
Nova dan Krisna sama sama mematung , dan mereka saling berpandangan.
" Nova .." panggil Heppy yang masih berada di bibir pantai. Namun Nova mengabaikannya. Ia masih terpaku menatap sosok Krisna .
" Nova , di panggil Mama......" Evan menyentuh bahu Nova dan itu membuat Nova beralih melihat Evan . " Ayo kita ke sana " Evan mengajak Nova ke tempat Mama nya sembari merangkul bahunya. Mau tau mau Nova ikut berjalan bersama Evan .
" Kita foto bertiga...dari tadi cuma Mama dan Evan saja...Ayo sini Nova..." Heppy merangkul kedua putra putrinya itu. Kemudian mereka mulai ber\_selpi ria dengan tripod yang sudah siap sedari tadi. Evan yang mengontrol hp mereka dengan mode telapak tangan ✋. Sehingga secara otomatis gambar mereka tersimpan saat Evan. mengarahkan telapak tangannya ke kamera handphone nya.
Mereka tersenyum bertiga dengan begitu banyak pose. Nova sesaat menoleh ke tempat Krisna tadi, namun ternyata Krisna sudah tidak ada di sana lagi.
.
.
Itu tadi benar Om mas atau cuma halusinasi ku saja ..
Apa aku terlalu merindukan Om mas sampai sampai melihat sosoknya tadi...
Bodohnya aku sampai terbayang bayang oleh nya lagi.
.
.
" Melamun terus .." Evan mencubit pipi Nova.
" Kak Evan..."
" Menghadap sana..." ucap Evan sambil mengarahkan wajah Nova menghadap ke kamera pas dengan pose mencubit kedua pipi Nova.
" Ih Kak Evan ini...." Nova pun tak mau kalah. Ia balas mencubit kedua pipi Evan pula.
" Sakit N o v .."
" Biar kapok .."
" Hidung Babi..." ucap Evan sambil memencet hidung Nova keatas sehingga kedua lubang hidungnya kelihatan besar seperti hidung Babi 🐷. Evan meledek Nova sambil tertawa usil.
" Dasar jerapah ..." timpal Nova
Heppy tersenyum melihat keduanya yang tengah bercanda ria itu. Mereka nampak begitu akrab nya.
.
.
.
.
.
Keesokan harinya, Evan dan Nova sudah bersiap siap dengan baju selam nya. Kali ini mereka ku ingin mencoba Diving. Heppy menolak ikut karena ingin belanja oleh oleh. Dan lagi , ia tak begitu suka menyelam di lautan dalam . Evan yang suka melakukan Snorkeling dan Diving , jiwa petualang ya menurun dari Papa Evan yang dulunya saat masih hidup hobinya berpetualang di alam . Baik mendaki, menyelam dan juga mendatangi tempat tempat yang menantang. Papa Evan dulunya adalah seorang influence ( video~blogger ) yang begitu terkenal dan memiliki banyak brand yang menjadi sponsornya . Sehingga mereka bisa hidup berkecukupan meski ia sudah meninggal.
" Laut apa yang paling dalam? " tanya Nova memberi tebakan pada Evan sembari berjalan menuju ke kapal yang akan membawa mereka ke tempat Diving.
" Hem.... laut ...apa ya.." Evan berpikir dengan serius." Palung Mariana ? "
" Bukan .."
" Hah ..kok bukan...coba cek Google kalau gak percaya... " Evan ngeyel.
" No no no.." Nova menggeleng.
" Apa coba ? " tanya Evan kepo.
__ADS_1
" Lautan hatimu .." jawab Nova sambil mencibir.
" Hah..mana ada ceritanya ...Itu gombal dan garing sekali ...." ucap Evan tak terima.
" Kalau gitu coba beritahu ukuran kedalaman hati Kak Evan.."
Evan tersenyum datar. " Aku jawab serius kamu nya malah ngajak bercanda N o v.. "
" Hehe...😁" Nova nyengir karena berhasil mengerjai Kakaknya. " Jangan terlalu serius Kak nanti cepat tua... hihi "
" Kak aku tanya lagi...Coba tebak ini apa...yang ngasih seneng yang nerima marah? "
" Ih ...mana ada . Orang di kasih pasti seneng lah .." jawab Evan.
" Ada lah..."
'' Apa coba ?" tanya Evan.
" ....~~\>\>" Nova memberitahu jawabannya sambil berbisik di telinga Evan.
" I h...jorok kamu ..Masak cewek ngomongin kentut..." ucap Evan. Nova tertawa ngakak.
.
.
Mau ngerjain ya .. Oke ..aku juga bisa ..
.
.
" Aku apa yang bikin shock ?" tanya Evan balik pada Nova.
" Bukan "
" Aku setan ?"
" Bukan.."
" Aku cantik? "
" Bukanlah..."
" Aku apa lagi ...." Nova berpikir keras.
" N y e r a h ?? " tanya Evan
" Apa Coba ? " tanya Nova balik
" Aku Cinta pada mu.." jawab Evan cepat . Dan sontak itu langsung membuat Nova terdiam dengan wajah kaget. Rasanya seperti di tembak oleh cowok saja.
" Tuh kan...shock kan..." ucap Evan sambil tertawa ganti.
Nova manyun . Meski cuma candaan tapi ucapan spontan Evan itu seperti sebuah pernyataan cinta. Terang saja Nova kaget.
Evan tertawa tawa sambil melangkah lebih dulu ke kapal yang akan membawa mereka Diving bersama beberapa penyelam lain. Evan mengulurkan tangannya untuk membantu Nova naik.
__ADS_1
Nova sesaat meragu saat hendak menyambut tangan Evan. Namun karena Evan terus mengulurkan tangan Nova pun akhirnya menyambut uluran tangan kakaknya itu.
" Nanti kalau nyelam jangan jauh jauh dari aku... bisa di makan hiu kamu nanti.." Canda Evan.
" I h Kak Evan... Hiu juga milih kali ...gak suka sama yang rata begini..."
" Hihihi..." Evan tertawa geli .
.
.
.
.
Setelah sampai di lokasi Diving dan mendapat pengarahan dari penyelam pro Nova dan Evan mulai menyelam . Mereka membawa kamera yang tahan air untuk mengabadikan momen liburan mereka menikmati alam indah bawah laut itu.
Nova memotret Evan yang berada di dekat batu karang bersama para ikan ikan kecil yang begitu indah.
Demikian halnya dengan Evan , ia juga memotret Nova . Mereka berpetualang menjelajah lautan surga indah sambil menikmati pemandangannya . Benar benar sangat mengesankan panorama indah bawah laut dengan biota nya itu. Itu merupakan sebuah pengalaman yang tak akan pernah mereka lupakan . Menikmati keindahan bawah laut yang menakjubkan .
.
.
.
Nova dan Evan kembali ke hotel setelah puas Diving. Mereka ngobrol dan sekali kali becanda pula.
" Sayang kita sudah harus pulang ... Rasanya masih ingin jalan jalan lagi..." kata Evan karena besok pagi mereka sudah harus check out dan kembali ke rutinitas mereka lagi.
" Lain kali kan bisa kak..."
" Lain kali kita coba yang ekstrim bagaimana Nova .. B u n g e e jumping , atau naik perahu dayung 'kayak' di sungai atau mendaki gunung dan kemping.."
" Hah ..itu menakutkan Kak.." kata Nova. " Rekreasi kuliner aja Kak .. "
" Hadee\_eeh...yang suka banget makan..."
" Habis kalau yang terlalu ekstrim aku juga takut Kak..."
" Cewek banget ya..." ucap Evan sambil tersenyum . Nova mengangguk .
" Adik ku ini.... " Evan mengusap kepala Nova .Nova cuma tersenyum .
Nova tahu, Evan cuma menganggapnya sebagai adik. Karena nya ia bisa bersikap santai padanya . Ia pun juga berusaha menganggap Evan Kakak pula. Ia membuang jauh pikirannya yang tidak tidak .Ia tidak ingin merusak hubungan persaudaraan mereka . Hal itu di c a m kan baik baik pada otaknya agar ia tidak memiliki perasaan yang lain pada Evan. Itu sebuah hal terlarang baginya.
Nova tak menyadari kala mereka memasuki lobi hotel. Krisna sedang berada di sana . Ia sedang bicara dengan beberapa pria yang tampak seperti pebisnis.
Krisna memang sedang ada jadwal pertemuan bisnis dengan rekannya di hotel tersebut. Ia di temani oleh Kiky asistennya.
Krisna menatap Nova dan pria asing yang tampak mesra dalam pandangan matanya itu . Namun ia tidak marah ataupun cemburu. Krisna justru tersenyum dengan hati lapang dan ikhlas. Setulus hati ia mendoakan Nova...
.
.
Syukurlah Nova ..kau melanjutkan hidupmu dengan baik...
Aku turut bahagia melihatmu tampak bahagia dan tersenyum seperti itu..
Semoga kali ini kebahagiaanmu abadi Nova..
Semoga dia bukan pria seperti ku ...
Aku mendoakan kebahagiaanmu...
__ADS_1
.
.