ISTRI MUDA KE 4

ISTRI MUDA KE 4
30. DI JEBAK


__ADS_3

Nova di antar sopir pribadinya menuju ke rumah mertuanya. Rani dan Robbi menyambutnya dengan ramah.



" Sudah sarapan?"



" Nanti saja Papa mertua.."



" Sekarang saja sarapan pagi dengan kita.." ajak Rani. Nova menurut saat mertuanya menggandeng tangannya dan mengajaknya menuju ruang makan.



Mereka kemudian makan bersama.



" Nova ..siklus bulanan mu teratur?" tanya Rani.



" I...iya " jawab Nova gugup karena menanyakan masalah yang privasi di depan Papa mertuanya.



" Masa subur mu tanggal berapa?" tanya Rani lagi.



" Tidak tahu Mama mertua..."



" Kapan kapan ikut Mama ke Dokter kandungan ya...''



" Untuk apa?" tanya Nova. " Kan perjanjiannya 3 tahun lagi Ma... setelah aku lulus SMA " tambahnya .



" Kalau kau setuju kan perjanjian nya bisa di percepat " Kata Robby.



" Tapi..."



" Kau tenang saja Nova. Papa akan menyuruh Krisna menceraikan ketiga istrinya itu. Mereka cuma menghabiskan uang saja...Tapi tidak memberi hasil .. tidak ada yang bisa memberikan aku cucu laki laki..." kata Robby.


.


Oh...jadi ini maksudnya....Mau menjadikanku satu satunya dan mendepak ketiga istrinya ..


Hu_uuft...tapi untuk apa ...kalau Om mas saja masih menyayangi mereka... Tentu itu tidak akan berguna..apalagi Mbak Shinta yang paling di cintai nya ..Sepertinya Om mas tidak akan mau melepas mereka...


Nanti kalau aku tidak berhasil memberikan cucu laki laki aku pasti juga akan di buang...dan bukan mustahil.. Om mas nikah lagi ๐Ÿ˜ž


.


" Ma...aku sudah selesai sarapan..kita langsung ke kebun bunga yuk..." Nova langsung beranjak dari duduknya karena malas membahas perkataan mertuanya lagi.



Rani juga kemudian mengekor. Mereka menuju ke rumah kaca taman bunga Rani. Banyak bunga bunga indah beraneka macam dengan spesies langka. Koleksi tanaman mertuanya memang tanaman mahal.



" Tugasmu menyiram bunga dan memberi pupuk...Pakai kaos tangan biar tidak kotor "



" Di desa ku dulu aku sudah biasa Ma tanpa sarung tangan..."



" Tidak boleh dong...Nanti tangan menantu ku jadi kasar. Nanti kamu kapan kapan juga akan ku ajak ke salon untuk perawatan..Biar kulitmu lebih bersih, lebih putih dan halus. "



" Buang buang uang Ma...lagian aku juga tidak sempat. Aku kan punya banyak part time " kata Nova.



" Kamu tidak usah terlalu banyak part time lagi...Gaji dari part time di sini sudah banyak " kata Rani pula. Nova menghela nafas panjang.



" Apa tidak ada tanaman buah?"



" Ada di Rumah kaca satunya...sayur sayur dan beberapa macam buah...wortel, tomat, jeruk , strawberry, sawo, anggur dan juga belimbing.."


.


" Wah...strawberry nya banyak sekali ..buahnya juga lebat..." ucap Nova senang



" Kalau kamu mau petik saja..." kata Rani.


Nova langsung berlarian memasuki kebun buah minimalis mertuanya itu. Rani tersenyum melihat Nova yang nampak begitu ceria sambil menyentuh buah ranum tersebut dan memetiknya juga.



" Ambil keranjangnya di sana...Ku tinggal dulu nanti kau bawakan juga untuk Papa mu ya..." Nova mengangguk.



Ia mengambil keranjang buah dan kemudian mulai memetiknya. Ia memilih yang ranum dan masak dan tentunya sambil memakannya. Ia begitu menikmati nya.


__ADS_1


" Bagi dong.." suara bariton khas itu terdengar dekat di telinga Nova dan saat berbalik ia melihat Krisna ada di belakangnya.



" Om mas..." Nova begitu heran mendapati Krisna ada di sana. " Kok ke sini?"



" Mama minta aku kesini.. minta di pijit anak kesayangannya ini...Ah...paling juga cuma alasan buat ketemu aku karena dia kangen aku.." jawab Krisna sambil tersenyum. " Sini ku bawakan keranjang nya ..kau yang petik.."



" Oo... oke.." Mereka kemudian melanjutkan acara memetik strawberry nya. Nova memetik sambil memakannya.



" Aku juga mau ..."



" strawberry? " Krisna mengangguk.



" Disuapin.."



Nova terdiam sesaat sambil menatap Krisna. Kemudian ia mengambil sebuah dan hendak menyuapi Krisna. Krisna membuka mulut .



" Hahaha... ketipu..." Nova malah memakannya sendiri sambil tertawa tawa .



Krisna menatap Nova yang mengerjainya . Melihat Nova tertawa tawa Krisna kemudian menarik Nova ke pelukannya.



' D E G '



" Mau suap\_in atau aku ambil sendiri ...dari mulutmu ? " ucap Krisna sambil menatap Nova tajam. Dan itu membuat Nova kian berdebar . Sudah lama sekali Krisna tak menyentuhnya. Ia sedikit merindukan sentuhan mesra bibir Krisna itu.



Nova menatap bibir Krisna yang nampak sangat menggodanya. Rasanya ingin sekali menggigit bibir merah yang sedikit tebal itu.



Krisna perlahan mendekat namun saat ia sudah begitu dekat ia malah menjejali mulut Nova dengan strawberry dari keranjangnya .



" Hah ?" Nova bengong. Namun saat menoleh ia baru tahu sebabnya. Ternyata ada Mama mertuanya di sana.



" Lanjutkan saja.." ucapnya senang melihat keduanya nampak begitu mesra barusan.




" Om mas.." panggil Nova. Krisna dengan cepat menoleh. Namun Nova ternyata menjejali mulutnya dengan strawberry.



" Gantian๐Ÿ˜œ" ucap Nova. Krisna tersenyum kecil " Itu bekas gigitan ku...hihi.."



" Ciuman tak langsung dong itu berarti


C i l ...." timpal Krisna sambil tersenyum dan kemudian mengunyahnya.


.


Manis sekali ...... rasanya seperti bibir Nova...


.


Krisna hanya bisa membayangkan saja. Namun saat ia ingat Nova yang berciuman dengan Devon mendadak ia berubah kesal. Ia lalu buru buru pergi sambil membawa keranjang penuh strawberry itu. Nova hanya bisa menatap heran perubahan sikap Krisna itu.


.


.


" Kerjanya sudah cukup ..kalian istirahat saja.." ucap Rani seraya mendorong Nova dan Krisna menuju kamar Krisna.



" Pijitnya gimana Ma?" tanya Krisna.



" Minta Nova pijat kamu..." jawab Rani seraya menutup pintu begitu keduanya sudah masuk di dalam .



" Kok malah aku?" tanya Krisna balik.



Nova dan Krisna saling berpandangan.


.


Akhirnya..aku masuk kembali ke kamar ini...Waktu itu aku melihat sendiri dengan langsung Om mas menggilir ketiga istrinya...


Kalau ingat rasanya sebel...


.


" C i l...pijitin aku " ucap Krisna seraya melepas baju atasannya. Dan kemudian tengkurap di ranjang tersebut.

__ADS_1



Nova kemudian menurut. Ia melakukan yang di minta Krisna. Ia mulai memijat punggung Krisna .Krisna menikmati pijatan demi pijatan dari Nova sampai akhirnya ia pun tertidur.


.


.


Setelah Om mas tertidur, Nova mengambil hpnya. Dan membuka aplikasi tik tok. Sudah lama sekali ia tidak mengunggah video alay nya.


" Waktunya meng\_alay..๐Ÿ˜Ž. " ucapnya seraya membuat satu video dance nya mengikuti musik yang viral ter update. Kemudian Nova segera mengunggahnya.



Selang beberapa detik , Komen dan jempol berdatangan dari teman teman dan followers nya.



' Lama sekali gak up , Nova..' ucap teman SMP nya dulu.



' Itu Rumah baru kamu?.....Gila... keren..bagus banget..' Nova cuma tersenyum membaca komen teman temannya tesebut.



' Yang di belakang kamu itu 'Dia' ya ? '



' Iya... Itu Om mas...' jawab Nova.



' Cie cie...sudah seneng lupa teman..'



' Hehe..' Nova balas berbalas dengan teman temannya.



๐ŸŽถ๐ŸŽถ๐ŸŽถ๐ŸŽถ Tiba tiba saja hpnya berdering.



Nova mendengar suara ring tone hp nya dan melihat layar yang di sana tercantum nama Helsi.


.


Ngapain si Helsi telpon telpon aku?


.


Karena penasaran Nova mengangkatnya. " Halo..."



" Nova, tolong aku..." suara Helsi memelas minta tolong terdengar. Ia seperti menangis.



" Kamu kenapa? " tanya Helsi.



" Aku di sekap orang tak di kenal.. Mereka mengurungku.."



" Kamu di mana?" tanya Nova cepat.



" Di bangunan tua bekas pabrik 'Y' jl. X "



" Oke aku akan ke sana.." Nova segera pergi menuju ke tempat yang di tunjukkan Helsi. Meski ia benci padanya, namun ia masih punya sisi kemanusiaan . Ia tidak mungkin tinggal diam melihat temannya dalam kesulitan.



Kebetulan bangunan yang di maksud itu tidak jauh dari rumah mertuanya. Sehingga ia berjalan kaki ke sana.



" Mau ke mana Non?" tanya Sopirnya.



" Pabrik Y " Jawab Nova sambil berlalu. Ia berlari agar bisa cepat menolong Helsi.



" Pabrik Y?.....Lho...bukankah itu bangunan tua dan kosong?" gumamnya.


.


.


" Bagaimana Helsi..." tanya Om om mesum yang dulu pernah menghabiskan waktu bersama Helsi di hotel ' X'.



" Beres Om..Dia otw kemari.."



" Hahaha...bagus bagus.." jawab Om itu . " Kalian siap siap.." katanya pada bodyguardnya. Sepertinya pria tua itu orang kaya jika di lihat dari penampilannya. Ia memiliki cukup banyak bodyguard di sana pula.



" Ini uang muka bonus mu... Setelah berhasil nanti akan ku tambah lagi.." Helsi menerima tumpukan uang itu dengan senyum merekah.


.


Baru DP sudah sebanyak ini...Hihi...ini hari keberuntunganku...batin Helsi senang.

__ADS_1


.


__ADS_2