
Nova sampai di gedung tua bangunan bekas pabrik kosong itu. Di sana ia melihat beberapa mobil terparkir berantakan. Seperti asal parkir saja.
.
Kenapa perasaanku tidak enak ya..
.
Nova sudah merasakan perasaan aneh saat akan memasuki bangunan tua yang lusuh dan kotor itu. Seperti sebuah firasat buruk.
" Helsi..." panggil Nova . Namun tak terdengar jawaban sama sekali. Nova mengambil sebilah potongan kayu yang tercecer di sana sambil berjalan mengendap_endap mencari cari temannya. Ia kian masuk ke dalam namun bangunan itu nampak lengang dan kosong seperti tak ada orang.
Tiba tiba saja Nova di kejutkan oleh tangan seseorang yang memakai baju hitam lengan panjang seperti jas mencekal tangannya. Reflek Nova bermaksud memukul namun beberapa orang berjas hitam tiba tiba muncul dan memeganginya. Dan kemudian membawa paksa dia menghadap ke seorang pria tua asing dan Juga Helsi .
" Helsi? "
Pria tua itu nampak tersenyum ." Benar katamu Helsi, dia lumayan cantik walau tubuhnya rata..."
" Apa apaan ini Helsi?...Katanya kau minta bantuan ku..."
" Hihihi..." Helsi tertawa cengengesan.
" Jadi...kau bohong padaku Helsi?"
" Kau memang bodoh , Nova "
" Mau langsung saja atau bagaimana Nova?" tanya pria tua yang nampak genit seraya melangkah menghampiri Nova. Nova yang kesulitan bergerak karena kedua tangannya di cekal bergidik ngeri melihat tatapan mesum pria tua itu.
" Kau mau apa ?" Tanya Nova .
" Apalagi...kau milikku... temanmu itu menjual mu padaku.."
" Gila kau Bandot tua .." ucap Nova keras.
Nova begitu ngeri membayangkan apa yang akan di lakukan pria tua mesum itu padanya. Dan ia sungguh tidak akan tinggal diam begitu saja.
.
1..2..5.....10 orang ya anak buahnya.. Sama pria itu 11 Brati .... yang memegang ku ini 2 ... 2 jaga di pintu keluar...Aku harus melepaskan diri dulu dan kemudian segera kabur dari sini. ..batin Nova.
.
" Selamat menikmati..." ucap bandot tua itu seraya hendak menyentuh tubuh Nova.
" Ada ular 🐍 !!!!" teriak Nova keras. Spontan mereka melihat ke sekitar mereka. Nova segera berusaha melepaskan diri dari dua pria yang memegangi nya. Kemudian ia me_nyikut pria yang memegangnya tadi tepat di ***********. Satu pria langsung jatuh mengerang kesakitan. Dan kemudian dia memukul pria satunya lagi. Di tempat yang sama. Pria itupun juga kesakitan.
Pria bandot tua itu mencekal tangan Nova namun Nova Nova mengadu kepalanya dengan kepala pria.Saat pria itu kesakitan Nova menggunakan dengkul kaki nya dan menyerang titik kelemahan pria itu..
Melihat Bos dan teman teman mereka pada jatuh merekapun mulai mendatangi Nova. Nova yang jago berlari dan mempunyai fisik kuat dengan cepat lari dari kejaran mereka. Mereka kocar_kacir berlarian ke sana kemari dipermainkan oleh Nova. Nova pun terus berusaha kabur.
.
Yes...pintu keluar tidak ada yang jaga. batin Nova senang.
.
__ADS_1
Ia pun berlari menuju ke pintu namun begitu hampir sampai, Helsi menjegal kakinya hingga ia jatuh tersungkur ke tanah.
.
Aduh... Helsi sialan ini... *malah membantu mereka ..padahal sedikit lagi aku bisa kabur...
Tuhan... Om mas... tolong aku* ..
.
Dan kemudian orang orang itu menangkapnya membawanya kembali ke dalam ke hadapan Pria Bandot tua itu lagi.
" Gadis kurang ajar..." ucapnya seraya menampar Nova dengan keras karena begitu kesal nya. Ia masih kesakitan di pangkal pahanya.
.
Sial .. ini gara gara Helsi ... kenapa sih tadi aku bela belain dia kemari segala...sudah tau dia itu serigala betina...
.
" Letakkan dia di meja itu...Di ajak enak enak malah melawan.." Anak buahnya menuruti perintah bosnya.
" Aku gak Sudi !! Jangankan kau..suami ku sendiri tidak pernah menyentuhku.. Kenapa aku harus jadi pelampiasan nafsu binatang seperti kau " Teriak Nova.
" Suami...hahaha.. bocah ini ngaco omongannya...anak SMA?? ...suami??... konyol !! "
Bandot tua itu mengabaikan teriakan Nova. Ia malah mulai melucuti bajunya.
" Tidak tidak ....aku tidak mau!!" Nova meronta dan berusaha melawan. Namun ia tak bisa melepaskan diri .Terlebih saat Pria tua itu mulai mendekatinya.
" K l o t a k..." Sebuah balok kayu terbang dan langsung mengenai kepala pria tua itu.
" Siapa yang berani menggangguku??!" Teriaknya kesal karena kepalanya sampai Luka dan mengeluarkan darah akibat lemparan kayu itu.
Namun sebelum ia sempat menoleh, Sebuah bogem mentah mendarat di mukanya. Hingga ia jatuh tersungkur.
" Bajingan brengsek..ku bunuh kalian semua.." ucapnya seraya menyerang orang orang itu lagi.
" Om mas..." Nova yang mengenali sosok suaminya datang dan menolongnya benar benar lega. Ia melihat Om mas yang datang ke sana dengan sopir pribadinya serta beberapa penjaga di rumah mertuanya segera menghajar bandot tua itu dengan komplotannya.
Helsi yang melihat Om tua itu dan anak buahnya mulai berjatuhan buru-buru kabur.
.
Sial...!! Siapa pria itu ..aku seperti pernah melihatnya...tapi di mana ya..
.
.
" Krisna menghubungi pihak berwajib setelah puas menghajar mereka. Krisna menghampiri Nova .Ia kemudian melepas kemejanya dan memberikannya pada Nova untuk menutupi pakaiannya yang koyak tadi.
Nova menatap wajah Suaminya itu.Krisna tak bilang apa apa hanya menatapnya . Ekspresi kemarahan saat menghajar bandot tua itu kini berubah menjadi ekspresi lembut kembali. Ia pun kemudian membawa Nova ke pelukannya.
" Om mas ..Takut..." Nova pun akhirnya meluapkan ketakutannya dengan menangis dalam pelukan Krisna .
__ADS_1
" Tenang...ada aku..aku yang menjagamu ." ucap Krisna sambil mengusap kepala Nova yang kini menangis seperti seorang bocah kecil.
.
.
Krisna masuk ke mobilnya dengan Nova. Kemudian ia kembali ke rumah orang tuanya. Nova yang sudah tenang melihat Krisna yang nampak kacau penampilannya. Rambutnya acak acakan.
.
.
Sepertinya Om mas bangun tidur langsung lari kemari ya ..Rambutnya masih kacau tidak di sisir...hihi...
.
.
Sepanjang jalan sampai rumah Krisna diam saja.
" Nova...." Kedua mertuanya mendatanginya dengan wajah cemas.
" Kau tidak apa apa?" tanya keduanya. Ia melihat Nova nampak kacau, Krisna juga , ia malah tak memakai baju karena kemejanya di pakai Nova .
" Apa yang terjadi?" tanya Ibunya. Belum sempat Nova menjawab Krisna sudah membawa pergi Nova ke kamarnya.
" Kotak obat Ma ." kata Krisna .
" Iya ." Rani segera menyuruh pembantunya mengambil kotak obat dan kemudian ia dan suaminya mengikuti Nova dan Krisna. Di sana mereka mulai mendengar Omelan anaknya itu.
" Kau ini bodoh sekali Nova...Kenapa datang ke sana...Sudah tau itu gedung tua kosong malah nekad ke sana sendirian...Coba kalau tak ada aku bagaimana .. Kau hampir saja di perkosa " ucap Krisna kesal.
" H...habis.. temanku menangis dan dia bilang di sekap .."
" Pikir pakai logika sedikit Nova..Orang di sekap bisa pegang hp?...Dan lagi kenapa kau yang di hubungi dia bukan polisi ?! Kau bisa apa membantu dia kalau benar dia di sekap?...Trus di mana wanita temanmu itu?..dia tidak ada di sana...Apa kau tidak sadar ...kau itu memang sengaja mau diumpankan ke pria mesum itu .."
" Maaf..." Ucap Nova sambil menunduk. Ia membenarkan ucapan Krisna itu. Ia baru menyadari kebodohannya.
Nova diam dengan air mata berjatuhan. Krisna mengobati luka luka Nova akibat jatuh tadi. Ia juga mengompres pipi Nova yang membiru karena pukulan pria tua tadi.
.
.
.
" Kau datang tepat waktu kan?" tanya Robbi.
" Dia tidak sempat melakukan itu kan ?" tanya Rani pula.
" Iya.."
" Syukurlah ." kedua orang tuanya begitu lega, Nova selamat dari tragedi naas yang hampir saja merenggut kehormatannya itu.
" Krisna, kau harus membalas wanita itu...juga pria kurang ajar itu.." kata Robby.
__ADS_1
" Kiky sudah mengurus pria itu di kantor polisi... Kalau wanita sialan itu ..Aku pasti akan membalasnya . BERANI SEKALI BERNIAT MENCELAKAKAN ISTRIKU...ku balas dia berkali kali lipat " ucap Krisna geram. Ia pasti akan melakukannya .