
Nova membuka perlahan pintu lemari tersebut , ia ingin keluar tidak berminat melihat pergumulan mereka sama sekali. Baginya itu pertunjukan untuk 21\+ ... Seusianya belum sepantasnya melihat hal tersebut.
Namun saat ia baru mengeluarkan kepalanya , ia kaget sekali saat melihat keduanya sudah dalam keadaan polos. Nova yang kaget buru buru masuk ke dalam lemari lagi
*Oh my God...mataku melihat hal yang tak seharusnya aku lihat*....
Nova berulang ulang kali mengucek matanya. Ia kaget, deg degan, dan juga penasaran. Ia sudah mengerti apa yang terjadi dan apa yang akan mereka lakukan. Ia sungguh tidak ingin melihat itu sebenarnya , namun jiwa mudanya berontak ingin tahu. Apalagi keduanya belum menyadari kehadirannya.
Dengan tangan bergetar dan jantung berdebar tak karuan ia mengintip mereka kembali. Ia melihat keduanya saling ber\_kecupan mesra kembali. Dan juga tangan tangan nakal Krisna mulai memainkan kedua bongkahan milik Shinta.
*Ah*....
Nova yang hanya melihat itupun seolah merasakan dirinya sendiri yang sedang di sentuh Krisna. Matanya terbuka lebar saat melihat Krisna mulai membaringkan Shinta . Krisna berada di atas tubuhnya sambil mengusap senjata nya yang telah bangun sempurna. Ia memposisikan nya di antara kedua paha Shinta. .
.
Ya ampun ...apa itu ...ukurannya...😰 menakutkan...😱
.
Nova tak berani melihat lebih jelas lagi. Ia menutup mata dan memalingkan wajahnya tak ingin melihat senjata milik suaminya itu lebih detail. Ia bahkan menutup telinganya saat suara \*\*\*\*\*\*\* mereka terdengar bersahutan.
.
Dari suaranya...Mereka sepertinya... menikmati momen kebersamaan mereka...padahal sebesar itu...apa dia tidak kesakitan?
Nova benar benar tidak habis pikir...
.
Nova benar benar tidak bisa membayangkan yang terjadi. Ia juga tidak ingin melihat dan mendengar suara mereka..Ia meringkuk di dalam lemari besar itu sambil menutup kedua telinganya.
Setelah cukup lama suara desah mereka tak terdengar lagi. Yang terdengar cuma suara pintu tertutup. Nova memberanikan diri mengintip kembali.
Ia melihat Shinta nampak sedang terburu buru memakai pakaiannya kembali. Sedang suaminya masuk ke kamar mandi.
" Mas..aku keluar dulu...Aku takut Chintia mencari ku.." ucap Shinta.
" Ya..." terdengar suara Krisna dari dalam kamar mandi.
Nova sedikit lega. Ia akhirnya bisa bebas keluar dari dalam lemari itu. Namun belum sampai ia keluar ia sudah melihat Dewi istri kedua Krisna di sana.
" LAGI??" Batin nya shock dan kaku.
__ADS_1
Kapan aku bisa keluar dari sini...Kenapa mbak Dewi ganti yang masuk...Jangan jangan dia juga minta hal yang sama pada Om mas...?
" Lho...Dewi...Kapan kau datang ?" tanya Krisna heran saat ia baru keluar dari kamar mandi.
" Baru saja...Tadi aku lihat Mbak Shinta baru keluar dari sini...Jadi..." Dewi nampak ragu mengatakannya.
" Jadi?" tanya Krisna sambil tersenyum. Ia seolah tahu maksud Dewi tanpa ia harus mengatakannya. " Kamu juga mau?" tanya Krisna
" Hehehe...Iya dong Mas...kan minggu ini Mas sama Mbak Dewi terus...Seminggu ini aku harus puasa...Mas kasih sedikit dulu dong.."
" Oke oke...Sini Wi.." Krisna lalu duduk di tepi ranjang .Dewi lalu segera duduk di pangkuan suaminya itu. Ia kemudian mendekatkan wajahnya pada Krisna dan menciumnya. Dan Krisna pun juga membalasnya. Memang tak ada basa basi kata cinta atau apapun , tapi Krisna memperlakukan Dewi juga dengan lembut dan penuh kasih sayang.
Setelah cukup pemanasan nya , Dewi membuka Baju piyama yang di kenakan Krisna.Kemudian ia juga menanggalkan pakaian. nya sendiri.
*Ya Ampun...Om mas main lagi sama istri keduanya*....
Nova cuma mengintip sesaat. Saat Dewi mendorong suaminya itu ke atas ranjang. Dan iapun kemudian bermain main di atas tubuh suaminya.
Nova menutup telinganya lagi saat suara suara setan itu mengusik di telinganya lagi. Suara suaminya dengan wanita lain lagi.
Nova terus bersembunyi sampai ruangan itu hening kembali. Ia baru saja hendak keluar , namun suara sepatu high heel yang melangkah memasuki ruangan itu membuatnya mengurungkan niatnya lagi.
"Kau juga gak mau kalah Donna?" Suara Krisna terdengar lagi.
" Iya lah Mas...Mereka diberi jatah masak aku tidak.." sahut Donna.
*Ah tidak!!..... Jangan lagi* !!
Nova benar benat tak ingin melihat dan mendengar itu lagi. Melihat siaran langsung untuk yang ketiga kalinya lagi. Ia yang awalnya merasa begah kini mulai muak. Melihat suami yang baru saja di nikahi nya minggu lalu bercinta dengan ketiga istri lainnya di depan mata nya..
" Aku akan menjadi yang terbaik dalam memanjakan mu Mas Krisna..."
" Oh ya?"
" Mereka pasti mainnya itu itu saja...Mereka orang udik tak tahu tehnik bercinta yang hebat untuk menyenangkan pasangannya.." Donna meremehkan dua istri Krisna sebelumnya yang memang aslinya berasal dari daerah pelosok .Tidak seperti dirinya yang asli kota, sejak kecil tinggal di kota metropolitan.
__ADS_1
" Biar ku basuh sebentar..." ucap Krisna seraya masuk ke kamar mandi.
Dan tak lama kemudian ia kembali lagi.Nampak lebih segar. Sepertinya ia juga mencuci muka sekalian.
Donna berbaring di atas ranjang dengan pose menggodanya. Ia menggerakkan jari telunjuknya memberi isyarat pada Krisna untuk mendekat.
Krisna mendekati sosok Donna itu dan begitu dekat ia membuka tali piyama suaminya dan langsung memainkan tubuh Krisna. Ia membelai mengecup dada bidang Krisna dan juga bermain dengan lidahnya menyusuri tubuh atletis dan kotak kotak six pack indah itu. Sembari itu tangannya memainkan adik Krisna yang mulai tegak kembali.
" Ah..." Suara desah Krisna terdengar.
Nova menutup rapat rapat telinganya karena suara lenguh suaminya terdengar makin keras dan intens. Sepertinya Donna memang benar bisa membuat suaminya melayang.
*Apa yang dilakukannya sampai Om mas seperti itu*...
Rasa penasaran membuatnya ingin mengintip lagi.
.
*Astaga...😨 dia memainkan itu dengan mulut dan lidahnya....Ini gila... Menjijikkan😰😱*
Nova benar benar tak bisa berkata apa apa lagi. Cuma mulutnya yang menganga lebar melihat yang dilakukan suaminya dengan istri ketiganya itu.
*Cukup...ini sudah cukup...aku mau muntah rasanya....Melihat suamiku bermain dengan 3 wanita lain dalam satu waktu...ini mengerikan...
Memang aku tidak mencintai Om mas...tapi rasanya tidak rela sekali melihat suamiku bercinta di depan mataku sendiri dengan mereka...
Aku benci ini*....
.
Nova tak mengerti kenapa ia bisa begitu emosi saat melihatnya. Padahal ia tak punya ikatan hati dengan Krisna suaminya. Tapi melihatnya memanjakan wanita lain...di depan mata...bukan cuma satu namun bergilir tiga itu membuatnya meneteskan air mata.
Terlebih saat ia melihat suaminya mulai menyerang Donna agresif dengan pose yang berbeda dari dengan kedua istri yang lain tadi. Suara \*\*\*\*\*\*\* Keras Donna saat mendapat hujaman keras dari Krisna yang memompanya dari belakang membuat nya kacau.
Ia merasa jijik, marah, kesal dan juga sedih. Kelak dirinyapun juga akan di sentuh seperti itu oleh suaminya. Dan itu bekas sentuhan wanita lain yang begitu banyak. Rasanya tak rela... Sungguh sangat tidak rela.
Ia akan dimanjakan dalam limpahan harta dan tak perlu lagi bekerja keras untuk mendapatkannya. Namun hatinya akan hancur setiap hari .Melihat suaminya bercumbu mesra dengan orang lain. Memainkan senjata nya pada 3 wanita lainnya. Membagi kasih sayangnya dengan istri lainnya. Mereka akan saling berebut dan bersaing untuk mendapat perhatian dan cinta kasih suaminya. Semua itu sangat sulit di terima olehnya yang notabene cuma seorang bocah lugu dengan pemikiran sederhananya...
AKU *pasti hancur...Perasaanku akan hancur berkeping keping... Terlebih saat aku mulai mencintainya nanti...Aku akan merasakan sakit hati yang benar benar sakit....Aku tak sanggup membayangkannya*....
__ADS_1