
Nova termenung di kamarnya. Ia benar benar bingung dengan apa yang harus di lakukan nya. Ia merasa sangat bersalah pada ketiga istri Krisna. Karena keluhan dan curahan hatinya pada Mama mertuanya waktu itu membuat mertua nya langsung mengambil tindak tegas menceraikan mereka. Ia benar benar seperti seorang PELAKOR . Merebut suami orang dan mendepak langsung istrinya yang lain. Padahal ia sendiri juga sudah minta pisah dengan suaminya.
Jika ia bertahan dan tetap bersama Krisna, ia harus menahan kebencian dan hujatan yang akan di lontarkan dari ketiga istri yang diceraikannya. Sedang ia belum yakin jika Krisna mencintai dirinya. Bukan tidak mungkin Krisna juga akan membenci nya.
Namun jika ia tetap minta cerai, ia benar benar menyengsarakan semuanya. Sudah merusak rumah tangga Krisna ,ia juga meninggalkannya. Krisna tidak memiliki siapapun lagi. Ia cuma akan di anggap perusak rumah tangga.
" Aa\_aarghh ...pusing .." Nova memegangi kepalanya.
" Aku gak tau lagi .. "
.
.
.
" Nova berangkat ke sekolah dengan naik sepeda. Ia sudah tidak mau ambil pusing dengan semua masalah rumah tangganya. Yang akan terjadi biarlah terjadi, yang penting ia sekolah saja. Terlebih kini ia sedang ujian untuk kenaikan kelas. Ia tidak memikirkan apa apa lagi kecuali sekolah saja saat ini.
Nova mengerjakan ulangan nya dan berusaha fokus saja. Toh ia masih kelas 1 SMA bukannya yang paling utama dia harus belajar untuk menata masa depannya.
.
.
.
Seminggu berlalu dengan begitu cepat. Ujian kenaikan pun telah selesai. Tinggal menunggu hasil raport nya.
Selama seminggu itu Nova menjalani hari hari cerianya dengan banyak melakukan kegiatan di sekolah. Ia sedikit mengurangi part time nya dan ikut ekstra kurikuler basket sekedar untuk mengalihkan perhatiannya. Dan iapun. tampak tersenyum ceria kembali bersama Ayu dan teman temannya.
Devon yang melihat Nova ceria turut senang. Setelah gosip miring tentangnya sempat merebak dan membuatnya down kini ia bisa ceria kembali.
" Nova...nanti nonton yuk.." ajak Devon di depan teman temannya.
" Cie cie ..."
" Uuu..." teman temannya spontan langsung mengelu\_elukan mereka.
" CLBK ni Yee.." goda mereka
" Gosip cuma gosip...Aku tidak peduli lagi...Mau gak ?" tanya Devon sekali lagi.
.
.
Masa muda adalah milik kita ..Kenapa aku harus pusing untuk masalah orang dewasa..L e t i t flow...
.
.
" Oke " jawab Nova kemudian..
" Cie... baikan..."
Nova dan Devon cuma tersenyum saja.
.
.
.
...----------------...
.
.
.
.
Mereka berdua pergi nonton bioskop. Mereka membeli sekotak popcorn dan 2 buah minuman. Mereka memasuki gedung bioskop itu dengan senyum dan ngobrol ngobrol seperti biasa.
Dan pulangnya pun , mereka bisa ngobrol ringan dan santai tanpa beban .Lepas seperti tanpa masalah. Bahkan Devon juga meraih tangan Nova dan menggenggamnya. Nova sesaat menatap Devon namun kemudian ia menunduk malu .
" Say cheese "
" Hah?"
Nova bengong saat Devon mengarahkan kamera padanya dan mengambil selfi berdua. Bahkan Devon juga mengangkat tautan tangan keduanya sehingga terlihat di kamera. .Mereka benar benar seperti pasangan muda yang sedang berkencan.
" N o v .... ulang tahun mu nanti minta hadiah apa ?"
.
*Ah....ulang tahun ya... oh iya... 2 Minggu lagi aku ulang tahun ..17 tahun .... tak terasa sudah hampir setahun aku menikah dengan Om mas...Hidup enak dengannya...walaupun dengan kehidupan pernikahan yang rumit*....
Hadiah?...aku tidak ingin hal semacam itu ...Kalau di tanya keinginanku apa ...aku cuma ingin bahagia ..itu saja ..
.
" Malah bengong...."
__ADS_1
" Gak ada ..aku gak pingin apa apa.."
" Gak ingin bersama ku ? " tanya Devon.
Nova terdiam.
.
Aku sudah tidak berani bermimpi lagi ..Apalagi Devon ini anak tiri Om mas .. Lebih baik aku berteman saja dengannya ... Aku tak siap sakit hati lagi jika dia tahu aku ibu tirinya...
Aku tidak mau mencintai siapapun lagi ..Mencintai orang itu sakit ..Lebih baik aku menjaga hatiku sendiri...Mencintai diriku sendiri ..
.
" Aku mau pulang dulu Devon " ucap Nova seraya melepas tangan Devon .
" Ku antar "
" Aku mau ke sekolah dulu mengambil sepeda ku..."
" Naik motor ku saja. Biarkan sepedaku di sekolah... besok pagi aku akan antar jemput kamu lagi..." kata Devon.
" Tapi..."
" Please ...."
Nova menghela nafas panjang. " Baiklah..."
Devon tersenyum dan kemudian merekapun akhirnya naik motor bersama kembali dan menuju ke rumah Nova.
" Thanks Devon " ucap Nova seraya memasuki rumahnya.
.
.
Tidak ada mobil Papa ...berarti waktu itu aku salah lihat ..
.
.
Devon sesaat mengamati rumah Nova dan melihat sekelilingnya. Mobil berplat no seperti mobil papanya tidak ada di sana. Dan itu membuatnya merasa lega .
.
.
.
.
Seminggu menjelang hari Ultah , Nova mendapat telpon dari Helsi .
Namun karena terus terusan menghubungi nomornya iapun akhirnya mengangkat panggilannya juga.
" Nova tolong aku .."
" Hu\_uft...lagi lagi ..kau mau bohongi aku lagi ? "
" Kali ini gak NOV...ini beneran tolong aku ..tolong keluarkan aku dari sini ..Aku di sekap di hotel bersama beberapa pria dan mereka kasar sekali padaku... Mereka juga memukuli aku ... tolong datang ke sini ...tolong aku .." pinta Helsi memelas
" Minta tolong kenapa musti aku...Dengar ya ..aku tidak akan tertipu sandiwara mu lagi.. "
" Cepat Nova .. pulsaku mau habis ini ..aku di hotel X kamar 303...cepat tolong aku ..Tut.."
" Bodoh amat " ucap Nova . Ia tidak mau di bohongi Helsi lagi. Dia sudah pernah mau menjebaknya satu kali. Ia tak akan tertipu lagi yang kedua kalinya.
Namun Nova masih tetap kepikiran juga.
.
.
Itu beneran atau cuma sandiwara ya ....tapi suaranya tadi, ia benar benar seperti orang kesakitan ...
.
.
" Tolong atau tidak?" Nova masih berpikir.
🎶🎶🎶
Saat itu Devon juga menghubunginya. " Halo , Devon..."
" Hari ini ada acara nggak..." tanya Devon
" Liburan sekolah gini ada acara apa coba. .mager lah...makan tidur...rebahan.." jawab Nova
" Mau jalan jalan ?" tanya Devon.
" Taman hiburan ? "
__ADS_1
" Oke..."
Nova pun bersiap siap . Ia mengenakan celana jeans biru dan kaos putih. Kemudian memakai sepatu sporty dan mengikat rambutnya.
"Tiiiin "
Mendengar suara klakson motor Devon , Nova segera keluar kamarnya.
" B i....aku mau keluar dulu ..main ke taman hiburan ..." ucap Nova setengah berlari sambil membawa tas selempang kecil berisi dompet dan hp.
Devon tersenyum melihat Nova yang tampak berlarian karena saking bersemangatnya hendak pergi ke taman hiburan.
.
.
.
Nova dan Devon mencoba berbagai macam wahana .Mulai komidi putar, jump frog, naik perahu, bon bon car, tornado sampai rumah hantu. Mereka bersenang senang dengan memacu adrenalin di berbagai permainan ekstrim pula.
" Pusii\_ing ..." ucap Nova saat mereka baru turun dari wahana octopus. Sebuah permainan komidi yang berputar putar dan naik turun..
" Hahaha ..." Devon tertawa walau iapun juga pusing seperti orang mabuk.
" Kita ke sana yuk...beli minum dan gula gula.."
ajak Nova.
" Oke..."
" Bang ..gulali nya yang bentuk kelinci pink..
Devon membeli minum sedang Nova membeli cotton Candy. Kemudian mereka mencari bangku untuk duduk santai.
Tiba tiba saja Nova teringat pada Helsi yang tadi menghubunginya .
" V o n....menurut kamu aku harus gimana?" tanya Nova setelah menceritakan saat Helsi menghubunginya tadi.
" Kita cari tahu kebenarannya dulu bagaimana ?" tanya Devon.
.
.
Nova dan Devon akhirnya mendatangi hotel tersebut. Mereka melapor ke petugas hotel dan bilang mendapat telpon dari temannya yang di sekap di hotel X kamar no 303.
Mendapat laporan itu sekuriti dan beberapa karyawan pria mendatangi kamar tersebut. Nova dan Devon mengikutinya.
Karena di kunci , petugas hotel membuka kunci kamar tersebut dengan kunci cadangannya.
Mereka kemudian memeriksa ke dalam..
Mereka begitu terkejut saat melihat Helsi teman mereka tergolek lemah di sisi ranjang dengan keadaan yang memilukan. hanya mengenakan kaos atasan dan banyak luka luka di tubuhnya yang nampak membiru. Ia tak sadarkan diri.
Nova dan Devon ternganga , terlebih Nova. ia benar benar tidak menyangka jika Helsi ternyata tak berbohong. Ternyata ia juga bisa berkata jujur.
" Ya ampun..." Nova begitu merasa kasihan melihat Keadaan Helsi. Devon merangkul bahunya.
" Kita tidak boleh berprasangka buruk terus
N o v... Manusia itu ada kalanya bohong ada kalanya jujur...Jangan menjudge dia buruk setelah satu keburukan yang di lakukan ya .. Manusia itu tidak ada yang sempurna ... " Devon menasehati Nova.
Nova mengangguk. Ia menyesal tak segera menolongnya setelah mendapat kabar darinya. .
Helsi di bawa ke rumah sakit , Nova dan Devon pun pulang setelah memberikan beberapa keterangan pada sekuriti dan petugas hotel.
.
.
" Belajar memaafkan Nova .. " kata Devon menasehati lagi. " Belajar jadi lebih baik lagi ..oke..."
Nova cuma mengangguk. Devon merengkuh bahunya dan tersenyum kemudian mereka pergi dari hotel itu.
Namun tanpa sepengetahuan mereka , seseorang memotret mereka berdua .
...----------------...
.
.
.
Dan foto itupun sampai ke tangan Krisna.
" Lihat itu Mas....lihat dengan mata kepalamu sendiri ..Istri muda mu itu ternyata tak jauh beda denganku ..Bocah? lugu?...itu cuma casing luarnya ..aslinya dia juga tukang selingkuh kan?...Bahkan dia lebih parah, menikah dengan Bapaknya, selingkuh dengan anak tirinya ..Lihat tuh mereka begitu mesra keluar dari hotel .Habis ngapain coba..."
Donna yang masih kesal diputus cerai oleh mertuanya benar benar tak terima. Terlebih mertuanya itu ingin Nova menjadi menantu satu satunya....Sangat tidak rela. ia benar benar tidak akan tinggal diam!!!
__ADS_1
Krisna terdiam dengan wajah kesal.