
Devon langsung mendatangi Nova. Dan menanyainya.
" Nova, aku sudah tahu semuanya tentang kau dan Papa ku. Sekarang aku tanya kau memilih siapa ?...Aku atau Papa ku? " tanya Devon langsung.
" T..tunggu Devon ..maksudmu apa..?" tanya Nova bingung.
" Aku sudah tahu kau istri muda Papa ku ..Aku sudah tahu kalau kau juga di paksa menikah dengannya demi membayar hutang. Sekarang katakan padaku berapa hutangmu sebenarnya...aku akan menebusnya untuk kebebasan mu... Aku tahu kau terpaksa menjalani semua ini, jadi aku akan membantumu lepas dari Papa... Setelah kau bebas kembalilah padaku... Papa juga sudah bersedia melepas mu..Dia mau menceraikan mu..." terang Devon.
" Om mas bilang begitu?" tanya Nova tak percaya. " Om mas mau menceraikan ku ?" tanya Nova lagi. Ia benar benar sulit untuk percaya pada ucapan Devon itu.
" Iya...tadi dia mengatakannya langsung padaku di depan Mama ku di rumah sakit...Kalau kau tak percaya kau bisa tanya sama Mama..." jawab Devon.
Nova shock. Ternyata ucapan mertuanya tidak benar jika mereka ingin menjadikan nya satu satunya istri. Krisna ternyata juga mau menceraikannya . Jelas sudah semuanya kini , Krisna marah padanya karena orang tuanya menceraikan Ketiga istrinya. Sehingga ia pun juga akan di ceraikan oleh Krisna.
Nova terdiam dengan mata berkaca kaca. Ternyata semua yang pernah terjadi di antara dirinya dan Krisna , Krisna tetap lebih mencintai ketiga istrinya itu. Ia tidak memiliki arti apapun bagi Krisna.
" Jawab Nova .. Kau akan memilihku kan...kita sama sama muda, kita masih sekolah, Tidak sepantasnya punya hubungan dengan orang yang seusia orang tua kita... Berpisah lah dengan Papa, dan kita rajut kembali cinta kita. Mungkin saat ini kita hanya bisa pacaran, tapi nanti setelah lulus dan bekerja aku akan menikahi mu. Aku janji, aku tidak akan seperti Papa.. Aku cuma akan beristri satu dan itu cuma kau.. "
" Tidak Devon... Aku tidak mau bersamamu..." jawab Nova .
" Kenapa? " tanya Devon
" Pernikahan saja bisa cerai apalagi pacaran... Pacaran juga bisa putus ... Bahkan pacaran itu tak serumit pernikahan..."
" Aku tidak akan putus darimu.."
" Itu kata kata saat ini Devon....Kau tidak akan tahu bagaimana perasaanmu setahun atau 2 tahun lagi...bahkan mungkin besok...Maaf Devon...aku tidak bisa bersamamu..." tegas Nova.
" Jadi kau memilih Papa?...Kau lebih memilih pria dengan banyak istri itu?. Pria yang tidak bisa selalu ada di sisimu karena harus membagi tubuh dan perhatiannya dengan wanita wanita lainnya?" tanya Devon tak percaya.
" Kau tidak boleh berkata buruk pada Papa mu meskipun dia itu Papa tiri mu... Dia membesarkan mu dan memberimu kasih sayang yang tulus dan besar bukan...Kau bisa hidup enak dalam kemewahan juga karena dia bukan....Dia menang tidak bisa setia karena memiliki banyak wanita di hidupnya tapi itu bukan keinginannya. Dia cuma menuruti orang tuanya. Tapi dia juga tidak bersikap buruk pada kami para istrinya. Dia berusaha bersikap adil pada kami ... walau tak bisa sepenuhnya adil ." Nova masih membela Krisna karena bagaimanapun selama ini Krisna sudah begitu baik padanya. Mau menyekolahkannya , membiayai hidupnya, menuruti kemauan orangtuanya bahkan juga memakmurkan mereka. itu cuma sebagian kebaikan hati seorang Krisna yang tak bisa ia pungkiri kebenarannya .
" Tapi meski dia sebaik itu...aku juga tidak bisa bersama Om mas.. Aku memutuskan untuk bekerja dan mencari uang untuk kebebasanku sendiri ...bukan karena ingin bersamamu ... Bagiku baik kau Maupun Papa mu sama .. aku tak bisa bersama kalian..." tegas Nova.
" Kenapa? " tanya Devon tak mengerti.
" Karena aku ingin hidup bersama orang yang mencintai ku dan aku pun juga mencintainya. Bukan bersama karena paksaan dari pihak manapun.. " Nova menumpahkan semua yang di rasakan nya.
" Kau tidak mencintai ku Nova? " tanya Devon.
" Maaf...Saat ini tidak Devon... Aku memang menyukaimu , aku mengagumi mu .. tapi aku tidak ingin terhubung lagi dengan kalian semua. baik kau Maupun Papa mu "
Nova menegaskan keputusan hatinya. Ia saat ini benar benar sedang tidak ingin bersama siapapun . Terlebih yang berhubungan dengan keluarga Krisna.
Krisna yang di cintai nya sudah membuatnya kecewa dengan sikapnya. Ia lebih memilih ketiga istrinya dan bahkan saat di paksa bersama dengannya oleh orang tuanya , Krisna sudah berniat menceraikannya pula. Itu sebuah bukti jelas jika Krisna tidak mencintai dirinya. Jadi untuk apa lagi memaksakan hidup bersama orang yang tidak mencintai nya...
.
.
__ADS_1
.
.
Nanti setelah Om mas menceraikan ku....bagaimana dengan sekolahku? tempat tinggal ku? aku akan tetap di sini atau kembali ke rumah orang tuaku?.. kalau tetap di sini aku tidak bisa mencukupi semuanya ..bagaimana membayar sekolah, biaya hidup sehari hari juga? Kalau aku bekerja, SMA belum lulus bisa dapat pekerjaan apa ..paling juga cuma bisa jadi pembantu...kalau tidak ya jadi TKW di luar negeri ... kalau tidak mau berdagang atau kerja di sawah ..
.
.
Nova benar benar tak tahu lagi yang harus di lakukan nya. Jika terlepas dari Krisna , entah bagaimana hidupnya nanti.
.
.
.
...----------------...
.
.
.
.
" Hari ini tidak ke tempat Non Nova Tuan Krisna? " tanya Kiky asistennya saat Krisna sedang tenggelam dalam pekerjaannya di kantor.
" Nggak... Kenapa? " tanya Krisna. Ia sudah bilang akan fokus menjaga Shinta saja selama Shinta sakit. Ia juga sudah tidak mengunjungi tempat para istrinya yang lain karena orang tuanya sudah menceraikan mereka meskipun kasusnya masih dalam proses di tangan pengacara .
" Non Nova berulang tahun ke 17 hari ini.." Krisna terdiam. " Non Nova masih sah istri Anda...apa anda tidak ingin mengunjunginya.. Nyonya besar dan Tuan besar hanya menceraikan Nyonya Dewi dan Donna ..Tuan Krisna masih memiliki 2 istri ...apakah adil jika hanya memperhatikan Nyonya Shinta dan mengacuhkan Non Nova ?"
" Tapi Apa si Bocil itu mau menyambut ku?... Sejak Mama dan Papa bilang mau menceraikan Shinta, Dewi dan Donna dia juga jadi sangat acuh padaku ..kirim pesan sekali pun juga tidak pernah ." ucap Krisna.
" Itu kan karena Tuan Krisna juga tidak pernah mengirim pesan padanya..." terang Kiky. Krisna tersenyum simpul membenarkan .
" Juga karena kejadian di pantai itu sih .. aku meninggalkan dia dan pergi dengan Donna " Krisna masih menyesali tindakannya kala itu .
" Makanya Tuan , beri dia perhatian kembali.. Agar dia baik lagi dengan Tuan. Siapa tahu juga di kasih jatah .. kan Tuan sudah tidak mendapat jatah dari istri istri Tuan "
" Hahaha ..Sok tau Lo.." sahut Krisna sambil tertawa. Memang benar ucapan Kiky , Krisna sudah lama berpuasa sejak ia tak memiliki banyak istri lagi. Istrinya cuma tinggal Shinta dan Nova. Shinta sakit dan tak bisa memenuhi kebutuhan batinnya. Sedang Nova , ia memiliki 2 tahun lagi hingga perjanjian mereka selesai.
Krisna meski usianya sudah 40 a n juga pria normal. Ia juga kadang ingin melakukan hubungan intim namun karena tak ada pasangan nya , ia mengalihkan diri ke kesibukan kantor dan mengurus Shinta. Dan jika saat hasratnya tak terbendung, ia terkadang memuaskan diri di kamar mandi . sendiri..
.
.
__ADS_1
.
" Belikan aku kalung di toko emas ya . modelnya yang pas untuk remaja ... Nanti aku akan ke tempat Nova dan memberikannya . Jangan lupa kue ultah juga " kata Krisna .
" Siap Tuan..." ucap Kiky seraya melaksanakan perintah Krisna .
.
.
.
" Shinta ..aku malam ini ada acara .. ku tinggal dulu ya..." ucap Krisna pada istrinya.
" Apa tak bisa menunggu Devon datang dulu... Dia masih keluar .." kata Shinta. Krisna menuruti kata Shinta. Ia menunggu Devon datang. Namun hingga tengah malam Devon tak kunjung datang.
Hingga akhirnya Shinta tertidur, Krisna akhirnya baru pergi menuju ke rumah Nova. Namun saat hendak masuk satpam di rumah Nova memberi tahu , jika Nova sedang ada tamu.
" Tamu?...Tengah malam begini? " tanya Krisna heran.
" Tamunya ..." Satpam nampak ragu untuk memberitahu. Namun sebuah sepeda motor sport yang terparkir di halaman memberinya sebuah jawaban.
" Apa dia sedang bersama Devon?" tanya Krisna kesal.
Satpam itu cuma mengangguk.
.
.
Sial .. jadi bocah itu di tungguin dari tadi tidak pulang pulang ternyata lagi asik asiknya di rumah istri gue bersama istri muda gue....dasar bocah kurang ajar ...beraninya mendekati istri bapaknya ...
.
.
.
Krisna mengurungkan diri masuk ke rumah istri mudanya itu. Ia melakukan mobilnya ke sebuah klub malam dan mabuk mabukan di sana. Ia menghubungi Kiky yang kemudian menemaninya minum. .
" Bayangkan Ky... Beberapa hari lalu mereka berdua sudah keluar dari hotel berdua, malam ini mereka juga masih begitu lagi...Di rumahku ..Di rumah istriku....Dengan istriku...." o c e h Krisna dalam mabuknya.
" Sabar Tuan...Sabar .."
" Bocah itu benar benar mau merebut istri Bapaknya .." Krisna benar benar frustasi dengan kelakuan anak tiri dan istrinya itu. " C i l....bagaimana mungkin kau bisa mengkhianati aku... Nova ..." Krisna mengoceh menyuarakan kesedihan hatinya.
.
.
__ADS_1