ISTRI MUDA KE 4

ISTRI MUDA KE 4
33. TERBONGKAR


__ADS_3

Devon pergi dan berlari meninggalkan Nova. Nova hanya bisa diam dengan tubuh bergetar menahan amarahnya pada Helsi.


" Dasar manusia munafik...di baik i tidak tahu diri...." Nova menerjang Helsi dan menyerang dengan brutal . Helsi pun juga tak mau kalah . Ia melawan Nova. Mereka saling pukul memukul Jambak menjambak dan tampar menampar pula.


Murid murid lain berusaha memisahkan mereka namun kewalahan. Dua duanya tidak ada yang mau berhenti bahkan mereka sampai berguling guling .Baju seragam mereka kotor dan penampilan mereka kacau.


.


.


.


Helsi dan Nova di bawa ke ruang BP . Kedua orang tua mereka di panggil. Sembari menunggu kedatangan wali murid mereka keduanya duduk berjauhan. Nova masih terisak selain sakit di tubuhnya akibat perkelahian mereka , ia jauh merasakan sakit di hatinya. Helsi benar benar membuatnya sangat marah. Padahal ia sudah belajar memaafkannya, mau menganggapnya teman lagi dan juga bahkan membantunya, ternyata semua itu hanya sandiwara belaka.


Semua yang di rahasiakan nya di bongkar oleh Helsi. Terlebih ia juga menyebarkan berita yang tidak benar . Sugar baby?..Itu bukan kata yang tepat untuk menyebutnya. Ia adalah istri muda bukan wanita sejenis sugar baby itu.


Nova mengusap air matanya meski kemudian air matanya muncul lagi.


' Tok tok tok ..' Guru BP itu membukakan Pintu.


" Tuan Kiky?" ucapnya heran saat melihat asisten yang biasanya mengurus Devon dan memberikan sumbangan besar di sekolahnya itu tiba.


" Ada keperluan apa?" tanya Guru BP itu heran.


" Silahkan Tuan Krisna.." ucap Kiky mempersilahkan Tuannya masuk.


"Tuan Besar?" Guru itu kian heran saat melihat sosok Papa Devon yang jarang sekali hadir jika anaknya bermasalah itu benar benar bingung , kenapa ia hadir di sana?


" Nova.." Krisna segera menghampiri Nova yang masih sesenggukan dengan penampilan kacau , penuh luka dan bajunya kotor.


Nova tak menjawab , ia cuma terisak. Krisna berbalik menatap Helsi dengan geram. Ia menatap Helsi tajam seperti orang menahan amarah. Ia mengepalkan kuat kuat tangannya.


.


.


Ya Ampun....ini pria yang kemarin itu...Dia yang memukul Om mesum dan anak buahnya...


Tapi...dia kan Papa Devon...Itu asisten yang biasa mengurus Devon ..


Jangan jangan dia ini Om Sugar Daddy nya Nova....Mati aku...dia orang kaya ,berkuasa dan punya banyak uang...😰 batin Helsi


.


.


" Kami wali Non Nova..." jawab Kiky.


.


.


Oh my God.... aku benar benar kena knock out... Pasti aku kalah musuh orang berduit ini ....Helsi mulai panik.


.


.

__ADS_1


" Silahkan duduk dulu Tuan Krisna... Tuan Kiky.. kita tunggu saja orang tua Helsi " kata Guru itu .


Krisna duduk di sofa dengan Kiky yang kemudian mengobati luka lukanya.


'Tok tok tok...'


" Silahkan masuk " ucap guru itu mempersilahkan seorang pria paruh baya yang tampak dengan pakaian sederhana dan berpeci.


" Saya Wali Helsi ..Ayahnya " ia memperkenalkan diri.


" Silahkan duduk "


.


Mati aku..Ada Ayah juga ..bakal ketahuan aku..


.


Pria itu kemudian duduk di sofa sedikit jauh dari Krisna. Krisna enggan berjabat tangan dengannya, hanya Kiky saja yang mau berjabatan dengannya. Krisna nampak diam dengan wajah kesal.


" Jadi permasalahannya...Anak anda sekalian ini ribut dan sempat terjadi perkelahian gara gara foto...Untuk jelasnya kalian yang jelaskan. Nova , Helsi.."


" Tok tok tok..' terdengar pintu di ketuk lagi dan terlihatlah sosok Ayu di sana .


" Ngapain kamu ke sini...?" tanya guru BP itu


" Bukan Nova yang menyebarkannya...tapi aku.. Fotomu di hotel itu dengan pria itu..aku yang menyebarkannya Helsi " kata Ayu


" Hotel? " tanya Ayah Helsi .Helsi memberi isyarat pada Ayu untuk diam.🤫Ia tidak ingin Ayahnya sampai mengetahui yang di lakukan nya.


" Memang Devon yang memberikan foto itu padaku..tapi itu cuma untuk memperingatkan aku agar menolak Raja jika dia mengajak baikan lagi...Aku benci padamu...Kau merebut pacarku, Kau merusaknya... Kau membuat Raja jadi mengikuti pola **** bebas mu..!!!" ucap Ayu keras.


" Hotel? **** bebas? Apa yang sudah kau lakukan Helsi !!!" Ayah Helsi langsung menghampiri Helsi dan menamparnya dengan keras. Helsi sampai terjatuh ke lantai karena pukulan tersebut.


" Kau tahu tidak yang di lakukan anakmu itu lagi?...Dia menjual diri...Dia bahkan kemarin juga mau menjebak Anak ini...Dia mau mengumpankan nya pada pria hidung belang..Aku bahkan mau memenjarakan dia dengan pria itu..tapi anak ini melarangnya.. Tapi malah bikin ulah lagi..." kata Krisna kesal


" Dasar anak tidak berguna..bikin malu saja ..Aku memang belum dapat pekerjaan tetap tapi aku juga masih berusaha .. kau malah mempermalukan ku seperti ini.." Ayah Helsi memukuli Helsi lagi.


Krisna membiarkannya saja, karena ia ingin bocah itu mendapat pelajaran dari perbuatannya. Demikian pula dengan Nova


" Stop pak..stop.." kata Kiky dan guru BP itu.


Guru BP dan Kiky berusaha menghentikan Ayah Helsi. Karena ia benar benar tanpa ampun menghajar Helsi. Dan Helsi cuma bisa meringkuk menahan kesakitan nya.


" Kalau kau mau jual diri pergi saja sana...Rusak rusak saja . Tidak usah pulang sekalian ...Kau benar benar mencoreng nama baikku....Biar aku urus ibu dan adikmu saja..kau pergi saja .." kata Ayah Helsi emosi.


" Tenang Pak kita bicarakan ini baik baik..."kata Guru itu.


" Tidak ada yang perlu di bicarakan lagi...Terserah kalian mau melakukan apa pada anak itu.. aku tidak mau tahu.." ucap Ayah Helsi itu sambil pergi meninggalkan ruangan tersebut.


" Ayah..." Helsi terisak dalam ratap tangisnya .


" Antar dia ke UKS.." kata Guru BP itu pada Ayu.


Mau tak mau Ayu membawa Helsi ke ruang UKS untuk di obati luka lukanya...


.

__ADS_1


Ini semua gara gara Nova...awas kau... batin Helsi dengan ratap tangisnya.


.


" Nova , Kau mau pulang atau ke kelas?" tanya Krisna.


" Pulang... " jawab Nova


" Kiky...antar kan dia ke mobil..."


" Baik Tuan..." Kiky mengantarkan Nova menuju mobil mereka.


" Non Tunggu sebentar ya..." Nova mengangguk. Kiky pun kembali ke ruang BP yang di sana tampak hadir pula Kepala Sekolah. Ia menyambut kedatangan Krisna dan berbasa basi dengannya.


" Usir pengacau itu " kata Krisna


" B..baik Tuan.." jawab kepala sekolah itu.


" Terlalu banyak yang sudah dia lakukan untuk menganggu Nova...Kalau kau tidak ambil keputusan tegas , Aku akan berhenti donasi untuk sekolah ini.."


" Saya akan menindaknya Tuan. Anda tidak perlu khawatir "


" Kau bereskan masalah Foto Nova tadi "


" Siap " Jawab keduanya.


Kiky kemudian mengeluarkan sebuah koper dan meletakkannya di meja. Kepala Sekolah itu sudah tahu apa isinya tanpa membukanya.


" Kau tahu yang harus kau lakukan " kata Krisna sambil menepuk bahu kepala sekolah itu.


" K...kalau boleh saya tahu, Nova itu apanya Tuan Krisna? " tanya Kepala Sekolah itu.


" Dia itu istriku...istri muda ku ."


Kepala Sekolah dan Guru BP itu menganga lebar . Mereka benar benar sulit untuk percaya dengan yang di ucapkan Krisna.


Hal janggal sudah di rasakan kepsek itu sejak awal Kiky mendaftarkan Nova ke sekolah. Kiky cuma bilang murid baru dan menyerahkan data seorang anak petani desa. Ia pikir itu sangat aneh. Namun ia juga sudah sering mendengar gosip jika Ayah Devon pengusaha kaya itu memiliki banyak istri. Ia dulu tak begitu mempedulikannya karena uang yang diberikan Krisna lewat Kiky jumlahnya sangat besar.


" Kau atur saja semuanya...yang penting semua beres ." ucap Krisna seraya melangkah pergi keluar dengan di ikuti Kiky.


.


.


" Papa?..Dan Kiky?..." Sedang apa mereka kemari...apa Papa memberikan donasi lagi?" batin Devon saat melihat dua orang itu melangkah pergi meninggalkan sekolahnya.


Devon benar benar tidak tahu, jika Krisna datang ke sana khusus untuk Nova. Ia bahkan langsung meninggalkan pekerjaannya begitu di hubungi Nova.


.


.


Nova ...aku benar benar pusing karena mu....Sekarang aku harus bagaimana...kau seorang sugar baby .. pemuas om om... sungguh kecewa sekali rasanya ..pacarku tenyata gadis nakal...


Tapi ...aku tidak bisa bohong...aku masih sangat menyayangimu.....


.

__ADS_1


.


__ADS_2