ISTRI MUDA KE 4

ISTRI MUDA KE 4
66. BAHAGIA KU PILIHANKU


__ADS_3

Nova dan Evan sarapan pagi dengan saling melempar senyum satu sama lain . Mereka pun saling memandang dengan penuh cinta. Heppy yang melihat itu tersenyum lega. Ia senang anak dan menantunya itu kini telah berbaikan kembali.



" Jangan khawatir Nova...Meski Evano ini anak Mama tapi kalau dia salah Mama tidak akan membelanya....Kemarin saja aku memarahinya habis habisan..Sudah punya istri baik , cantik , taat , penurut ...kok masih lirik wanita lain... Mama sangat benci perselingkuhan.. Lina , Mamanya Dinda dan Dylan kemarin juga sudah aku hubungi..Biar mereka membenarkan perilaku anak dan istrinya yang gak bener itu.. Ganggu pasangan pengantin baru bulan madu segala.. "



" Iya iya Ma...aku salah...aku juga sudah blokir no hp Dinda.."



" Baguslah..."



" Setia pada pasanganmu Evano...Jangan mudah goyah...Yang punya prinsip ! " nasehat Heppy. " Nova sudah pernah gagal dalam berumah tangga...Dia pernah mengalami masa masa sulit dalam hidupnya....Ingat...bagaimanapun jadi nya istri itu ....bahagia atau tidak ....itu tergantung suaminya...Dan itu tanggung jawabmu Dunia dan akhirat "



" Iya Mama ku sayang..." jawab Evan bete karena sejak semalam ia sudah di omeli Mamanya dan kini di ulang lagi di depan istrinya.



Nova tersenyum pada ibu asuh sekaligus mertuanya yang begitu baik itu. Ia lalu memeluk Heppy dengan erat. Heppy pun memeluk Nova .



" Sebenarnya anak Mama itu aku apa Nova..aku cemburu sekarang.."



" Hihi.." Nova dan Heppy saling tersenyum.


.


.


.


.


Nova dan Evan pergi ke rumah Sakit bersama. Nova menemui Dinda yang sedang di rawat di sana. Sedang Evano melakukan tugasnya melayani pasien .



Dinda kala itu sedang berada di luar kamar. Ia sedang mencari udara segar di taman rumsh sakit.


.


.


Ternyata benar kata Kak Evan...lukanya cuma ringan... Tapi pakai acara rawat inap segala...lebai banget...


Niat banget mau mencari hati Suami ku...


.


.


" Jangan ganggu suami ku lagi...Aku tidak akan tinggal diam lagi jika kau mengganggunya... Kau harus sadar diri...Entah di paksa atau tidak tapi kau sudah bersedia menikah dengan Pria lain... Perhatikan suami mu...jangan perhatikan suami orang lain..Mau kau masih suka atau tidak, aku tidak mau tahu... Tapi kak Evan adalah suamiku sekarang. Jangan jadi perusak rumah tangga orang lain..." Nova pun mempertegas semuanya pada Dinda.



Dinda terdiam. Ia sudah di marahi Ibunya, di marahi Dylan suaminya dan kini di marahi Nova pula.



" Lain kali meski pun kau bunuh diri sekalipun , Kak Evan tidak akan pernah datang padamu... "



" Aku sudah tahu bawel...jangan banyak omong..pergi sana...!!" kata Dinda mengusir Nova.



" Kau tahu tingkatan tertinggi dari Cinta ?.."



" Bocah ...jangan sok mengajari ku.."



" Aku meskipun bocah juga tahu ini.. Lepaskan ..Ikhlaskan... Dia bukan jodohmu...Biarkan dia berbahagia dengan hidupnya sendiri..karena Cinta itu tidak harus memiliki.."



Dinda terdiam dengan bibir bergetar. Dan akhirnya tangisnya pun pecah. Ia meluapkan segenap kesedihannya dengan membebaskan tangisnya. Mungkin dengan begitu , hatinya akan sedikit lega.



Tak jauh dari situ Cynthia yang sedang duduk di kursi roda dengan di dorong Krisna dan di temani Evan melihatnya.



" Bocil itu sudah berubah...Dia sekarang mau memperjuangkan kebahagiaan nya... Dia tidak lagi cuma menurut pada kata orang...Dia mau menyuarakan dengan tegas isi hatinya..." kata Krisna sambil melihat Nova. Evan tersenyum.



" Padahal saat aku menceraikannya , aku tahu dia sebenarnya keberatan ...tapi dia tidak mau mengatakannya . Ia menerima semuanya dengan tegar ...Dokter Evan...sepertinya Nova memang sangat mencintai mu..." kata Krisna lagi.



Evan cuma tersenyum. Itu adalah sebuah keberuntungan terbesar yang di perolehnya.



" Bahagiakan dia Dokter Evan...karena jika tidak aku akan mengambil dia kembali..." kata Krisna.



" Dia tidak akan pernah kembali pada Anda Tuan Krisna...Dia istriku..." jawab Evano tegas. " Aku permisi dulu ya Cynthia..."



Evan kemudian pergi meninggalkan Krisna dan Cynthia.



" Sayang.. " Panggil Evan pada Nova.



Nova dan Dinda menoleh. " Aku pergi dulu mbak Dinda..." Nova pun segera mendatangi Evan dan tersenyum padanya. Mereka saling ngobrol dengan pandangan penuh cinta.



Sesaat kemudian Nova menghampiri Cynthia dan Krisna.



" Om mas terima kasih untuk segalanya...


Om mas adalah Cinta pertamaku... Dan aku tak kan pernah melupakan Om mas...Semua kebaikan Om mas...Terima kasih untuk semua nya... " Ucap Nova sambil tersenyum .


Krisna mengangguk dan tersenyum..


" Semoga Om mas bisa berbahagia.....Dan Cynthia..makan yang teratur ya...Biar cepat sembuh dan sekolah kembali...semangat..." ucap Nova sambil mengusap kepala gadis belia itu.

__ADS_1


Kemudian Nova mendatangi Evan lagi. Mereka melangkah berdua sembari tangan mereka saling bertautan mesra.



" Tingkatan tertinggi dalam Cinta ya


C i l...Mengikhlaskan ....Hemm..mudah di ucapkan sulit untuk di lakukan...." gumam Krisna.


" Cynthia...Akhirnya aku menemukanmu juga..." ucap seorang wanita yang tiba tiba ada di sana sambil membawa sekotak kue untuk Cynthia .Dan dia tidak lain adalah Dewi. Mantan istri kedua Krisna yang sudah di ceraikan oleh orang tua Krisna.



" Dewi? " Krisna nampak heran melihat kedatangannya.



" Mama Dewi ? "



" Kiky memberitahu aku Cynthia di rawat di rumah sakit ini...Aku sedari tadi mencari kamarnya tapi tidak ketemu...kebetulan berpapasan dengan Nova tadi...Aku ingin menjenguk mu putriku sayang..." Dewi memang sangat menyayangi Cynthia meskipun ia adalah anak tirinya. Ia begitu sayang pada Cynthia karena ia susah punya anak .Ia juga bersimpati pada Cynthia yang di usia kecil sudah kehilangan Ibunya.



" Ayo ke kamar ...kamu masih demam ini...Nanti Mama yang merawat dan menemanimu kalau Mas Krisna kerja ya..." Ucap Dewi sambil mendorong kursi Cynthia dan mengajaknya kembali ke kamar.



" Biar aku yang dorong Wi.." kata Krisna menggantikan Dewi.



" Sekarang tinggal di mana Wi..? " tanya Krisna membuka obrolan dengan mantan istrinya itu.



" Tetap Mas...Di rumahku...Tapi aku buka usaha on line..."



" Rame?.."



" Lumayan Mas... "



" Mas Krisna...Apa aku boleh menemani Cynthia dan merawatnya sampai sembuh ? " tanya Dewi.



" Tentu saja Wi...Dia kan anak mu juga..." jawab Krisna. Dewi tersenyum manis. Krisna pun membalasnya.



" Sudah nikah lagi Dewi?." tanya Krisna.



" Nggak Mas...Aku gak minat..."'



" Kenapa..."



" Belum bisa move on Mas..." jawab Dewi dalam candaannya.




" Boleh... boleh Mas..." Dewi pun menjawab dengan asal. Krisna tersenyum. Krisna tahu meskipun menjawab dalam canda , Dewi serius dalam perkataannya. Dan Krisna pun juga tidak keberatan dengan itu.


.


.


.


.


6 tahun kemudian.....



" Kak Evano..." panggil Nova yang saat itu telah berbadan dua. Tubuhnya tampak berisi dan lebih besar. Kandungannya pun begitu tampak dengan perutnya yang membuncit.



" Apa Sayang ? " tanya Evan yang tengah menggendong seorang anak kecil berwajah tampan yang dari usianya tampak Sekitar 5 tahunan.



" Anak Kakak ini nendang nendang perutku terus... " keluh Nova



" Sabar sayang...Itu berarti anak kita sehat .."



" Tapi ..Dua duanya bergerak terus seperti pemain sepak bola..Padahal kan Mereka cewek .." keluh Nova ..



" Itu kangen sama Papanya...Sebentar ya Sayang ...Nanti kalau Verrel sudah sama Mama..Biar Aku jenguk mereka..." Canda Evan menghadapi kemanjaan istrinya yang hamil anak kembar di kehamilan kedua Nova. Kehamilan kali ini bawaannya Nova pingin di manja terus oleh suaminya.



" Cepet titipkan ke Mama..."



" Iya iya Sayang...sebentar...Mama lagi bikinin susu buat Verrel..." ucap Evan .



" Sini ...biar Verrel minum susu sama nenek saja..." ucap Heppy yang tiba dengan membawa gelas susu untuk Verrrel putra pertama Evan dan Nova.



" Verrel ikut nenek dulu ya.." ucap Evan pada putra kecil tampannya itu. Verrel mengangguk. Evan dan Nova mencium pipi putra mereka sebelum memberikan Verrel pada Heppy ibunya .



" Anak pintar " puji Evan pada Verrel. Verrel pun tersenyum kemudian ia minum susu sambil duduk di pangkuan neneknya itu.



" Hallo sayang sayangku...putri putri kecilku ...jangan nakal nakal ya sayang..." ucap Evan sambil membelai perut Nova dan menciumnya.



" Kak..." panggil Nova manja.


__ADS_1


" Iya sayang " Evan lalu mengangkat tubuh gemuk istrinya itu seraya membawanya menuju ke kamar.



" Evan...Nova..Jangan nambah momongan lagi kalau Verrel dan putri kembar kalian belum besar...Ini saja dulu .." Heppy mengingatkan anak dan menantunya yang lumayan produktif itu. Dalam 5 tahun ini Nova sudah hamil dua kali.



" Iya Maaaa.." jawab Evan. Nova tertawa geli mendengar ucapan mertuanya itu.



" Gara gara Kakak sih..."



" Kamu apa aku ? " Tanya Evan . Keduanya lalu tertawa bersama.



" Kita.." jawab mereka bersamaan sambil tersenyum lepas.



" Sebenarnya yang pingin di jenguk anaknya apa Mamanya ?" tanya Evan sambil tersenyum nakal.



" Tebak siapa ?" tanya Nova sambil melingkarkan tangannya di leher Evan.



" Kamu kan sayang..." tebak Evan...



" Hehe.. Apa iya ?"



" Ketagihan di patok ular cobra sampai bengkak 9 bulan..." canda Evan.



" Ular cobranya nakal sih...Bangun melulu.."



" Hahaha..." Evan tertawa ngakak. Nova tersenyum sambil memberikan ciuman mesra pada Suaminya itu. Evan pun membalas bibir Nova itu dengan memagutnya mesra. " Ularnya 'tuman kerasan ' ( Betah tinggal ) di sarangnya sayang..."



" Nakal... " ucap Nova sambil mencubit pelan pipi suaminya itu. Evan tersenyum sambil memandangi istrinya itu dengan pandangan penuh cinta.


.


.


.


Sementara itu Di tempat lain. Krisna dan Dewi yang memutuskan untuk rujuk kembali sedang berbahagia kini..Dewi yang di vonis mandul kini dinyatakan hamil . Padahal Dewi sudah lelah berobat ke sana kemari. Ia sampai putus asa dan memutuskan untuk merawat Cynthia saja. Namun berkat doa dan ketulusannya mencintai dan menyayangi Cynthia ia kini berhasil hamil. Dan kehamilannya sudah mencapai 5 bulan.



" Selamat...bayi anda jenis kelaminnya laki laki..."



" Mas Krisna..." Dewi menangis haru dalam pelukan Krisna.



" Benar laki laki kan Dokter? " Krisna seakan tak percaya. Dokter pun mengangguk



" Terima kasih Tuhan...Terima kasih Dewi..." ucap Krisna haru sambil mencium kening istrinya itu.



" Doa kita di kabulkan Mas..."Dewi tak kuasa membendung air matanya. Ia benar benar bahagia.



Keluarga Krisna pun begitu bahagia mendengar kabar itu. Akhirnya mereka bisa juga memiliki cucu penerus seorang laki laki.


.


.


Nova dan Evano yang menerima kabar gembira itu turut berbahagia .



" Selamat Om mas...Selamat Mbak Dewi...semoga Baby nya sehat selalu..dan Mbak Dewi sehat terus...Lancar kelahirannya juga.." ucap Nova saat Krisna menghubunginya memberitahu berita bahagia itu.



" Kamu juga C i l..." Ucap Krisna balik.



Evan dan Nova saling tersenyum . Kini Nova dan Krisna berbahagia dengan keluarga masing masing. Dan keinginan mereka pun terkabul pula. Tak ada dendam tak ada kebencian yang tersisa di hati mereka. Semua saling mendoakan untuk kebahagiaan mereka bersama.



Kenangan yang pernah ada di antara mereka akan tetap tersimpan dalam hati mereka masing masing. Dan itu tak akan pernah mereka lupakan selamanya.


.


.


.


.


.


.


......................


.


.


.


.


.


ISTRI MUDA KE 4 ......TAMAT.....


Untuk semua pembaca yang senantiasa mengikuti cerita ini saya ucapkan banyak terima kasih atas semua dukungannya. πŸ₯ΊπŸ˜˜πŸ˜­


NEXT...kita bertemu lagi di karya selanjutnya.


❀❀❀❀ TERIMA KASIH ❀❀❀❀

__ADS_1


__ADS_2