ISTRI MUDA KE 4

ISTRI MUDA KE 4
22. CIUMAN PERTAMA PACAR


__ADS_3

" Lho ...Cha_yank..katanya gak enak badan...Ko masuk ke sekolah? " tanya Devon yang melihat Nova memasuki sekolahnya.


" V o n ...temani aku..." ucap Nova yang tiba tiba ingin menangis begitu melihat Devon.


" Mau ke UKS ?" tanya Devon yang mengira Nova hampir menangis karena sakit. Nova mengangguk.


Devon kemudian mengantarnya ke Ruang UKS. Mereka melapor ke petugas jaga dan mengatakan ingin istirahat .


" Sakit apa...biar ku ambilkan obat " kata petugasnya.


" Nyeri bulanan ! " Nova mengarang alasan asal saja. Muka Devon langsung merah saking malunya. Karena hal itu terlalu privasi bagi para wanita dan di dengar keras di telinganya. namun justru dia sendiri yang malu


" Ini obat nya..." Kata petugas itu.


" A..aku temani dia sebentar ya Kak..." kata Devon.


" Boleh...tapi jangan lama lama. Setelah itu cepat kembali ke kelas mu.. Biar dia istirahat sampai sakitnya sembuh." Devon mengangguk.


Kemudian ia mengantar Nova menuju ke salah satu tempat tidur di UKS itu.


" Cepat di minum obat nya..." kata Devon . Nova menggeleng.


" Hu_waaa....๐Ÿ˜ญ๐Ÿ˜ญ๐Ÿ˜ญ"


Nova akhirnya menangis, menumpahkan air matanya. Ia bahkan sampai menangis keras meluapkan emosi jiwanya.


" Sakit sekali ya? " tanya Devon . Devon yang kebingungan melihat Nova menangis terus kemudian memeluknya.


" Memangnya nyeri haid bisa sebegitu sakitnya " gumam petugas yang menjaga ruang tersebut heran. Tangisannya terlalu heboh seperti kehilangan emas sekarung๐Ÿ˜“.


.


.


Baju Devon basah terkena banjir air mata Nova. Nova terus menangis di dadanya sambil memeluknya.


" Sudah puas nangisnya?" tanya Devon.


" Sudah " jawab Nova . Devon menahan geli melihat wajah Nova yang begitu lucu sesudah menangis lama..Matanya bengkak dan menyipit dan juga ingusnya mengalir keluar seperti angka 11 menggantung di kedua lubang hidungnya. Ia ingin ketawa ngakak melihatnya. namun di tahannya karena menjaga perasaan Nova


" Pernah lihat film kadal gurun?" tanya Devon.


" Oscar oasis?"


" Iya..."


" Kenapa? "


" Mukamu seperti itu sekarang...hihihi..." ucap Devon sambil tertawa cekikikan . Ia tak kuat juga menahan rasa geli nya. " Cuma plus ingus mbe_*** " tambah Devon kian mulas ingin tertawa.



" Sro_oot!!"


Nova yang kesal membuang ingusnya di baju Seragam yang di kenakan Devon.


Devon sampai mematung dan shock karena baju mahalnya sudah terkena Air mata masih terkena ingus pula.


" Y a n k..kamu jorok amat si..." ucap Devon seraya melepas baju kemeja putih seragam atasannya hingga ia memakai kaos ketat warna putih pres bodi lengan pendeknya yang membuat tubuh seksi Devon terekspos dengan dada bidang macho nya.


.


.

__ADS_1


Ya ampun ...Tubuh Devon ternyata seksi sekali...seperti Om mas...tapi dia lebih bidang dan dengan tubuh yang lebih tinggi... Dia jauh lebih seksi daripada Om om suka poligami itu๐Ÿ˜•


.


.


Setiap mengingat Krisna, Cuma hal hal menyebalkan saja yang ia ingat . Dan itu membuatnya kesal.


" Y a n k..."


" Apa...?" Nova menoleh cepat dan saat itu Devon malah memotretnya. ' C e k r e k '


" Hah?.....Hapus!! ... Katanya aku seperti Oscar oasis kenapa malah di foto.."


" Hahaha...Kan momen langka, Oscar foto sama cowok keren.."


" Cowok keren?... Kalau aku Oscar berarti kamu Har_chi guk guk itu...Mana hp nya berikan.." kata Nova. Devon menyembunyikan hp itu dan membawa nya kabur. Namun Nova mencegahnya pergi , Ia mencekal Devon dan mendorongnya hingga Devon jatuh ke atas tempat tidur UKS dan Nova berada di atas tubuhnya.


Nova kemudian meraih Hp dari tangan Devon dan buru buru menghapusnya. Sementara Devon jadi mematung dengan debaran tak karuan karena tubuh Nova menindih tubuh nya.


Devon nampak kacau sambil menutup wajahnya saking malunya. Sementara Nova yang baru menyadari nya akhirnya jadi panik dan hendak bangun. Namun Devon malah memeluknya, seolah tak menginginkannya pergi.


Devon dan Nova saling berpandangan dengan wajah tersipu dan gugup. Sejak mereka pacaran sampai sekarang sudah 5 bulan lebih.Namun sekalipun mereka tak pernah sedekat itu .Mereka berpacaran dengan sehat tanpa kontak mesra mesra_an selama ini. Devon ingin menunjukkan ketulusannya dengan menjaga Nova.


.


.


YA AMPUN....bibir Devon sedekat ini...Dan bibir tipisnya itu indah sekali...Rasanya aku ingin menciumnya...


Tapi apa boleh..dia bukan Om mas suami ku?... Boleh tidak?..


.


Ciuman kilat dari Devon mendarat 1 detik di bibir Nova. Namun itu sudah membuat Keduanya jadi tersipu_sipu malu dengan muka merah semerah buah apel washington.


Keduanya bangkit dan duduk di tepi ranjang. Saling berpandangan...Malu...namun ingin mencoba lagi.


.


.


Aku sudah setengah bebas dari Om mas...berarti aku bebas mencintai pria lain kan...Berarti aku boleh kan membuka hati ku untuk pria lajang satu ini...


.


.


Devon dan Nova saling mendekat. Dan kemudian Devon mendaratkan bibirnya di bibir Nova lagi. Meski jantungnya bergetar kencang namun ia tetap memberanikan diri mengecup bibir kekasihnya itu.


.


.


.


Ini bukan selingkuh kan...Ini karena aku dan Devon saling menyukai...Dan aku juga hampir bebas jadi aku boleh mencintai Devon dengan sepenuh hati ku...


Oh..Devon.. Kau tampan..dan bibir mu manis....ternyata begini rasanya berciuman dengan orang yang menyukai ku...Dia mencium ku dengan lembut bukan nafsu seperti Om mas...


.


.

__ADS_1


Devon yang memang belum pernah berciuman sebelumnya karena tidak punya pengalaman itu hanya melakukan ciuman mesra sesuai naluri nya. Ia mencium Nova dengan Lembut , menyesap bibir atas dan bawah Nova bergantian , menautkan bibir mereka dan menikmati momen penuh debaran masa muda itu. Sangat sangat manis dan menyenangkan.


Devon melepas pautan nya dan kemudian berbalik karena saking malunya. Sedang Nova tersenyum dan menunduk. Entah mengapa , ia juga jadi malu setelah berciuman dengan Devon.


" A...aku pergi dulu...Aku akan membelikan makanan untukmu. Kau harus minum obat kan..." Devon buru buru pergi.


Setelah Devon pergi Nova berbaring ke tempat tidur UKS. Ia tersenyum sambil menyentuh bibirnya yang baru saja berciuman dengan Devon.


.


.


Devon pertama kali mencium ku setelah hampir 6 bulan pacaran...


Seperti nya aku harus cepat cepat mengumpulkan uang lagi untuk membayar sisanya agar bisa cepat bebas dari Om mas...Mungkin aku harus mencari pekerjaan paruh waktu juga.... setelah itu aku bisa pacaran lebih serius dengan Devon...โ˜บ๏ธ


.


.


Nova ketiduran di kamar UKS itu. Ia terbangun saat mendengar suara aneh samar samar pelan.


" Cepat...Mumpung tidak ada orang..."


" Iya..."


"Ah...."


Kenapa sih aku sering sekali mendengar suara suara seperti itu melulu...


Hah?..tunggu!


Nova membuka matanya . Ia langsung terbangun dari tidurnya. Terlebih saat suara desah mendesah samar samar di telinga Nova.


" Ah..ah..ah..ah..."


.


.


Begituan?...masak ada orang yang melakukan hal seperti itu di sekolah?


.


.


Nova perlahan bangun dari tidurnya dan saat itu Devon tiba. Nova memberi isyarat untuk diam . Devon yang tak mengerti cuma menurut pada Nova. Ia mulai merasa aneh saat suara suara mendesah itu pun juga di dengarnya.


" Hei mau keluar ni...dimana?" suara seorang cowok bertanya pada pasangannya.


" Terserah" jawab ceweknya.


' Helsi?....Itu suara Helsi? ' Nova bertanya tanya saat mendengar suara yang akrab di telinganya itu .


Nova dan Krisna berjalan mengendap_endap menuju ke sumber suara.


" Dalam hitungan 3 kita buka. ...1...2...3.." ucap Devon pelan.


Keduanya membuka tirai tersebut dan sebuah pemandangan menghebohkan terpampang nyata di depan mereka. sepasang muda muda yang mereka kenal dengan baik Raja dan Helsi ada di sana. Baik Helsi dan Raja maupun Nova dan Devon sama sama terkejutnya.


" Ya ampun ." Devon segera menarik Nova agar tak menyaksikan pemandangan mesum itu. Ia membawa Nova ke pelukannya . Nova pun juga menutupi mukanya pula. Ia tak ingin melihat hal tidak senonoh yang sedang terjadi itu.


๐Ÿ˜ฑ๐Ÿ˜ฑ๐Ÿ˜ฑ๐Ÿ˜ฑ๐Ÿ˜ฑ๐Ÿ˜ฑ

__ADS_1


__ADS_2