ISTRI MUDA KE 4

ISTRI MUDA KE 4
41. SAKIT PARAH.


__ADS_3

Devon mengantar jemput Nova setiap hari. Devon kembali bersikap selayaknya pacar , Namun Nova menganggapnya teman meski mereka sudah akrab seperti biasa lagi.


" Masuk sekolah tinggal 3 hari..Besok rapotan habis itu kita libur sekolah cukup lama...2 Minggu... 2 Minggu ga ketemu kamu lama banget Nova..." keluh Devon


" Kamu kan tahu tempat tinggalnya Devon...Kan tinggal datang....atau kita main bareng..Mbak Ayu juga kita ajak dolan bareng juga bisa..."


" Aku mau nya berdua denganmu Nova ..Kencan berdua..." terang Devon.


Nova cuma tersenyum. Ia tidak mau berharap apapun lagi pada cowok. Takut kecewa.


" Ulang tahun kamu kan nanti pas liburan...Aku main ke tempatmu pas liburan itu ya .. keluargamu tidak marah kan kalau aku main seharian ?" tanya Devon


" Aku tinggal sendiri. Sama bibi pembantu dan sopir ..orang tuaku tidak tinggal di sini..."jawab Nova.


.


.


Ha?...Aneh sekali... anak perempuan di biarkan tinggal seorang diri di rumah?...Apa orang tuanya sibuk di luar negeri ?


.


.


Devon hanya bisa diam dengan memendam pertanyaan dalam hati tentang keluarga Nova .


" Ya sudahlah...Nanti aku kasih kabar kalau aku dan Ayu mau ke tempatmu....Ok ." ucap Devon . Nova mengangguk.


.


.


.


Saat pengambilan raport tiba. Shinta datang ke sekolah sebagai wali murid Devon. Sedang Krisna datang sebagai wali murid Nova karena di suruh Mamanya.


Shinta terdiam dan memalingkan muka saat berpapasan dengan Krisna. Shinta benar benar kecewa dengan keputusan mertuanya. Sedang suaminya tak melakukan apapun untuk mempertahankan keutuhan keluarganya.Apalagi satu satunya anak kandung Krisna adalah anak nya dengan Shinta yaitu Cynthia . Cynthia yang berumur 10 tahun menemani Mamanya.

__ADS_1


" Papa..." panggil Cynthia pada Krisna.


" Sayang .." Krisna menjawab panggilan putrinya. Namun sebelum ia bisa mendekati Cynthia ia sudah di cegah oleh Shinta. Shinta membawa anaknya menjauh. Dan itu sudah membuat Krisna tidak berani mendekati istri dan anaknya itu


Shinta duduk menjauh di bangku belakang sedang Krisna di bangku depan.


.


.


Laki laki tidak tegas ..terlalu menurut di setir orang tuanya ..huh...menyebalkan...batin Shinta kesal.


.


.


Krisna yang sadar dengan sikap tak mengenakkan istrinya itu cuma bisa diam dan menjauh dari istrinya itu


Raport di bagikan oleh guru dengan memanggil berdasarkan nomor urut absen.


" Devon " Shinta maju mengambil raport anaknya dan kemudian setelah itu ia berpamitan pulang . Ia ingin cepat pergi saja dari ruangan itu. Namun saat hendak pergi , Tiba tiba saja kepalanya terasa pusing dan berputar .Tubuhnya pun pucat dan lemas. Ia langsung pingsan .


" Shinta ..." Krisna segera menghampiri istrinya yang mendadak sakit dan tak sadarkan diri itu. Krisna tau , Shinta istrinya itu memang sedang sakit parah dan juga sedang menjalani perawatan.


Krisna langsung menggendong Shinta dan membawanya ke mobilnya. Saat itu ,ia berpapasan dengan Nova dan Devon.


" Papa ...Mama kenapa ?" tanya Devon panik melihat keadaan Mamanya.


"Aku juga tidak tahu...Tiba tiba dia pingsan...Aku akan membawanya ke rumah sakit sekarang .."


" Aku ikut..." Devon dan Cynthia ikut naik ke mobil Krisna.


" Kau tidak ikut sekalian ? " tanya Krisna pada Nova.


" A..a.." Nova panik. ia takut ketahuan oleh Devon jika ia adalah istri muda Ayahnya.


Devon sesaat menoleh pada Nova dan papanya yang nampak saling mengenal .Ia heran, apa hubungan mereka sebenarnya.

__ADS_1


" Tidak.." jawab Nova


Krisna segera masuk mobil dan mengemudikannya meninggalkan Nova bersama Devon dan Cynthia.


.


.


Shinta di periksa dengan intensive oleh Dokter . Dan kemudian , Krisna dan Devon mendengarkan penjelasan Dokter tersebut.


" Kanker ibu Shinta sudah memasuki stadium 4 " jelas Dokter. Ia harus segera melakukan k e m o t e r a p h i .."


Devon dan Krisna nampak sangat shock mendengarnya. Mereka sudah sedari dulu ke sana kemari mengobati Shinta. Dan bahkan pernah berobat rumah sakit di luar negeri. Hanya beberapa hari ini Shinta tak banyak bicara karena Orang tuanya menyuruh bercerai. Tau tau penyakit yang di derita Shinta sudah parah


" Shinta ..maafkan aku .. " ucap Krisna penuh sesal . Stadium 4 itu berarti penyakit istrinya sudah sangat parah. Dan mungkin bisa saja menyebabkan ia kehilangan nyawanya. Sedang sebagai suami ia belum maksimal mengusahakan pengobatan untuk istrinya itu. Krisna sangat menyesali hak itu ..


.


.


.


.


Krisna menemui orang tuanya dan menceritakan keadaan Shinta.


" Aku akan fokus menemani dia , Aku harus merawatnya ...." kata Krisna.


" Baiklah...kau temani dia dan rawat dia..Stadium 4 itu berarti sudah sangat parah ..Dia bisa saja meninggal ." kata Rani yang juga turut prihatin pada keadaan Shinta.


" Perceraian mu Dan Shinta akan ku pending dulu .." Kata Robby. Krisna mengangguk.


.


.


.

__ADS_1


.


" Toh istrinya itu itu sebentar lagi juga mati ..tidak usah menceraikan mereka. ..." kata Robbi berbisik pada Rani istrinya saat Krisna sudah pergi. Rani mengangguk.


__ADS_2