
" Jadi kamu adik yang di ceritakan Mama ya...Halo Nova salam kenal...aku kakakmu EVANO. ..kau bisa memanggilku Evan " ucap Evan ramah sambil tersenyum ramah.
Nova membalas senyum pada kakaknya itu. Ia juga tampak baik dan ramah. Sepertinya Evan memiliki hati yang lembut seperti ibu asuhnya.
" Senang bertemu dengan Kak Evan..." ucap Nova pula. Evan tersenyum dan mengangguk.
Kemudian mereka bertiga pergi menuju mobil mereka di mana sang sopir sudah menunggu.
Evan berjalan sambil memeluk bahu Mama nya sedang Nova mengikuti di belakang.
.
.
.
Sampai di rumah mereka pun makan bersama. Evan ngobrol dan bercengkrama dengan Mama yang sudah lama tak di temui nya. Mereka saling melepas rindu dengan saling bertukar cerita.
Nova cuma diam sambil mendengarkan. Ia melihat Ibu dan Anak itu yang tampak saling menyayangi.
" Ma , habis ini aku mau tidur dulu...capek banget di perjalanan " kata Evan.
" Iya , kamu istirahat saja. Mama juga mau ke restoran sama Nova "
" Oke Ma.... Nanti aku akan ke sana juga " ucap Evan .Kemudian Evan pergi ke kamarnya di lantai 2 . Ia merasa aneh saat mendapati sebuah boneka ada di sana.
.
.
Sejak kapan di kamarku ada boneka...Ah masa bodoh lah...Aku ngantuk..
.
.
Karena saking capeknya , ia langsung merebahkan dirinya di atas ranjang empuk itu. Ia mengabaikan begitu saja dan langsung tidur.
.
.
.
.
Hari menjelang sore ...
Cuaca yang begitu panas di musim panas itu begitu membuat gerah. Keringat tetap keluar dan membasahi badan meski kipas angin sudah di nyalakan. Nova merasa begitu risih dan gerah dengan baju tertutupnya , badannya juga terasa lengket dengan baju penuh keringat.
" Mah...Aku pulang dulu mandi di rumah ya...ga betah panas dan lengket.." ucap Nova berpamitan pada Heppy.
" Iya..."
" Nova kemudian mengambil kunci sepeda motor matic nya. Kemudian ia segera menuju ke parkiran. Ia lalu menaiki motornya dan menuju ke tempat tinggalnya.
Setelah memarkirkan sepeda motornya , ia pun segera masuk ke rumah. Ia menuju ke kamarnya.
" Ah...rasanya nyaman sekali...." ucap Nova melepas jilbabnya dan tiduran di sofa yang ada di dalam kamarnya.
.
.
Di rumah ada AC nya ...sejuk dan nyaman sekali....Kalau di restoran panasnya minta ampun... Cuma kipas dan lagi tidak bisa santai harus melayani pembeli ke sana ke mari...
.
.
Nova sejenak tiduran dan namun ia langsung bangun saat ia sadar , ia tak boleh lama lama di rumah. Ia harus segera kembali ke restoran lagi setelah mandi dan berganti baju.
Nova langsung mengambil handuk dan menuju ke kamar mandi. Ia buru buru mandi dan juga keramas agar badannya tidak gerah lagi. Ia berendam di dalam bath up penuh busa .
__ADS_1
.
.
Setiap berendam begini , aku masih sering teringat Om mas...
Pertama kali merasakan mandi berendam seperti dalam drama korea waktu di hotel itu...Saat kami baru menikah...
Trus juga di rumahnya..Om mas juga sering nyelonong masuk kalau kebelet buang air..hihi...
Bagaimana kabar Om mas sekarang ya...apa dia baik baik saja...Atau dia sudah menikah lagi?
.
.
Nova masih sering teringat pada Krisna meski mereka sudah berpisah. Namun ia tidak bisa menghubungi Krisna lagi karena sudah berganti nomor. Nova tidak munafik, ia terkadang juga masih merindukan Krisna. Bahkan foto pernikahan mereka masih ia simpan di dalam dompetnya.
.
.
Mungkin benar kata orang....cinta pertama itu sulit di lupakan...
.
.
Nova segera bangkit dan membilas tubuhnya. Selesai mandi , Ia lalu melilitkan handuk di tubuhnya sembari menggosok rambutnya dengan handuk lain untuk mengeringkan rambutnya yang basah. Ia lalu melangkah keluar kamar mandi.
Nova begitu terkejut saat ia bertabrakan dengan EVANO yang baru bangun tidur dan hendak menuju ke kamar mandi karena ingin buang air. Ia tak mengenali Nova yang nampak berbeda tanpa hijabnya. Apalagi Nova cuma memakai handuk yang menutupi sebagian tubuhnya. Sehingga nampak lah kulit putih leher dan juga paha nya.
" Kau siapa?" tanya Evan kaget saat melihat wanita asing dalam keadaan setengah telanjang di depan matanya. Ia langsung membalikkan badannya.
" Hah! Kak EVANO?!" Nova yang juga kaget spontan langsung masuk ke kamar mandi dan menutupnya.
.
.
.
.
" Kak Evan ...tolong ambilkan baju piyama ku di lemari...."
" Kau ... Nova ?? tanya EVANO dari Luar yang mengenali suara Nova .
" I...iya... tolong kak..." ucap Nova . Ia benar benar tidak menyangka jika Evan ada di kamarnya.
" Nova..aku letakkan di sini ya ..Aku keluar dulu..." kata Evan meletakkan piyama Nova dan kemudian segera pergi dari kamar Nova.
Setelah Evan pergi, Nova pun keluar dari kamar mandi tersebut . Ia mengambil piyama nya dan kemudian segera menuju ke lemari pakaian dan mengambil baju gantinya.
Setelah berganti baju dan memakai pakaiannya lengkap dengan hijab nya ia pun segera turun. Ia melihat Evan yang duduk di ruang tamu .
Saat mata mereka bertemu , keduanya nampak tersipu dengan wajah memerah mereka.
" Maaf " ucap keduanya bersamaan. Keduanya terdiam sesaat dan saling memandang.
" Dulu itu kamar ku sebelum kau tinggal di sini...Jadi maaf ..aku tidak tahu kalau sekarang kau yang menempatinya " kata Evan kemudian.
.
.
Oh...jadi begitu...Pantas saja dia tadi ada di sana.... Sepertinya aku harus pindah kamar nanti .. Biar aku tidur di kamar tamu bawah saja ..
.
.
" Aku juga minta maaf Kak...Mamah yang dulu menyuruh aku tinggal di kamar itu ..Nanti aku pindah kamar saja .." kata Nova pula.
__ADS_1
" Tidak usah ..Kau pakai saja kamar itu...Aku nanti akan pakai kamar sebelahnya... " ucap Evan. Nova mengangguk .
.
.
Ya sudah....aku ngikut saja...
.
.
" Kau habis ini mau ke restoran ? " tanya Evan lagi.
" Iya .. ''
" Tunggu aku sebentar ya...aku bareng kamu sekalian...Mama nyuruh aku ke sana..."
" Tapi aku naik sepeda motor kak...Aku tidak bawa mobil..."
" Tidak apa apa ..Kau tunggu sebentar ya .." ucap Evan seraya bergegas kembali ke kamarnya untuk mengambil baju ganti.
Ia lalu membawa tas kopernya sekalian keluar dari kamar Nova dan memindahkannya ke kamar sebelah.
" Mana kuncinya?" tanya Evan . Nova memberikan kunci sepeda motor maticnya pada Evan. " Yuk.."
Nova lalu duduk di boncengan Evan dan kemudian keduanya segera menuju ke restoran.
.
.
Berarti mulai sekarang kalau di rumah aku juga harus tetap pakai hijab karena ada Kak Evan...
Waduh ..padahal pas musim panas begini...😞
.
.
Nova biasanya memakai baju biasa dan tanpa hijab jika berada di dalam rumah, namun saat keluar rumah ia selalu memakai hijabnya. Kini ia harus membuat perubahan baru lagi dengan kehadiran Evan.
" Nova .."
" Iya kak ? " sahut Nova cepat.
" Tolong pakai hijab ya saat di rumah...Karena meski kita saudara angkat tapi kita tidak punya hubungan darah..Kau wanita dewasa aku juga pria dewasa... Kita saling menjaga ya... Jangan sampai timbul fitnah " ucap EVANO.
" Ya..."
.
.
Ternyata apa yang ada dalam pikiranku dan Kak Evan sama... Dan tentu saja Kak Evan seperti Mamah Heppy... Mereka orang yang kuat agamanya
tentu saja harus menjaga sikap dan pandangannya...
.
.
Evan terdiam dalam alam pikirannya sendiri. Sebagai seorang laki laki normal , tentu saja ia tergoda saat melihat wanita yang cuma memakai handuk seperti Nova tadi. Kulit putih dan halusnya.... pahanya yang juga terlihat tadi , sangat mempengaruhi nya. Laki laki tidak mungkin tidak tertarik. Ibarat kucing melihat ikan..Tentu saja nafsu syahwatnya timbul . Apalagi wajah Nova yang terbilang cantik.
.
.
Maaf Nova ..Aku harus bersikap tegas... aku tidak ingin merusak hubungan persaudaraan kita...
Kau tanpa hijab ...Terlalu menyilaukan....kau terlalu cantik..
.
__ADS_1
.