung terdiam karena mereka sama sekali tidak memiliki kesempatan mendapatkan sentuhan dari suami mereka.
"Kakak, kenapa kalian masih diam di sana? tolong aku panggilkan dokter dan panggilkan Richard pulang? dia ke mana?"
"Untuk apa memanggilnya pulang?"tanya Laneza.
"Sekalian menyuruh dokter untuk periksa ular pitonnya beracun atau tidak, kalau tidak mana mungkin bisa begitu sakit," jawab Viyone.
"Gadis ini sangat bodoh sehingga tidak sadar apa yang dia katakan, aku bisa membodohi dia," batin Kimmy.
"Mencuci racun dengan apa?" tanya Viyone.
"Bubuk berasal dari bunga foxglove, itu sangat bagus untukmu," jawab Kimmy dengan senyum.
"Kakak pertama, apa kamu tidak pernah diberitahu orang tua mu ya apa itu bunga foxglove?" tanya Viyone dengan melirik tajam.
"Itu adalah bunga untuk menghapus racun, sangat bagus digunakan untukmu, jika kamu tidak percaya kamu bisa mencobanya," ujar Kimmy.
"Kamu adalah kakak pertama kenapa bisa begitu bodoh sekali? bunga foxglove adalah racun bukan penghilang racun. jika racun masuk ke aliran darah, maka detak jantung bisa melambat dan akhirnya berhenti bekerja. sebelum jantung gagal berfungsi, seseorang yang terkena racun digoxin akan mengalami sakit perut dan sakit kepala yang hebat," jelas Viyone.
"Apa kamu ingin aku mati ya?" tanya Viyone dengan ketus.
"Hahahaha...adik kelima, kelihatannya kamu mengerti soal racun," ujar Laneza yang mengejek Kimmy.
"Papaku mengenal banyak tanaman yang beracun, makanya aku mengerti," ketus Viyone.
__ADS_1
"Viyone, mari ikut aku ke kamarku! aku akan memberi obat oles untukmu!" ajak Laneza dengan senyum sinis.
"Tidak mau," jawab Viyone yang memeluk tiang tangga dengan erat.
"Jangan malu! kita adalah kakak beradik sekarang, dan kita harus saling menjaga," ucap Laneza yang ingin menarik lengan Viyone.
"Senyummu sangat menakutkan, papaku bilang orang yang senyumannya miring adalah orang yang berhati iblis. walau wajahmu mirip manusia tapi tidak ada yang tahu hati kamu itu seperti apa," kata Viyone dengan berterus terang.
"Jangan salah paham denganku, aku tidak mungkin menyakitimu," ujar Laneza yang ingin menarik lengan Viyone.
"Singkirkan tanganmu!" bentak Richard yang tiba-tiba muncul di sana.
Mendengar bentakan pria itu Laneza dan Kimmy langsung terkejut dan merasa cemas.
"Kenapa kau baru muncul sekarang? lihatlah dua istrimu ini menganggu ku terus dari tadi," kata Viyone.
"Apa kamu baik-baik saja?"tanya Richard yang menghampiri istri kelimanya yang sedang duduk di anak tangga sambil memeluk tiang.
"Apanya yang baik? ular piton mu begitu panjang dan keras hingga kini aku masih sakit, aku meminta mereka menghubungi dokter tapi mereka menolak," jawab Viyone.
Richard yang mendengar ucapan istri kelimanya hanya bisa diam dan bersabar. lalu ia mengendongnya menuju ke kamar.
"Kakak pertama, adik kita ini bukan orang bodoh, kau ingin meracuni dia? kau cukup kejam," kata Laneza yang mengejek.
"Bukankah kau juga sama? jika bukan karena suami kita pulang mungkin kau pasti memaksanya, kan? bagaimana pun tubuhmu masih kalah dari gadis itu sehingga Richard bisa tertarik padanya," ujar Kimmy dengan menyindir.
"Kakak pertama, bukankah dirimu sama saja tidak disentuh olehnya," balas Laneza sambil menahan emosi.
"Dia tidak akan bisa bertahan lama di sini," ketus Kimmy yang melangkah pergi.
💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖
Hai teman-teman ada kabar yang sedikiti tidak menyenangkan, bahwa judul karya" Disetubuhi Oleh Siapa" akan berhenti upload di Plaform ini. karena dipindahkan ke Plaform lain. jadi karya ini sedang review untuk dihapus. tapi teman-teman yang masih ingin mengikuti ceritanya bisa Add akun instragram saya ya. Author Pikachu.
__ADS_1
Terima kasih🙏🙏🙏🙏