
Nova menangis dan mengurung diri di kamarnya. Saat Kiky datang memastikan keadaannya Nova tidak mau membukakan pintu kamarnya.
" Non Nova nangis terus Tuan Kiky...Dia tidak mau keluar ..ini juga belum makan siang padahal sudah sore begini..." ucap Bibi asisten rumah tangga yang mengurus Nova.
" Ya sudah...biarkan saja dulu...Suasana hatinya sedang tidak baik. Pokoknya nanti kau siapkan saja makanannya...." Kata Kiky..Bibi mengangguk.
Kemudian Kiky memberikan laporannya pada Krisna. Krisna yang berada di rumah Donna cuma terdiam sambil menatap laptopnya. Sedang Donna juga di kamarnya. Saling mengirim pesan dengan Aaron.
' Aaron...maaf ya... aku meninggalkanmu...'
ucap Donna di pesannya.
' Gak usah mikirin gue...Lanjutin aja bercinta dengan suami mu..' Balas Aaron kesal
' Gak kok Ron... Kami gak bercinta ..aku bilang aku lagi dapet tamu bulanan...' terang Donna agar Aaron tidak marah.
' Kamu bohong pun aku percaya ' ujar Aaron.
' Beneran Ron... mana mungkin aku berani bercinta dengannya ..Bakal ketahuan nanti...bekas kiss Mark darimu saja masih memenuhi tubuhku.. Mas Krisna pasti tahu kalau itu bukan perbuatan dia...' kata Donna.
Aaron tersenyum. Ia sedikit lega dan mulai percaya pada Donna. ' Aku menahan Mas Krisna di sini biar dia tidak ke tempat bocah itu...Karena dia bikin aku kesal...aku akan minta dia mengeluarkan banyak uang untukku...aku akan minta barang barang mahal nanti...'
' Hehe...terserah kau... tapi ingat...jangan mau di sentuh suamimu lagi...' pesan Aaron.
' Iya iya Sayang.. Nanti aku akan ke tempatmu kalau sudah dapat banyak uang darinya...'
' Kalau minta jatah bercinta di aku saja... Aku akan memuaskan mu sampai kau benar benar puas...'
' Tentu saja sayang...Permainan ranjangnya yang terbaik..Kau lebih muda, lebih kuat dari suami ku itu...Tentu aku lebih senang bermain denganmu...'
kata Donna . Aaron memang pria muda meski tak muda sekali, namun usianya di bawah Krisna..Ia masih sekitar 30an. Sepuluh tahun lebih muda dari Krisna.
.
.
.
Krisna menuruti permintaan Donna. Ia memberi uang lebih banyak pada Donna .
' Yes...berhasil...kena skak kamu Mas setelah membuatku sakit hati...'
" Mau mu apa sih Don... Minta aku kemari malah mau kau tinggal pergi...Trus aku di sini ngapain.. Sudah istri tak bisa di sentuh, mau di tinggal pula..." kata Krisna kesal.
" Mas boleh ke tempat istri mas yang lain.. tapi tidak di tempat bocah itu...Aku sedang ada kerjaan Mas. Ini rapat membicarakan tawaran brand baru..." kata Donna beralasan.
" Ah ...terserah kau sajalah..." kata Krisna kesal. Namun meski begitu Malam itu Donna tetap pergi.
" Aku berangkat dulu ya Mas...Doakan meeting nya nanti lancar..." kata Donna seraya pergi.
__ADS_1
Setelah pintu tertutup dan yakin Donna sudah benar benar pergi, Krisna pun juga keluar dari rumahnya.
" Sudah kau ikuti Kiky?" tanya Krisna.
" Ya Tuan Krisna... "
" Dulu Donna banyak alasan karena punya PIL...Aku jadi curiga...Dia tadi ngotot mau pulang bersamaku dan sampai rumah tidak mau ku sentuh ...Konyol sekali .." ucap Krisna kesal..
Krisna masuk ke mobilnya dan kemudian mulai melajukan mobilnya.
' Ting..'
Sebuah pesan masuk . ' Nyonya Donna bertemu dengan managernya kemudian mereka masuk ke sebuah hotel '
' Apa orang yang mengajak meeting mereka sudah datang?' tanya Krisna..
' Maaf Tuan..tidak ada orang lain ...mereka cuma berdua ...bergandengan mesra memasuki hotel ' jawab Kiky.
.
..
Awas kau Donna ....beraninya membohongiku...Jadi kau selingkuh lagi rupanya...Tetap dengan pria yang sama ..
Lihat saja nanti...kau tidak akan mendapat uang lagi dariku...tidak pula aku sudi menyentuh mu...bekas orang lain...
ISTRI BUKAN CERAI TIDAK... rasakan itu !!!
" Kiky ...cari bukti foto sebar di internet , biar citranya jatuh...'' kata Krisna.
" Baik Tuan..."
.
.
Kau akan merasakan kehancuran karir mu pula Donna....Beraninya selingkuh dariku lagi...😡
.
.
.
.
Krisna berhenti di depan rumah Nova. Ia sebenarnya ingin sekali mendatangi Nova karena selain merasa bersalah terhadap Nova , ia juga benar benar tak bisa menghilangkan bayangan Nova.
Andai saja tadi tidak ada Donna, mungkin malam ini Krisna sudah bisa memiliki Nova. Ia yakin Nova juga memiliki rasa cinta padanya karena semua terlihat dari sikap Nova. Namun semua jadi Kacau karena kedatangan Donna
__ADS_1
Mungkin lebih baik aku cuma beristri satu....Tapi apa daya ..semua sudah terjadi...Nova kau bertemu denganku sudah sangat terlambat...Aku sudah memiliki 3 wanita lain...
Andai saja kita bertemu lebih cepat , kau mungkin akan menjadi satu satunya..
Krisna mengurungkan niatnya mendatangi Nova . Ia kembali ke rumah Besar tempat tinggal orang tuanya .
" Loh ...tidak ke tempat Donna?" tanya kedua orang tuanya.
" Dia selingkuh lagi.." jawab Krisna.
" Selingkuh...?" tanya kedua orang tuanya.
" Sama seperti dulu...Dengan pria yang sama.."
" Beraninya dia selingkuh lagi....Dasar istri tak tahu malu...dulu selingkuh sudah di maafkan kini malah di ulang.." ucap Robbi kesal.
" Ceraikan dia "
" Tidak " jawab Krisna.
" Kenapa?" tanya kedua orang tuanya. Krisna tak menjawab.
" Ceraikan 3 istri tak berguna mu dan hidup dengan Nova saja.."
" Lalu nanti jika Nova tidak bisa memberi cucu seperti keinginan kalian...kalian juga akan mendepaknya seperti yang lain ?" tanya Krisna kalem tapi ucapannya seperti memberi tamparan pada kedua orang tuanya.
" Krisna...."
" Tidak begitu juga kali Krisna...Nova kan masih muda, jadi semisal anak pertama kalian bukan laki laki kan masih bisa punya kesempatan untuk anak kedua dan seterusnya .." kata Ibunya.
" Lalu Jika tidak berhasil?" tanya Krisna
" P...pasti berhasil lah...kan Nova anak yang sehat..lingkungannya juga baik baik... dan juga.." Rani ke_lincutan di sudutkan oleh pertanyaan Krisna yang memojokkannya.
" Kau ini kenapa Krisna ..istrimu yang selingkuh kau seperti menyalahkan kami..." kata Robbi.
" Aku memang bodoh...Selalu menurut pada kalian...Aku seperti laki laki tak punya prinsip...Aku sudah punya istri dan karena dia tidak bisa memberikan cucu laki laki kalian memaksaku menikah lagi...
Kalian sama sekali tidak memikirkan bagaimana perasaan Shinta...Bagaimana perasaanku...Kalian langsung menjodohkan ku dengan wanita pilihan kalian...
Aku sampai tidak punya kesempatan menolak karena kalian memaksaku datang tepat saat calon istriku berada di depan umum...sehingga aku tak bisa menolak..terpaksa harus menikahi mereka...Aku tidak bisa bersikap adil pada mereka sehingga mereka saling iri dan bahkan sampai selingkuh seperti ini....
Kalian membuat aku merasa berdosa dan bersalah pada mereka semua...Aku pria yang tidak bisa adil...seharusnya aku bukan beristri 4 tapi satu..." ucap Krisna panjang menyalahkan kedua orang tuanya
" Jangan sepenuhnya menyalahkan kami...Toh kau juga menikmati kan memiliki 4 istri...Bahkan kau juga serakah tidak mau melepas mereka...Setelah kau tau rasanya kau menikmati semuanya Krisna..." Robbi pun membalikkan semuanya.
" Sudah..sudah...jangan ribut lagi.." kata Rani.
" Itulah kebodohan ku Pa.. Meski awalnya Kalian memang yang memaksa tapi pada akhirnya aku yang merasa senang karenanya..sampai tidak mau melepas mereka...Aku ini memang pria bodoh dan serakah ...aku juga sangat kecewa pada diriku sendiri.." Setelah berkata itu Krisna masuk ke dalam kamarnya meninggalkan kedua orang tuanya.
__ADS_1