ISTRI MUDA KE 4

ISTRI MUDA KE 4
21. SAKIT HATI


__ADS_3

" Tiiiin.."



Suara bel kendaraan begitu mengejutkan keduanya.


.


.


Ah...tidak itu Devon...


.


.


Nova mendorong Krisna yang berada di atas tubuhnya menjauh. Krisna terbaring di sisinya. Dan kemudian Nova segera bangkit . Ia segera pergi ke kamar mandi. Untung saja kala hasratnya menggila , Devon tiba . Dan seperti biasanya, Devon memberi isyarat dengan bel motornya.


Ya ampun...apa yang akan ku lakukan tadi... aku hampir jatuh di pelukan Om mas .. Bodoh sekali aku mengikuti saja permainan gila nya. ..Aku benar benar akan masuk daftar antrian istrinya tadi...


Bodoh...bodoh..bodoh .. benar benar bodoh...Apa aku mau jadi istri yang mendapat giliran ke 4 setiap bulannya...Bertemu dengannya cuma 5 hari... 26 hari dalam sebulan merasa kesepian...Hidup macam apa itu...


Aku tidak boleh terlena lagi .. sadar bodoh .. hidup keras akan kau jalani jika menjadi istri ke empat nya....


.


.


.


.


Nova menampar pipinya sendiri dengan pelan. Ia harus sadar dengan hidup yang teramat sulit yang harus di jalaninya nanti jika memilih pria tua yang hidup berpoligami itu.



Nova kemudian mandi. Ia mengguyur kepalanya untuk menghilangkan pengaruh pengaruh buruk dari Krisna.



Begitu selesai mandi ia memakai handuknya dan keluar begitu saja. Karena sudah kebiasaan ia seperti lupa jika tadi ada Om mas di sana.



Nova kaget saat melihat Om mas nya nampak terkejut melihatnya dengan tubuh di lilit handuk pendek sepaha nya itu. Sehingga terlihatlah kulit kuning Langsat nya yang begitu halus dan sedikit terbuka di bagian dada dan pahanya.



Krisna menelan air ludahnya melihat pemandangan itu. Nova memang gadis kecil bertubuh sedang dan berbodi rata .Namun kesederhanaan penampilannya yang polos dan tampak segar karena usia mudanya justru menggugah birahi nya. Dibanding 3 istrinya yang lain yang sudah banyak polesan di sana sini dan juga make up yang tebal, Nova tampak lebih memancarkan aura nya. Dan itu lebih menyihir Krisna.



" A...a...bodoh.." ucap Nova seraya berlari menuju ke lemari pakaiannya dan mengambil seragamnya.



Krisna yang sedari tadi sudah terangsang dan belum juga terlampiaskan kian tak terbendung hasratnya.


.


.


Imanku kalah sama Imin... Maaf C i l... sepertinya aku tidak akan melepas mu hari ini .


.


.


Krisna perlahan bangkit dan menyusul Nova yang sedang berganti baju di depan lemari. Ia melihat Nova sedang mencari pakaiannya.



" Tidak usah pakai baju C i l... nanti juga di lepas semua.." kata Krisna .



Mendengar itu Nova jadi panik. Ia menatap Krisna dengan wajah kalut nya. Dan Tanpa kata , Krisna mengangkat tubuh Nova dan membawanya kembali ke tempat tidur. Kemudian membaringkan nya kembali ke ranjang.



" Bilang pada Pacarmu , kau tidak masuk sekolah hari ini..." kata Krisna. Ia lalu mengambil kan hp Nova dan memberikannya.



Nova nampak menggeleng geleng. Ia tahu apa yang akan terjadi jika ia tidak masuk ke sekolah. Ia akan menjadi milik Pria banyak istri itu. Itu artinya ia memilih jalan sulit untuk hidupnya sendiri.


__ADS_1


" Kau bilang atau aku yang bilang?" tanya Krisna penuh penekanan. Ia tidak memberi pilihan sama sekali. Sehingga mau tak mau ia mengambil hp tersebut dari tangan Krisna.



' Maaf Devon aku tidak masuk sekolah hari ini...aku tidak enak badan ' Nova mengirim pesan itu pada Devon .



' Oke ' jawab Devon . Tak lama kemudian terdengar suara motor Devon melaju meninggalkan rumah tersebut.



Krisna tersenyum. " Pilihan tepat "


.


.


Apanya yang pilihan ...kau sama sekali tidak memberiku pilihan ...


.


.


" C i l....maaf ..aku akan melanggar janjiku...Aku tak bisa melepas mu hari ini.."



' DEG '



Ucapan Krisna itu membuat jantungnya berdegup kian kencang dan nafasnya kian memburu.


.


.


Jadi...aku tetap tidak akan bisa lepas darimu ya.... Aku harus melepas mahkotaku dan menyerahkannya padamu ...Pria banyak istri??


.


.


Nova tak tahu harus senang atau sedih. Mengikuti suara hatinya ia pasti berkata


Krisna melepas piyama atasannya hingga ia bertelanjang dada. Ia memperlihatkan tubuh indahnya pada Nova.



" Om mas.."



" Apa C i l ? "



" Om mas ingin tidak aku menjadi milik Om mas seutuhnya ?" tanya Nova.



" Apa itu masih perlu di tanya ?" tanya Krisna balik.



" Ceraikan istri istri Om mas yang lain...Kalau Om mas ingin bersamaku, aku ingin menjadi satu satunya istri...Aku bukannya serakah , tapi aku tidak mau berbagi cinta dengan wanita lain... Kalau Om mas sanggup, aku rela menyerahkan diri ku pada Om mas " Nova pun mengambil keputusannya. Ia tidak mau cuma mengikuti nafsu semata yang jelas jelas merugikannya.



Krisna terdiam. Tenyata Nova bukan bocah bodoh yang begitu saja terbawa hasratnya. Ia masih bisa berpikir normal. Mengira ngira untung dan ruginya.



" Itu sulit C i l .." kata Krisna kemudian



" Diantara semua istriku itu , Aku paling mencintai Shinta ...Andai saja dia bisa memberiku anak laki laki...Dewi, Donna dan kau tidak pernah ada .kalian tidak akan pernah menjadi istriku. "



Jawaban Krisna itu hanya di tanggapi senyum oleh Nova.


.


.

__ADS_1


*Jelas sudah semuanya sekarang...Mbak Dewi, Mbak Donna, dan Aku sama sekali tidak ada harganya di mata pria ini ..Dia hanya mencintai istri pertamanya itu. Bersama kami hanya kewajiban semata , juga tempat pelampiasan hasratnya yang tak terpuaskan oleh istrinya yang sakit\_sakitan itu*..



*Oke Om mas....ku hargai kejujuran mu*...


.


.


" Minggir ! " Nova bangkit dari ranjang dan menyuruh Krisna menyingkir . Ia kini benar benar harus bersikap tegas pada pria itu.



Krisna menjauh dari Nova. Memberinya jalan untuk bangkit dan beranjak menuju ke lemari pakaiannya lagi. Ia kembali mengenakan seragam sekolahnya.



" Mau kemana?" tanya Krisna



" Nomor rekening Om mas.."



" Untuk apa ?" tanya Krisna heran.



" Berikan saja..."



" Krisna memberikan hpnya yang di sana tertera nomor rekeningnya..."



Nova mengutak\_atik hpnya dan kemudian mengembalikannya pada Krisna. Dan sesaat kemudian, laporan transfer masuk ke dalam rekening Krisna sebesar 50 juta.



" C i l... ini apa?" tanya Krisna heran.



" Hutang orang tuaku pada kalian 100 juta kan...itu sudah ku kembalikan separuhnya..Meski itu uang darimu juga, tapi itu sudah jadi uangku sejak Om mas memberikannya padaku... Aku menebus kembali kebebasanku... Untuk separuhnya aku akan berusaha mencarinya lagi...Tapi mulai detik ini , karena aku sudah separuh bebas jadi Om mas tidak boleh menyentuhku lagi "



Krisna ternganga..Ia benar benar tak menyangka Nova akan se\_marah itu padanya...padahal ia cuma mengatakan kejujurannya.



" Silahkan Om mas mencintai istri istri Om mas itu...tapi mulai hari ini aku bukan bagian dari kalian "



" Astaga...kau marah C i l?" tanya Krisna seraya menghampiri Nova. Namun dengan cepat Nova menepiskan tangannya.



" Aku bukan wanita bayaran mu lagi ...aku wanita bebas...Jangan sentuh aku lagi ." kata Nova berang. Setelah berkata itu , iapun melangkah pergi keluar dari kamar itu dan meminta sopir pribadi mengantarkannya.



" Tumben Non Nova tidak minta di antar Tuan Krisna.."



Nova tak menjawab. Ia masih kesal pada Om mas.


.


.


*Seenaknya saja bilang cinta pada Mbak Shinta tapi mau minta jatah pada ku ..Om mas mesum gila brengsek...menyebalkan....



Tapi ...kenapa aku bisa se\_marah ini ya ...cuma gara gara Om mas bilang dia cinta mbak Shinta...



Ah...nggak tahulah...Bodoh amat ..aku gak mau tau Om mas lagi ..


__ADS_1


Aku cuma ingin ketemu Devon ...aku ingin Devon menghibur hatiku yang rasanya sakit sekali ini .. aku tidak tahu ini kenapa...tapi rasanya sakit sekali... 😭😭*


__ADS_2